logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Aids    Tanda Tanda Hiv Aids

Kenali Tanda-tanda HIV AIDS Sejak Dini

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Mengapa kita perlu mengenali tanda-tanda HIV AIDS? Apa sebenarnya HIV AIDS itu? Lantas, bagaimana cara mengobati penyakit HIV AIDS itu? Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan di atas akan coba penulis jawab melalui artikel yang akan dibahas berikut ini.

Apa dan Bagaimana Tanda-tanda HIV AIDS?

Beberapa tahun ini, masalah kesehatan menjadi perhatian masyarakat kita. Alasannya, banyak sekali penyakit menular yang mematikan. Salah satunya adalah virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus. Virus HIV ini merusak sistem kekebalan tubuh manusia dengan cara melemahkan kekebalan tubuh tersebut, sehingga tubuh tidak bisa resistan terhadap serangan berbagai penyakit.

Virus HIV ini juga populer dikenal sebagai penyebab AIDS. AIDS adalah sindrom ketika virus HIV sudah menjalar ke seluruh bagian tubuh dan menghancurkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, penderita AIDS akan amat mudah tertular berbagai macam penyakit, karena sistem kekebalan tubuh tidak lagi berfungsi dengan baik. Lalu, bagaimana tanda-tanda HIV AISD itu? 

Virus HIV ini bertahan di dalam cairan tubuh manusia yang meliputi cairan darah, cairan sperma, cairan vagina, dan air susu ibu. Namun, ada beberapa cairan tubuh yang tidak memiliki potensi menularkan virus HIV, yaitu cairan keringat, air liur, dan air mata.

Oleh karena itu, proses penularan virus HIV ini terjadi pada saat penderita virus HIV positif melakukan hubungan seksual (baik secara anal, oral, atau vaginal) tanpa mengenakan pelindung (kondom), dengan seseorang yang awalnya tidak menderita HIV.

Penyakit ini dapat juga ditularkan melalui jarum suntik yang dipakai secara bergantian dan tidak steril, atau melalui transfusi darah dari penderita HIV. Selain itu, ibu hamil juga bisa menularkan virus HIV kepada bayinya sejak ia masih berada dalam kandungan, pada saat melahirkan, hingga pada saat memberikan air susu ibu (ASI).

Tanda-tanda HIV AIDS

Ketika seseorang mulai terjangkit virus HIV AIDS, ada banyak tanda-tanda HIV AIDS yang muncul dalam diri si penderita. Untuk mengenali tanda-tanda HIV AIDS tersebut, penulis akan menjabarkan beberapa tahapan ketika virus ini mulai menjangkit hingga timbul tanda-tanda HIV AIDS.

1. Tanda-tanda HIV AIDS Tahap 1

Periode Jendela

  • Pada tahap ini, virus HIV masuk ke dalam tubuh, dan membentuk antibodi HIV dalam darah.
  • Pada tahap awal ini, tidak ditemukan tanda-tanda HIV AIDS khusus. Penderita masih tampak sehat dan ia sendiri masih merasa sehat.
  • Bahkan, ketika dilakukan tes HIV, virus HIV tersebut belum terdeteksi.
  • Fase ini biasa disebut periode jendela, yang biasanya berlangsung antara 2 minggu-6 bulan.

2. Tanda-tanda HIV AIDS Tahap 2 

HIV Positif (tanpa gejala) rata-rata berlangsung selama  5-10 tahun

  • Pada tahap ini, virus HIV telah berkembang dan menjalar di dalam tubuh, dan antibodi yang dibentuk semakin kuat.
  • Meski demikian, masih belum terdapat tanda-tanda khusus, dan penderita HIV masih tampak sehat dan merasa sehat.
  • Pada tahap ini, ketika dilakukan tes laboratorium, virus HIV telah dapat terdeteksi karena antibodi terhadap virus ini telah terbentuk dalam tubuh.
  • Namun, pada umumnya, pasien masih tetap tampak sehat dan ini berlangsung selama 5-10 tahun, bergantung daya tahan tubuh. Rata-rata kondisinya akan semakin melemah setelah 8 tahun.

3. Tanda-tanda HIV AIDS Tahap 3

HIV Positif (muncul gejala)

  • Pada tahap ini, Tanda-tanda HIV AIDS mulai terlihat. Sistem kekebalan tubuh penderita semakin melemah dan virus HIV sudah mulai menyebar dan semakin kuat.
  • Mulai tampak tanda-tanda HIV AIDS berupa infeksi oportunistik, misalnya pembengkakan kelenjar limfa di seluruh tubuh, diare terus menerus, flu, dan penyakit-penyakit lain yang mudah menyerang dan tidak bisa disembuhkan.
  • Pada umumnya, gejala berlangsung selama lebih dari 1 bulan, bergantung daya tahan tubuh. 

4. Tanda-tanda HIV AIDS Tahap 4

AIDS

  • Pada tahap ini, sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah.
  • Tanda-tanda HIV AIDS yang dirasakan pada tahap ini boleh dibilang sudah termasuk sangat kritis, karena berbagai penyakit lain (infeksi oportunistik) akan semakin parah. Selain itu, komplikasi penyakit-penyakit lain pun sudah banyak berkembang. Komplikasi penyakit inilah yang pada akhirnya dapat membunuh penderita.

Meski penyakit ini sulit dideteksi, tetapi ada tanda-tanda HIV AIDS yang lebih bersifat umum yang bisa Anda cermati. Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda HIV AIDS umum yang bisa dikenali dengan mudah.

  • Berat badan menurun drastis lebih dari 10% dalam sebulan, atau menjadi kurus tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas.
  • Menderita diare kronis yang berlangsung lebih dari satu bulan, ini menyebabkan tubuh lemas dan kekurangan cairan.
  • Menderita demam berkepanjangan hingga lebih dari satu bulan.
  • Menurunnya kesadaran dan gangguan neurologis.
  • Demensia/HIV ensefalopati.

Sedangkan untuk tanda-tanda HIV AIDS secara khusus, dapat dicermati seperti berikut ini. 

  • Menderita batuk yang kuat dan terus-menerus selama lebih dari satu bulan.
  • Mengalami herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang.
  • Timbul juga herpes simpleks kronis progresif.
  • Terdapat infeksi jamur berulang kali pada alat kelamin wanita.
  • Dermatitis generalisata.
  • Kandidias orofaringeal.
  • Limfadenopati generalisata.
  • Retinitis virus sitomegalo.

Deteksi dini dengan mencermati tanda-tanda HIV AIDS umum maupun khusus yang dapat dilihat dan dirasakan seperti penjelasan di atas, merupakan sebuah peringatan awal untuk kita segera melakukan check up atau pemeriksaan kesehatan total ke laboratrium untuk memastikan apakah kita tertular virus HIV atau tidak.

Jenis-jenis tes untuk Mengetahui Tanda-tanda HIV AIDS dalam Tubuh

Berikut beberapa jenis tes yang dapat Anda lakukan untuk mengetahui apakah terdapat virus HIV dalam cairan tubuh Anda.

  • Test antibodi: tes yang dilakukan untuk mengukur antibodi yang dibuat tubuh.
  • Test RNA: tes ini dapat secara cepat mendeteksi virus HIV di dalam tubuh. Lebih efektif dari tes antibodi, namun lebih mahal.
  • Test EIA (enzyme immunoassay): tes ini dilakukan melalui pengamatan dari sampel darah dari vena, untuk mendeteksi antibodi HIV.

Di Indonesia sudah ada beberapa rumah sakit yang menyediakan fasilitas untuk tes HIV, antara lain di Jakarta RS Cipto Mangunkusumo dan di Bandung RS Hasan Sadikin.

Nah, itulah sedikit pembahasan seputar penyakit HIV AIDS. Selain harus mengenali tanda-tanda HIV AIDS, hal lain yang sangat diperlukan untuk menghindari penyakit ini adalah dengan tidak melakukan hubungan seksual dengan siapa saja, apalagi di mana saja. Sebisa mungkin Anda harus menghindari free sex.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Penyakit HIV/AIDS Mengintai Kita
  • Kenali dan Waspadai Gejala Penyakit AIDS
  • Menghindari Penyakit HIV AIDS
  • 1 Desember, Hari Aids Sedunia
  • Tentang HIV AIDS, dari Penularan Hingga Pencegahan
  • Mengenal Mitos Penyakit AIDS
  • Mitos dan Ciri-Ciri HIV AIDS
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA