logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Shalat Jumat

Mengetahui Tata Cara Sholat Jumat yang Benar


Ilustrasi tata cara sholat jumat

Bagi kaum laki-laki pemeluk agama Islam, pastilah sudah mengetahui dan memahami tentang segala tata cara sholat Jumat. Sholat Jumat merupakan ibadah wajib bagi para muslim, khususnya laki-laki. Seperti namanya, ibadah sholat ini dilakukan pada hari Jumat pada waktu Dzuhur (sekitar pukul 12.00 WIB).

Tata Cara Sholat Jumat

Berikut ini adalah urutan atau langkah-langkah sholat Jumat yang patut diketahui.

  • Sholat Jumat harus dilakukan secara berjamaah di masjid.
  • Khatib atau orang yang bertugas untuk memberikan khutbah (ceramah agama), mulai naik ke atas tempat yang sudah disediakan untuk berkutbah (mimbar) dan memberi salam pada jamaah sholat Jumat.
  • Muadzin atau orang yang bertugas mengumandangkan adzan, akan segera menyerukan adzan begitu waktu Dzuhur sudah tiba.
  • Setelah adzan selesai dikumandangkan, khatib akan mulai memberikan ceramah agama dengan tema/topik yang sudah disediakan.
  • Khutbah atau ceramah agama ini dilakukan sebanyak 2 kali, karena itu ada khutbah pertama dan juga khutbah kedua.
  • Salah satu tata cara sholat Jumat yang hrus dipatuhi adalah tidak berbicara sama sekali saat khutbah berlangsung. Bahkan memperingatkan orang lain yang sedang ramai pun tidak diperbolehkan. Dengarkanlah khutbah dan resapi nilai-nilai agamanya, karena di situlah letak salah satu manfaat sholat Jumat.
  • Begitu khutbah kedua selesai disampaikan dan diakhiri salam, khatib akan turun dari mimbar.
  • Setelah khatib turun dari mimbar, muadzin akan menyerukan iqamat sebagai tanda bahwa sholat Jumat akan segera dimulai.
  • Sholat Jumat pun dilakukan secara berjamaah sebanyak dua rakaat, dan imam harus mengeraskan suaranya.

Itulah tata cara pelaksanaan sholat Jumat yang harus dilakukan secara tertib dan benar. Sama sekali tidak ada hal yang merepotkan, Anda tinggal pergi ke masjid, duduk mendengarkan khutbah, lalu sholat sebanyak dua rakaat.

Anjuran dalam Sholat Jumat

Setelah mengetahui tata cara sholat Jumat, ada baiknya Anda melakukan hal-hal berikut ini agar ibadah Anda menjadi sempurna. Ingat, hari Jumat adalah hari yang paling baik dalam Islam, hari yang mustajab untuk beribadah atau berdoa, karena doa Anda akan dikabulkan.

  • Begitu waktu Dzuhur tiba, segera hentikan aktivitas Anda dalam hal pekerjaan. Bersegeralah untuk bersiap-siap melaksanakan sholat Jumat, jangan menunda-nunda lagi.
  • Mandilah dan sikat gigi sebelum pergi ke masjid. Allah suka dengan hamba-Nya yang selalu bersih ketika akan berangkat ke masjid untuk beribadah.
  • Pakailah baju yang rapi serta memakai parfum atau wewangian.
  • Begitu sampai di masjid, jangan lupa untuk sholat sunnah tahiyyatul masjid sebanyak dua rakaat.
  • Duduklah dengan tenang di barisan shaf.
  • Apabila khutbah belum dimulai, perbanyaklah dzikir dan shalawat.

Mengenal Tata Cara Sholat Jum'at

Sholat Jum’at merupakan salah satu ibadah yang wajib dikerjakan oleh umat Islam, khususnya bagi kaum laki-laki. Aturan dalam sholat ini, tidak sama dengan sholat wajib lima waktu yang lain. Ada tata cara sholat Jum’at yang harus dipenuhi, yang berbeda dengan tata cara sholat wajib lainnya.

Salah satu tata cara sholat Jumat yang harus dipenuhi adalah masalah waktu pelaksanaannya. Sholat ini, hanya bisa dikerjakan pada hari Jum’at dan dilaksanakan pada waktu zuhur tiba. Itulah mengapa, sholat wajib ini disebut dengan sholat Jum’at. Selain itu, sholat ini haruslah dikerjakan dengan cara berjamaah dan tidak bisa dilakukan sendirian di rumah.

Pelaksanaan sholat Jumat ini sendiri diwajibkan bagi kaum laki-laki yang beragama Islam. Dasar dari kewajiban ini tersebut dalam beberapa hadist dan Al Qur’an sebagaimana disebut pada surat Al Jumu’ah ayat 9. Dalam surat tersebut dijelaskan, bahwa bagi semua orang yang berimana, apabila sudah tiba seruan kepada mereka untuk melaksanakan sholat pada haris Jumat, maka diperintahkan kepada mereka untuk mengingat Allah serta meninggalkan jual beli. Sebab, hal yang demikian itu merupakan hal yang lebih baik jika mereka mengetahuinya.

Selain itu, ada beberapa hadist yang memperkuat hukum sholat Jum’at adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki. Antara lain hadist yang diriwayatkan oleh Muslim. Hadist tersebut berbunyi, Hendaklah orang-orang itu berhenti dari meninggalkan sholat Jum’at atau kalau tidak, Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka akan menjadi orang yang lalai.

Muslim meriwayatkan pula sebuah hadist lain yang masih berhubungan dengan kjewajiban sholat Jum’at tersebut. “Sungguh aku berniat menyuruh seseorang untuk menjadi imam sholat bersama-sama yang lain, kemudian aku akan membakar rumah orang-orang yang meninggalkan sholat Jum’at.

Hadist lain yang menjelaskan mengenai kewajiban sholat Jum’at juga disampaikan oleh Abu Daud dan Al Hakim. Dalam hadist tersebut dijelaskan bahwa kewajiban menjalankan sholat Jum’at tersebut adalah diterimakan kepada semua muslim dan dilakukan dengan cara berjamaah. Ada empat golongan yang tidak terkena kewajiban tersebut, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil serta orang yang sedang menderita sakit.

Tata Cara Sholat Jum’at

Sebagai sebuah ibadah yang memiliki kekhususan, pelaksanaan sholat Jum’at ini haruslah mengikuti tata cara sholat Jum’at yang sudah ditetapkan sejak jaman Nabi Muhammad. Beberapa tata cara sholat Jum’at tersebut antara lain :

  1. Dikumandangkan adzan Dzuhur, yang sekaligus menjadi adzan pertama. Cara ini tidak digunakan oleh semua masjid. Pada beberapa masjid, kumandang adzan baru dilakukan setelah khatib naik ke atas mimbar dan mengucapkan salam. Dasar pengumandangan adzan sebelum khatib naik mimbar adalah, memberi peringatan kepada semua orang agar datang sebelum khatib mengucap salam pertama. Sebab, hukum sholat Jum’at adalah bagi mereka yang datang setelah khatib mengucap salam, maka ibadah mereka disebut sia-sia.
  2. Khatib berdiri di mimbar setelah matahari tergelincir, diikuti dengan mengucapkan salam dan duduk sejenak.
  3. Usai khatib duduk setelah mengucap salam, dikumandangkan adzan.
  4. Dilakukan kotbah pertama yang berisi dengan pembacaan hamdalah serta pujian kepada Allah SWT. Dilanjutkan dengan membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Isi kotbah pertama adalah nasehat kepada jama’ah, memberi peringatan atas segala perintah Allah dan laranganNya. Mengajak kepada kebaikan serta memberikan ancaman atas segala keburukan yang dilakukan manusia.
  5. Usai kotbah pertama, khatib duduk sebentar. Pada beberapa masjid, di saat seperti ini dilakukan pembacaan doa yang dipimpin oleh muadzim dengan cara dikeraskan.
  6. Melanjutkan kotbah kedua yang diawali dengan membaca hamdalah serta pujian kepada Allah SWT. Kutbah kedua ini memiliki tuntunan sama seperti kotbah pertama.
  7. Khatib turun dari mimbar yang diikuti dengan iqamat oleh muadzin sebagai tanda dimulainya sholat Jum’at. Setelah itu, dimulailah sholat Jum’at yang dilakukan secara berjama’ah sebanyak dua rakaat dengan bacaan yang dikeraskan.

Anjuran

Dalam melaksanakan ibadah sholat Jum’at, ada beberapa hal yang dianjurkan untuk dilakukan sebagai proses penyempurnaan ibadah sholat Jum’at tersebut. Beberapa anjuran yang sebaiknya dilakukan antara lain adalah :

-          Mandi, menggunakan pakaian yang rapi, memakai wewangian serta menggosok gigi.

Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari. Hadist tersebut berbunyi,  Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at dan bersuci sebisa mungkin, kemudian dia memakai wangi-wangian atau memakai minyak wangi. Lalu pergi ke masjid dan di sana tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk berjajar). Kemudian dia salat yang disunnahkan baginya, dan dia diam apabila imam telah berkhutbah, terkecuali akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at (itu) dan Jum’at berikutnya selama dia tidak berbuat dosa besar.

-          Meninggalkan segala transaksi perdagangan, pada saat kumandang adzan terdengar untuk kemudian menyegerakan pergi ke masjid.

Mereka yang datang ke masjid untuk sholat Jum’at pada waktu pertama, diibaratkan sedang melakukan kurban binatang unta. Sementara mereka yang datang pada kesempatan kedua, disamakan dengan berkurban sapi. Sedangkan mereka yang datang pada kesempatan ketiga, sama halnya sedang berkurban binatang domba. Mereka yang datang pada kesempatan keempat, diibaratkan berkurban ayam. Dan mereka yang datang pada kesempatan kelima, disamakan dengan berkuban sebutir telur. Sedangkan pada saat imam sudah datang, maka malaikat akan datang untuk mendengarkan kotbah.

-          Melakukan sholat sunnah di masjid sebelum waktu sholat Jum’at dan selama imam belum datang

-          Tidak melangkahi pundak dari orang-orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat serta menggeserkan mereka dari tempat duduknya.

-          Menghentikan semua pembicaraan serta aktivitas yang tidak bermanfaat ketika imam sudah datang,

-          Memperbanyak bacaan shalawat serta salam kepada Rasulullah SAW pada malam Jum’at serta pada siang hari.

-          Berdoa dengan sungguh-sungguh pada malam Jum’at, karena pada waktu itu merupakan salah satu waktu yang sangat baik untuk berdoa.

Dasar dari semua anjuran tersebut adalah pada hadist-hadis yang sudah diriwayatkan oleh beberapa ahli. Seperti hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari, tentang anjuran mandi pada hari Jum’at dan bersuci sebisa mungkin untuk selanjutnya menggunakan wangi-wangian. Juga mengenai anjuran untuk menyegerakan pergi ke masjid dan mengerjakan sholat sunnah, agar diampuni dosa-dosa mereka pada hari Jum’at tersebut dan hari Jum’at berikutnya selama tidak melakukan perbuatan dosa besar.

Selain itu, ada pula hadist yang diriwayatkan oleh Al-Hakim dan Al Baihaqi. Dalam hadist tersebut dijelaskan agar manusia memperbanyak sholawat kepada Nabi Muhammad SAW pada hari Jum’at. Sebab, bagi mereka yang membaca sholawat pada Nabi Muhammad di hari Jum’at maka sholawat tersebut akan dilihat oleh Rasulullah.

Sedangkan mengenai keutamaan berdo’a pada hari Jum’at, dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Muslim. Hadist tersebut berbunyi “ Sesungguhnya pada hari Jum’at ada waktu yang bila seorang hamba muslim mnejumpainya, sedang dia dalam keadaan sholat serta memohon kebaikan pada Allah, niscaya akan dikabulkan oleh Allah”

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Arti Niat Sholat Jumat
  • Materi Khutbah Jumat Tentang Ujian dan Musibah
  • Contoh Materi Pidato Shalat Jumat
  • Khutbah Jumat: Rukun Penting dalam Shalat Jumat
  • Khutbah Shalat Jumat Tentang Kewajiban Bekerja
  • Contoh Khutbah Jumat Tentang Pola Hidup Sederhana
  • Naskah Khutbah Jumat Tentang Amal Untuk Hari Esok
  • Contoh Khutbah Shalat Jum'at Untuk Dai Pemula
  • Dasar Pengertian Sholat Jumat, Syarat dan Ketentuannya
  • Berbagai Hukum Sholat Jumat
  • Hukum Sholat Jumat Bagi Wanita
  • Kesalahan-Kesalahan dalam Khotbah Jum at
  • TIPS MEMBUAT NASKAH KHOTBAH JUMAT LENGKAP
  • Sejarah Sholat Jumat dan Maknanya
  • Contoh Khutbah Jumat Singkat Penuh Hikmah
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA