logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Hipertensi

Penjelasan Tentang Tekanan Darah - ANNEAHIRA.COM


Ilustrasi tekanan

Tekanan darah terbagi menjadi tekanan darah rendah (hipotensi) dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Tekanan pada darah yang normal adalah 120/80 mmhg dan untuk tekanan pada darah yang rendah 90/60 mmhg sedangkan tekanan pada darah tinggi 140/90 mmhg.

Untuk pemeriksaan tekanan pada darah dapat menggunakan alat pemeriksa tensi darah. Alat ini membantu kita untuk mengetahui tekanan pada darah seseorang makan perlu memperhatikan angka bagian atas (systolic) dan angka bagian bawah (diastolic). Untuk tekanan darah systolic dapat menunjukan tekanan darah pada arteri-arteri ketika jantung berkontraksi dan melakukan pemompaan darah keseluruh bagian tubuh.

Sedangkan diastolic untuk tekanan darah pada arteri-arteri yang dilakukan oleh otot jantung ketika mengendur dan menerima kembali darah setelah berkontraksi pada seluruh tubuh. Berikut ini beberapa tanda-tanda orang-orang yang mengalami tekanan yang berbeda-beda pada darahnya, yaitu:

  • Tekanan Pada Darah Rendah

Tekanan pada darah rendah memiliki beberapa sebab diantaranya adalah sakit kepala yang terlalu sering dan keringat dingin, mudah merasakan mengantuk dan mudah menguap.

Lebih mudah merasakan lelah dan lemas tak bertenaga dan sering mengalami pingsan, mata sering berkunang-kunang dan penglihatan menjadi kurang jelas setelah duduk lama dan berjalan

  • Tekanan Pada Darah Tinggi

Untuk tekanan pada darah tinggi tidak dapat diketahui gejala yang timbul akan tetapi banyak yang secara tidak sengaja dari beberapa gejala yang timbul dipercayai bahwa hal tersebut berhubungan dengan tekanan darah tinggi.

Gejala yang dimaksudkan adalah pendarahan dari hidung, pusing, wajah kemerahan sekaligus kelelahan, akan tetapi untuk wajah kemerahan sekaligus kelelahan dapat terjadi pada setiap orang yang memiliki hipertensi maupun kepada orang yang bertekanan darah normal.

Penyebab dari Tekanan Darah Rendah

Tekanan pada darah rendah sangat berkaitan dengan gangguan jantung untuk pemompaan darah sehingga terjadi pengurangan volume darah. Beberapa penyebab yang dapat menimbulkan tekanan pada darah rendah diantaranya adalah dehidrasi.

Dehidrasi akan menimbulkan muntah, mual dan diare yang berkepanjangan kepada pasien. Jadi pasien sangat dianjurkan untuk meminum banyak agar cairan yang keluar dari tubuh dapat tergantikan dan air dalam tubuh tidak kehabisan/menipis.

Penyebab yang timbul dari Dehidrasi ini selain yang disebutkan diatas terbagi menjadi tiga bagian yaitu dehidrasi ringan, dehidrasi sedang dan dehidrasi berat serta berkepanjangan.

Dehidrasi ringan akan menimbulan penyakit diantaranya adalah si penderita akan mengalami kehausan dan mulut kering. Dehidrasi sedang akan menimbulkan penyakit yaitu penig-pening, keringanan kepala dan pingsan.

Dehidrasi berat dan berkepanjangan akan menimbulkan penyakit seperti shock, gagal ginjal, kebingungan, acidosis (terlalu banyak asam dalam darah), koma dan kematian. Sedangkan penyebab-penyebab tekanan pada darah rendah karena jantung yaitu:
1. Otot jantung yang melemah
2. Pericarditis atau peradangan
3. Pulmonary embolism
4. Denyut jantung yang lambat
5. Denyut jantung yang cepat secara abnormal

Cara Mencegah Tekanan Darah Rendah

Banyak cara dilakukan untuk mengatasi tekanan pada darah yang rendah dimulai dengan pengobatan secara kimiawi hingga pengobatan secara herbal. Namun, alangkah baiknya lebih baik mencegah dari pada mengobati. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah tekanan pada darah rendah:

  • Setiap orang yang memiliki pola hidup dengan mengkomsumsi makanan sehat seperti empat sehat lima sempurna. Sehingga tubuh memiliki gizi yang cukup. Diperlukan juga pengaturan pola makan sehingga orang yang mengkomsumsi makanan yang cukup kadar garamnya.

  • Diperlukan istirahat yang cukup di malam hari minimal 6 jam dan hindari untuk bergadang karena kurang tidur dapat dengan mudah terserang gangguan jantung.

  • Minumlah air putih sebanyak 8-10 liter per hari atau minum air putih secukupnya dan minumlah kopi karena diperlukan untuk memacu peningkatan detak jantung.

  • Berolahraga secara teratur sekitar 30 menit setiap hari. Karena dengan berolahraga akan melatih jantung agar sehat dan stabil.

  • Minumlah vitamin untuk membantu memperkuat daya tahan tubuh sehingga tidak mudah sakit selama 2 hari sekali.

Perbedaan Tekanan Darah Rendah Dengan Kekurangan Darah

Perlu diketahui bahwa tekanan pada darah rendah dan kekurangan darah rendah adalah dua hal yang sangat berbeda. Oleh karena itu diperlukan sebuah pemahaman bagi orang-orang dapat memahaminya, yaitu:

  • Tekanan pada darah berhubungan dengan tekanan yang timbul dari tubuh jika di cek melalui alat tensi darah. Ketika tekanan pada darah tersebut dibawah normal.
  • Kekurangan darah merupakan kekurangannya hemoglobin dalam darah yang mengakibatkan darah yang kurang dari normal.

Tekanan pada darah rendah dan kekurangan darah memiliki gejala yang hampir sama yaitu mata berkunang-kunang, pusing, dan kelelahan. Akan tetapi akibat yang ditimbulkan sangat berbeda.

Jika tekanan pada darah akan mengakibatkan aktifitas berdiri, duduk serta jongkok seperti mendadak aliran darah turun secara tiba-tiba seperti diputar karena ada goncangan yang menimbulkan gravitasi bumi. Untuk kekurangan darah mengakibatkan hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke dalam tubuh menjadi berkurang.

Kekurangan darah atau darah rendah dapat terjadi pada orang yang memiliki tekanan darah yang normal maupun orang yang memiliki tekanan darah tinggi karena berhubungan dengan zat dalam darah yang berkurang. Penyebab terjadinya kurang darah adalah kekurangan zat besi sedangkan tekanan pada darah dapat terjadi karena volume darah, kondisi pembuluh darah dan keadaan jantung.

Penyebab Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi

Penyakit tekanan darah tinggi terbagi menjadi dua bagian yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer belum dapat diketahui penyebabnya karena kemungkinan perubahan pada jantung dan pembuluh darah secara bersamaan akan meningkatkan tekanan pada darah.

Hipertensi sekunder disebabkan dari penyakit lain yang akan mengalami sakit ginjal sekitar 5-10% orang yang menderita hipertensi. Sedangkan untuk kelainan hormonal terjadi sekitar 1-2% bagi penderita, selain itu juga dapat disebabkan karena pemakaian obat tertentu. Penyebab hipertensi yang lain adalah feokromositoma, penyakit ini merupakan penyakit tumor kelenjar adrenal yang dapat menghasilkan hormon epinefrin atau norepinefrin.

Gaya hidup yang tidak teratur pun dapat menimbulkan kegemukan (obesitas) seperti kurangnya olahraga, stress, minum minuman alcohol,dan garam dalam makanan, semua itu dapat memicu terjadinya hipertensi kepada setiap orang. Akan tetapi semua itu memiliki kepekaan untuk diturunkan. Berikut ini beberapa penyebab-penyebab dari hipertensi diantaranya:

1. Penyakit Ginjal, yang terbagi atas beberapa bagian seperti:

  • Stenosis arteri renalis
  • Pielonefritis
  • Glomerulonefritis
  • Tumor-tumor ginjal
  • Penyakit ginjal polikista
  • Trauma pada ginjal
  • Terapi penyinaran yang mengenai ginjal

2. Kelainan Hormonal terbagi atas beberapa bagian seperti:

  • Hiperaldosteronisme
  • Sindroma Cushing
  • Feokromositoma

3. Obat-obatan diantaranya adalah

  • Pil KB
  • Kortikosteroid
  • Siklosporin
  • Kokain
  • Penyalah gunaan alcohol
  • Kayu manis dalam jumlah besar

4. Penyebab lainnya yaitu:

  • Keracunan timbal akut
  • Preeklamsi pada kehamilan
  • Porfiria intermiten akut
  • Koartasio aorta

Cara Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Banyak cara dilakukan juga untuk mengatasi tekanan pada tinggi dimulai dengan pengobatan secara kimiawi hingga pengobatan secara herbal. Namun, alangkah baiknya lebih baik mencegah dari pada mengobati. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah tekanan pada darah tinggi:

  • Berolahraga selama 30 menit sehari seperti aerobik, berenang, berlari, dan berjalan untuk menurunkan tekanan pada darah tinggi secara signifikan dan mengurangi asupan obat hipertensi.


  • Makan buah pisang karena manfaat dari kalium tersebut dapat menangkal zat sodium yang memiliki efek buruk bagi tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih baik jika kadar garam dalam tubuh pun tidak terlalu tinggi.

  • Bagi orang yang memiliki hipertensi dianjurkan untuk mengurangi asupan garam sebanyak 1.500 miligram

  • Berhenti merokok bagi para perokok karena dengan begitu dapat mengurangi tekanan pada darah tinggi yang diakibatkan oleh tembakau dan nikotin.

  • Bagi orang yang kegemukan (obesitas) dianjurkan untuk menurunkan berat badan secara konsisten karena akan memiliki dampak yang besar bagi tekanan darah. Jika tubuh memiliki berat badan yang berlebih akan memacu jantung untuk bergerak lebih keras, tetapi jika berat badan seimbang akan memacu jantung secara lebih ringan.

  • Bagi penderita hipertensi harus dapat mengelola stress secara konsisten dan memanajemenkan stress tersebut sehingga secara efektif dapat membantu mengurangi hipertensi.

  • Menurut penelitian di India, Yoga bermanfaat untuk mengatasi stres karena dengan yoga akan dilatih pernafasan, mengatur denyut jantung dan fungsi lainnya.

  • Bagi penderita hipertensi diharuskan mengurangi asupan kopi karena didalam kopi terdapat kafein. Jadi kopi yang diminum oleh penderita hipertensi sekitar 2 cangkir per hari.

  • Meditasi sangat baik untuk mengurangi stres jika dilakukan secara konsisten. Cara ini sering dianjurkan oleh beberapa dokter kepada pasiennya agar kondisi tekanan pada darah kembali normal.
Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Askep Hipertensi - Pengobatan Herbal
  • Tips Seputar Penyakit Darah tinggi
  • Kondisi Badan Menurun Ketika Tekanan Darah Rendah
  • Penyebab Dan Pencegah Tekanan Darah Tinggi
  • Tips Mengatasi Tekanan darah
  • Mencegah Penyakit Tekanan Darah Tinggi
  • Macam-macam Penyakit Darah
  • Sel Darah Merah – Sel Kurir Penghantar Oksigen
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA