logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hobi    Koleksi    Lukisan

Ragam Teknik Melukis dalam Seni Lukis


Ilustrasi tehnik melukis
Melukis merupakan satu upaya yang dilakukan untuk memberikan gambaran ide atau gagasan dan perasaan terhadap satu kondisi atau obyek yang diterima oleh indera manusia. Ini merupakan respon seorang pelukis terhadap alam sekitarnya. Melukis adalah sebuah ketrampilan sehingga jika semua orang mempelajari tehnik melukis secara baik, maka mereka dapat melukis sebaik-baiknya walaupun hasil penilaiannya tergantung individu masing-masing.

Bakat Saja Tidak Cukup

Bila dikatakan bahwa melukis itu merupakan bakat, mungkin tidak bisa disalahkan. Tetapi bakat saja tidak cukup. Harus ada pelatihan dan kerja keras memahami berbagai teknik yang digunakan dalam melukis. Misalnya, bagaimana melihat sudut pandang yang tepat dari suatu objek lukisan sehingga hasil lukisan akan terkesan sangat hidup. Pemahaman pewarnaan adalah merupakan teknik yang harus dikuasai. Tanpa menguasai teknik mencampur warna, maka akan dihasilkan lukisan yang terkesan tidak dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Seorang pelukis profesional tentu sangat memahami bahwa satu lukisan yang bagus merupakan gabungan dari inspirasi dan teknik melukis yang matang. Para kurator lukisan pasti juga mengetahui teknik-teknik tertentu yang digunakan oleh setiap pelukis dengan harga lukisan yang mahal. Teknik yang khas inilah yang membuat para kurator mengetahui apakah satu lukisan itu merupakan lukisan yang asli atau bukan. Lukisan yang palsu pasti tidak mengikuti tata cara melukis yang dilakukan oleh pelukis aslinya. Kalaupun lukisan itu sangat mirip, pasti ada sesuatu yang membuatnya berbeda dengan lukisan aslinya.

Hal inilah yang sangat diketahui oleh para ahli lukisan, Mereka sangat paham apa dan bagaimana mengetahui ciri-ciri lukisan asli karya Sebastian Van Gogh, Raden Saleh, Affandi, dan lain sebagainya. Tidak ada satu individu yang sama. Perbedaan yang dimiliki setiap individu itulah yang membuat hasil karyanya berbeda. Walaupun ada yang bisa meniru, tiruan itu tidak akan mirip 100% dengan aslinya. Pelukis aslinya saja mungkin tidak bisa lagi melukis objek yang sama dengan hasil yang 100% sama.

Perasaan dan pola pikir ketika melukis dan jiwa yang tertuang dalam lukisan itu sangat berbeda. Beda waktu, akan beda ruh dan jiwa yang tergandung dalam setiap lukisan. Hanya mesin yang bisa melakukan semuanya sama dan tidak ada perbedaan sama sekali. Jangankan lukisan, seorang koki hebat pun terkadang membuat makanan dengan metode, bahan , cara yang sama, hasilnya bisa saja berbeda. Ini sudah menjadi satu ciri manusia bahwa setiap saat itu perasaan manusia berubah-ubah.

Itulah mengapa harga satu lukisan yang berkarakter itu bisa sangat mahal dan bahkan bisa sama dengan sebuah mobil mewah sekelas ferrari atau BMW. Bagi orang-orang tertentu yang telah begitu menyelami satu lukisan dan ia mempunyai uang, ia tidak akan sayang dengan uangnya. Sama dengan seorang priyayi Jawa yang sangat mencintai burung perkututnya. Burung yang bagus itu bisa seharga satu buah rumah ukuran sedang di perumahan yang cukup elit. Padahal burung itu adalah benda hidup yang pasti akan mati.

Pemilik anjing juga sama. Yang namanya hobi itu tidak ada bandingannya. Orang rela mengeluarkan banyak uang atau melakukan apapun demi mendapatkan keinginannya. Begitupun dengan lukisan. Apalagi kalau pelukisnya telah tiada. Seperti Van Gogh. Ternyata selama hidupnya ia hidup miskin dan hanya mampu menjual satu buah lukisannya. Setelah ia meninggal atau bahkan tidak lama setelah ia meninggal, begitu banyak lukisannya yang terjual. Kini para kolektor lukisan besar yang memiliki lukisan Van Gogh ini, pasti akan tersenyum senang karena lukisan miliknya adalah satu investasi yang luar biasa.

Aliran Lukis

Tentu saja, untuk kondisi tertentu, maka seorang pelukis penting memahami setiap teknik yang berhubungan dengan melukis sebelum kemudian menekuninya sebagai aliran tehnik melukisnya. Hal ini penting sebab jika mereka menampilkan teknik  secara khusus, maka hal tersebut menjadi brandingself dalam dunia seni lukis. Dan, selama ini seorang pelukis terkenal, selain karena hasil lukisannya yang bagus, juga karena teknik dalam melukisnya yang bagus, sesuai dengan kemampuannya.

Teknik inilah yang kini banyak dipelajari oleh para pelukis baru. Mereka masih mencari jati diri dan masih berusaha untuk menempatkan dirinya dengan tepat di dunia lukis. Bagi yang telah menemukan teknik yang tepat pun terkadang masih juga belajar dan tiada henti belajar. Berbagai media dicoba agar menemukan teknik yang benar-benar menyatu dengan dirinya. Media pasir, bambu, kaca, gading, bahkan tulang hewan, menjadi sarana mewujudkan kemampuan teknik dalam melukis yang telah dipahami.

Teknik yang akan membuat mereka berbeda sehingga hasil lukisannya pun akan berbeda. Bila mereka tidak mempunyai ciri khas, maka akan sulit untuk bersaing ditengah persaingan yang sangat ketat. Terutama sekarang orang banyak beralih kepada menampilkan sesuatu yang dibuat dengan menggunakan komputer. Lukisan dianggap terlalu mahal atau malah tidak sesuai dengan bentuk rumah atau kantor yang dimiliki. Lukisan memerlukan perawatan khusus yang memakan waktu dan dana yang tidak sedikit. Ini juga yang membuat orang tidak ingin membeli lukisan sembarangan.

Beberapa Teknik Melukis

Untuk lebih mengerti dan memahami konsep dan teknik melukis, setidaknya kita dapat memberikan sedikit penjelasan untuk setiap teknik dalam melukis yang banyak diterapkan dalam dunia lukis melukis. Pengertian dasar mengenai teknik dalam dunia melukis ini menjadi penting agar pada saat menekuni dunia lukis melukis,  dapat lebih konsen pada satu teknik. Fokus pada satu teknik ini akan membuat pencarian objek lukisan bisa lebih mudah.

Ketika objek tertentu telah menjadi ciri yang tidak bisa dipisahkan dari seorang pelukis, maka keberadaannya di kancah lukis-melukis akan diakui oleh banyak orang. Belajar itu tetap dibutuhkan oleh seseorang yang sangat berbakat sekali pun. Teknik dalam melukis yang cukup dikenal dan banyak diterapkan dalam dunia lukis melukis, misalnya, Teknik aquarel. Teknik ini lebih menggunakan cat air sebagai salah satu bahan dasarnya, selain cat pewarna.  Pada saat menggunakan teknik aquarel ini, zat pewarna dicampurkan dengan air pada satu tempat khusus yang dinamakan palette.


Pada saat mencampurkan pewarna ini, pewarna berbentuk pasta ditaruh di lubang palette dan diberi air sesuai kebutuhan. Penguasaan pengertian dan pemahaman tentang warna sangat penting agar tidak salah dalam mencampur warna.  Jika ingin mendapatkan warna gelap, maka air yang dicampurkan sedikit saja. Tetapi jika ingin warna yang cerah atau transparan, maka  mengunakan banyak air. Begitu seterusnya dalam penggunaan air sebagai teknik melukisnya. Latihan dan ingatan yang bagus akan membantu menemukan warna yang diinginkan.

Teknik plakat. Teknik ini  menggunakan cat minyak, cat poster, atau  cat aclirik. Dan, pada saat  menggunakannya, dilakukan  dengan goresan yang tebal, sehingga menghasilkan warna pekat dan padat. Teknik Semprot. Teknik yang  menggunakan bahan cat cair yang disemprotkan dengan sprayer ini sangat disenangi anak muda. Dalam prosesnya, pelukis menggunakan kompresor sebagai penekan udara semprotnya. Tentunya dalam hal ini sang pelukis  melakukan secara hati-hati untuk setiap poin yang akan  dilukis. Penerapan teknik dengan semprot ini misalnya membuat reklame dan lain lain.

Teknik pointilis. Teknik  ini mempergunakan poin-poin atau titik-titik sebagai unsur pembentuk lukisan. Poin-poin atau titik-titik ini terutama digunakan pada saat membuat obyek lukis yang gelap dan terang. Teknik tempera. Teknik yang dilakukan khusus pada dinding yang masih basah sehingga dengan demikian, maka hasilnya akan menyatu dengan arsiteknya.

Teknik kolase, yaitu teknik  dengan memotong kertas menjadi beberapa bagian lalu potongan kertas tersebut kita tempel pada bidang lukis sehingga membentuk sebuah lukisan yang kita inginkan, khususnya lukisan realis, tetapi dapat juga abstrak. Teknik Mozaik, yaitu teknik yang dilakukan dengan dengan cara menempel benda – benda tiga dimensi yang ditata dan diatur  sedemikian rupa sehingga menghasilkan lukisan. Ada juga yang mengatakan bahwa teknik mozaik merupakan teknik melukis yang dilakukan dengan memotong lukisan menjadi beberapa bagian dan selanjutnya lukisan tersebut disatukan lagi menjadi lukisan utuh.

Dengan memperhatikan dan memahami teknik  melukis yang sudah dijelaskan, maka  dapat menentukan jenis mana yang diterapkan. Dengan demikian, maka seorang pelukis dapat melakukan kegiatan melukis sebaik-baiknya. Jangan sungkan mencoba semua teknik demi mendapatkan hasil yang maksimal.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Lukisan Pemandangan di Bali
  • Lebih Dekat dengan Seni Melukis Tubuh
  • Pengertian Melukis
  • Langkah Langkah Melukis sebagai Ciri Khas Pelukis
  • Melukis Segitiga dalam Berbagai Cara
  • Mempelajari Teknik-teknik Melukis
  • Contoh Lukisan Terkenal di Dunia
  • Apresiasi Lukisan dan Hobi
  • Karya Lukisan Naturalis Anna Maria Sybillia Merian
  • Koleksi Gambar, Hobi Yang Menyenangkan
  • Bisnis Les Melukis
  • Mengenal Peralatan Melukis Standar
  • Peluang Bisnis Seni Melukis Kain
  • Cara Lelang Lukisan
  • Macam-Macam Panduan Melukis
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA