Mengenali Gejala dan Tanda-Tanda Awal Kehamilan
Kehamilan merupakan anugerah terbesar dalam kehidupan seorang wanita yang sudah berumah tangga. Konon, seorang wanita belum menjadi wanita seutuhnya jika ia belum hamil dan melahirkan. Akan tetapi, bagaimana cara mengenali gejala dan tanda-tanda awal kehamilan? Bagaimana cara meyakinkan bahwa Anda sedang hamil?
Salah satu cara paling ampuh untuk mengenali kehamilan tentu saja dengan memeriksakan diri ke dokter kandungan. Boleh dipastikan, dokter kandungan akan mampu “mendeteksi” dan mengetahui jika Anda hamil. Namun, Anda sebenarnya bisa mengenali tanda-tanda awal kehamilan melalui beberapa gejala yang mungkin timbul.
Cara lain yang terbilang akurat mendeteksi tanda-tanda awal kehamilan adalah alat tes kehamilan yang dapat dibeli di apotek. Namun, Anda sebenarnya bisa berharap atau menduga kehamilan melalui gejala alami tubuh. Bahkan, Anda bisa mengetahuinya sebelum terlambat menstruasi.
Hal itu memang benar. Tanda-tanda awal kehamilan sejatinya bisa dideteksi oleh diri kita sendiri. Tapi apa jadinya jika ini merupakan kehamilan yang pertama? Sinyal-sinyal dari tubuh bahwa ada janin yang tengah dikandung mungkin akan lebih sulit dideteksi.
Berikut ini merupakan beberapa gejala dan tanda-tanda awal kehamilan yang dapat dilihat pada minggu-minggu pertama setelah Anda mulai hamil. Informasi ini akan berubah menjadi sangat penting bagi Anda yang baru mengalami kehamilan untuk kali pertama.
Sinyal Tubuh Sebagai Tanda-tanda Awal Kehamilan
1. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Payudara dan Puting Terasa Nyeri atau Bengkak
Tanda-tanda awal kehamilan yang sering terjadi adalah payudara terasa nyeri dan bengkak. Salah satu perubahan fisik yang dialami saat hamil adalah perubahan pada payudara yang seolah terasa berat. Bahkan, terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Payudara pun bisa terasa lebih penuh dan berat. Payudara Anda kana membesar sebagai persiapan untuk memproduksi susu pada dua minggu pertama.
Peningkatan produksi hormon esterogen dan progesteron merupakan penyebab utama terjadinya perubahan pada payudara. Perubahan pada payudara ini akan tampak sangat jelas jika Anda baru pertama kali hamil.
2. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Kelelahan yang Sangat
Selama kehamilan, banyak perempuan didera kelelahan yang sangat. Perhatikan hal ini, karena bisa jadi ini merupakan tanda-tanda awal kehamilan. Bahkan, tenaga mereka seolah terkuras habis. Faktor kelelahan ini akan terjadi, terutama, pada masa-masa awal kehamilan. Padahal, hal ini boleh jadi merupakan cara untuk membujuk ibu hamil agar lebih sering tidur sebagai persiapan untuk selalu bangun malam ketika sang bayi lahir.
3. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Flek Darah atau Nyeri Perut
Beberapa wanita ada yang mengalami pendarahan atau flek pada masa awal kehamilan, yaitu sekitar 10 atau 14 hari setelah pembuahan. Pendarahan ini biasanya lebih sedikit dengan warna yang lebih terang dibanding darah yang biasa keluar saat menstruasi. Pendarahan ini pun hanya terjadi sebentar.
Selain pendarahan, ada wanita yang mengalami kram atau nyeri perut pada masa awal-awal kehamilan ketika rahim mulai membesar. Rasa sakitnya persis seperti saat menjelang menstruasi.
3. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Mual dengan Muntah atau Tanpa Muntah
Tanda-tanda awal kehamilan yang sering terjadi adalah mual. Mual tersebut dapat disertai dengan muntah atau pun tidak. Mual pagi hari sudah menjadi tanda klasik kehamilan. Rasa mual ini kebanyakan terasa sekitar minggu keempat hingga minggu kedelapan kehamilan. Namun, proses muntah-muntahnya bisa dimulai sejak dua minggu pertama selepas kehamilan. Meskipun dikenal dengan sebutan morning sickness, rasa mual dan muntah ini bisa datang kapan saja.
Jika tidak ditindaklanjuti atau dicari solusinya, mual-mual ini juga bisa membahayakan kesehatan ibu sekaligus jabang bayi yang sedang dikandung. Asupan gizi untuk janin pun akan berkurang.
4. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Tidak Menyukai atau Menginginkan Makanan Tertentu
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan yang sering terjadi adalah tidak meyukai makanan tertentu. Wanita hamil biasanya tidak menyukai salah satu makanan karena baunya bisa mengundang mual. Padahal, makanan tersebut boleh jadi sebelumnya merupakan makanan kesukaannya. Wanita hamil pun kadang menginginkan makanan tertentu dan terbilang tidak wajar di saat yang tidak tepat, misalnya minta rujak tengah malah. Kebiasaan ini dikenal dengan istilah ngidam.
Ada kepercayaan dalam masyarakat bahwa jika tanda-tanda awal kehamilan yang ini tidak dilaksanakan, nantinya sang bayi akan terus mengeluarkan air liur. Kepercayaan ini masih diiyakan hingga kini. Alasan logis dari ngidam sebenarnya adalah, bertujuan untuk membuat ibu hamil mau makan. Dengan memenuhi keinginan ngidam ibu hamil, maka secara otomatis, makanan akan masuk dalam tubuh. Hal itu lebih baik jika dibandingkan dengan keengganan si ibu hamil untuk makan.
5. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Sering Buang Air Kecil
Tanda-tanda awal kehamilan yang sering terjadi adalah sering buang air kecil. Banyak wanita hamil yang sering bolak-balik ke kamar mandi dibanding biasanya. Hal ini terjadi karena pada trimester pertama, rahim akan membesar sehingga menekan ke arah kandung kemih.
6. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Sakit Kepala
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah sakit kepala. Sakit kepala ringan merupakan gejala yang sering terjadi pada awal kehamilan. Rasa sakit ini boleh jadi dipicu oleh peningkatan sirkulasi darah akibat adanya perubahan hormon.
7. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Perubahan Suasana Hati
Tanda-tanda awal kehamilan yang sering dialami antara lain perubahan suasana hati. Wanita hamil bisa mendadak menjadi seorang yang sangat sensitif. Membanjirnya jumlah hormon dalam tubuh saat awal kehamilan akan membuat Anda menjadi emosional dan cengeng. Bahkan, bisa menangis ketika melihat tayangan film yang sebenarnya tidak terlalu sedih.
8. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Merasa Pusing dan Melayang
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan yang sering terjadi adalah timbulnya rasa pusing dan melayang. Rasa pusing dan seolah melayang merupakan gejala yang biasa terjadi pada ibu hamil. Hal ini terjadi akibat perubahan sirkulasi saat pembuluh darah membesar dan tekanan darah menurun. Pada masa awal kehamilan, rasa pusing ini bisa terjadi akibat rendahnya gula darah.
9. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Suhu Basal Tubuh Meningkat
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah meningkatnya suhu basal tubuh. Suhu basal tubuh merupakan temperatur yang diambil melalui mulut ketika Anda pertama kali bangun di pagi hari. Temperatur basal akan mengalami sedikit peningkatan selepas masa ovulasi serta menetap pada level tersebut hingga Anda mendapatkan menstruasi berikutnya.
10. Tanda-tanda Awal Kehamilan - Peningkatan Lendir Rahim
Salah satu tanda-tanda awal kehamilan adalah peningkatan lendir rahim. Peningkatan lendir rahir diakibatkan perubahan hormon progesterone. Pada tanda-tanda awal kehamilan ini, ada wanita yang cairan atau lendir rahimnya bertambah cukup banyak dan ada pula yang meningkat hanya sedikit.
Tanda-tanda awal kehamilan yang telah dijelaskan di atas bukan merupakan sesuatu yang mutlak. Bisa saja tanda-tanda awal kehamilan berbeda-beda antara wanita yang satu dengan yang lainnya. Anda tidak perlu khawatir ataupun panik jika tidak mengalami semua tanda-tanda awal kehamilan yang telah dijelaskan di atas.
Namu, jika memang Anda mencurigai diri Anda hamil, selain mengenali tanda-tanda awal kehamilan yang telah dijelaskan di atas, Anda pun dapatmelakukan tes kehamilan dengan cara melakukan tes urine dengan menggunakan alat tes kehamilan atau bisa juga datang langsung ke dokter kandungan. Idealnya, tes kehamilan dilakukan sekitar 10 sampai 14 hari telat haid atau mensturasi.







