Tanda Kehamilan Minggu Pertama
Tanda kehamilan minggu pertama umumnya sulit dideteksi. Pada minggu pertama ini umumnya belum ada tanda atau gejala yang jelas. Kebanyakan perempuan tidak menyadari dirinya hamil pada minggu pertama ini. Kesadaran bahwa dirinya sedang hamil sering baru datang pada minggu ketiga atau keempat. Beberapa perempuan bahkan baru menyadari bahwa dirinya hamil ketika perutnya sudah tampak membesar.
Tanda Kehamilan
Pada umumnya, tanda – tanda kehamilan yang dialami oleh seorang perempuan adalah:
- Tidak mendapat haid
Tidak haid pada perempuan usia subur yang aktif berhubungan seksual dapat berarti telah adanya kehidupan baru dalam rahim. Meskipun demikian, kebanyakan perempuan tidak curiga dirinya hamil jika terlambat haid selama satu minggu, lebih-lebih pada perempuan yang siklus haidnya tidak teratur.
Pada perempuan dengan siklus haid teratur saja, tes urine ketika sudah satu minggu terlambat haid belum tentu menunjukkan hasil positif hamil. Hasil positif hamil ini sering baru ditemukan pada minggu kedua atau ketiga terlambat haid.
Tidak mendapat haid ini sendiri tidak selalu berarti perempuan tersebut hamil. Seorang perempuan usia subur bisa saja tidak mendapat haid karena faktor lain, misalnya stres, terlalu lelah, terlalu keras bekerja, atau adanya penyakit tertentu.
- Morning sickness
Morning sickness umumnya terjadi di pagi hari, namun bisa juga berlangsung sepanjang hari. Morning sickness ini terjadi karena adanya perubahan hormon dalam tubuh perempuan hamil. Sebagian perempuan hamil mengalami mual muntah segera setelah kehamilan dimulai.
Gejala ini umumnya berlangsung selama trimester pertama kehamilan, walaupun ada juga yang berlanjut hingga ke trimester ketiga. Meskipun morning sickness merupakan hal biasa dalam masa awal kehamilan, namun tak dapat diabaikan begitu saja.
Dalam beberapa kasus, ada perempuan hamil yang mengalami mual muntah sedemikian hebatnya sehingga mengalami hyperemesis dan harus dirawat di rumah sakit.
- Perubahan buah dada
Pada perempuan hamil, buah dada akan terasa lebih lembut dan membesar. Perubahan ini disebabkan oleh hormon yang mengatur kehamilan. Jaringan kelenjar dalam buah dada akan berkembang sebagai persiapan memproduksi air susu untuk bayi yang kelak akan dilahirkan.
Antisipasi
Tidak jelasnya tanda kehamilan minggu pertama sering membuat calon ibu tak menjaga pola hidupnya. Karena merasa tidak sedang hamil, calon ibu ini sering melakukan pekerjaan serta mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat membahayakan kehamilan.
Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang dapat membahayakan janin karena terlambat mengetahui adanya kehamilan, sebaiknya calon ibu sudah menjaga pola hidupnya sejak tahap merencanakan kehamilan.
Tindakan antisipasi ini antara lain:
- Rutin memeriksakan kesehatan, lebih-lebih jika calon ibu (dan ayah) memiliki riwayat penyakit tertentu.
- Mengkonsumsi makanan sehat yang bergizi seimbang.
- Menghindari alkohol dan rokok.
- Berolahraga secara teratur. Gerak badan yang cukup akan melancarkan peredaran darah di seluruh tubuh dan memelihara keadaan jaringan tubuh. Untuk sementara hindari olah raga berat seperti bela diri dan panjat tebing untuk mencegah terjadinya keguguran akibat kehamilan yang tidak disadari.
- Istirahat cukup.
- Menghindari stres
- Menghindari lingkungan kerja yang berpotensi membahayakan kehamilan
Dengan tindakan antisipasi ini, diharapkan janin dapat bertumbuh kembang dengan baik dan sempurna meskipun sang ibu terlambat mengetahui kehamilannya melalui tanda kehamilan minggu pertama.






