logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Karya Ilmiah    Penulisan Karya Ilmiah

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif


Ilustrasi teknik analisis data penelitian kualitatif

Pada dasarnya, metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Dalam mendapatkan data tersebut diperlukan teknik-teknik untuk mencapai tujuan penelitian, salah satunya adalah teknik analisis data penelitian kualitatif.

Pengertian Penelitian Kualitatif

Metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru karena popularitasnya belum lama. Metode ini disebut juga sebagai metode artistik karena proses penelitian lebih bersifat seni dan kurang berpola.

Dalam suatu realitas, penelitian kualitatif ini melihat suatu objek atau realitas itu sebagai sesuatu yang dinamis, hasil konstruksi pemikiran dan interprestasi terhadap gejala yang diamati, serta utuh karena setiap aspek dari objek itu mempunyai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Di dalam penelitian kualitatif, seorang peneliti itu sebagai human instrument dan dengan teknik pengumpulan data observasi berperan serta, dan wawancara mendalam, maka peneliti harus berinteraksi dengan sumber data. Dengan begitu, peneliti kualitatif harus mengenal betul orang yang memberikan data.

Selain itu, metode penelitian kualitatif dalam melihat hubungan antarvariabel pada objek yang diteliti lebih bersifat interaktif, yaitu saling mempengaruhi, sehingga tidak diketahui mana variabel inpedennya dan dependennya.

Penggunaan Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

Dalam sebuah penelitian, teknik penelitian ini digunakan sesuai dengan kebutuhan penelitian tersebut. Berikut dijabarkan mengenai penggunaan penelitian kualitatif di dalam sebuah penelitian.

  • Bila masalah yang akan diteliti belum jelas atau bahkan masih gelap. Kondisi seperti ini cocok diteliti dengan kualitatif karena penelitian kualitatif langsung masuk ke objek dan peneliti akan melakukan eksplorasi terhadap objek tersebut sehingga masalah akan dapat ditemukan dengan jelas.
  • Memahami makna di balik data yang tampak. Setiap ucapan dan tindakan orang memiliki makna tertentu. Untuk mencari makna dari dari setiap perbuatan dibutuhkan data yang dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.
  • Untuk memahami interaksi sosial yang kompleks serta untuk menemukan pola-pola hubungan yang jelas
  • Memahami perasaan orang lain yaitu dengan berperanserta merasakan apa yang dirasakan orang tersebut.
  • Untuk mengembangkan teori yaitu dengan membangun data-data yang diperoleh dari lapangan.
  • Untuk memastikan kebenaran data. Data sosial sering sulit dipastikan kebenarannya. Melalui teknik pengumpula data secara triangulasi/gabungan, maka kepastian data akan lebih terjamin. Selain itu, data yang diperoleh akan diuji kredibilitasnya, dan penelitian berakhir ketika data sudah mencapai titik jenuh sehingga kepastian data dapat diperoleh.
  • Meneliti sejarah perkembangan. Misalnya meneliti sejarah perkembangan kehidupan raja-raja di Erofpa dan contoh lainnya.

Pada umumnya jangka waktu penelitian kualitatif cukup lama karena tujuan penelitian kualitatif adalah bersifat penemuan. Bukan sekedar pembuktian hipotesis, seperti pada penelitian kuantitatif.

Akan tetapi, kemungkinan jangka penelitian berlangsung dalam waktu pendek, bila telah ditemukan sesuatu dan datanya sudah jenuh. Lamanya penelitian akan tergantung pada keberadaan sumber data, interest, dan tujuan penelitian. Selain itu juga, penelitian kualitatif akan tergantung pada cakupan penelitian dan bagaimana peneliti mengatur waktu yang digunakan dalam setiap hari atau setiap.

Dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bervariasi atau triangulasi (gabungan), dan dilakukan secara kontinyu sampai datanya jenuh.

Dengan teknik pengamatan tersebut, mengakibatkan variasi data yang muncul tinggi sekali. Data yang diperoleh pada umumnya adalah data kualitatif, sehingga teknik analisis data yang digunakan belum ada polanya yang jelas. Oleh karena itu, peneliti sering mengalami kesulitan dalam melakukan analisis data. 

Untuk memahami definisi analisis data, berikut ini akan dikemukakan pendapat Miles and Huberman (1984) yang menyatakan bahwa the most serious and central difficulty in the use of qualitative data is that methods of analysis are not well formulate. Artinya, yang paling serius dan sulit dalam analisis data kualitatif adalah karena metode analisis belum dirumuskan dengan baik.

Senada dengan pendapat tersebut, Susan Stainback menyatakan bahwa there are no guidelines in qualitative research for determining how much data and data analysis are necessary to support and assertion, conclusion, or theory. Artinya, belum ada panduan dalam penelitian kualitatif untuk menentukan berapa banyak data dan analisis yang diperlukan untuk mendukung kesimpulan atau teori.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi melalui cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, mengklasifikasikan hal-hal penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan, sehingga mudah dipahami oleh peneliti dan oleh pembaca.

Sedangkan analisis data kualitatif adalah bersifat induktif. Artinya, suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, kemudian dikembangkan sesuai dengan pola tertentu atau menjadi hipotesis. 

Di dalam penelitian kualitatif, selain data yang diperlukan, peneliti juga harus memiliki kemampuan untuk dapat menghasilkan penelitian yang baik. Berikut ini beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh para peneliti.

  • Peneliti harus memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan diteliti.
  • Peneliti harus mampu menciptakan rapport kepada setiap orang yang ada pada konteks sosial yang akan diteliti. Dengan begitu, peneliti dapat membangun hubungan yang baik dengan setiap orang yang ada pada konteks sosial.
  • Peneliti harus memiliki kepekaan untuk melihat setiap segala yang ada pada objek penelitian.
  • Peneliti harus mampu menggali sumber data dengan obervasi partisipasi dan wawancara mendalam secara triangulasi, serta sumber-sumber lain.
  • Peneliti mampu mnganalisis data kualitatif secara induktif berkesinambungan mulai dari analisis deskriptif, domain, komponensial, dan tema kultural budaya.
  • Peneliti juga mampu menguji kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas hasil penelitian.
  • Peneliti mampu menghasilkan temuan pengetahuan, hipotesis, atau ilmu baru dalam penelitiannya.
  • Peneliti mampu membuat laporan secara sistematis, jelas, lengkap, dan rinci.

Teknik Analisis Data Penelitian Kualitatif

1. Analisis Data Sebelum di Lapangan

Analisis dalam tahap ini dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan, atau data sekunder yang akan digunakan peneliti untuk menentukan fokus penelitian. Akan tetapi, fokus penelitian pada tahap ini masih bersifat sementara, dan tentunya akan berkembang stelah peneliti melakukan penelitian di lapangan. Dalam penyusunan proposal, peneliti menentukan fokus penelitian untuk mencari data dari sumber data, termasuk karakteristiknya.

2. Analisis Data Selama di Lapangan

Pada tahap ini, analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data secara langsung melalui wawancara atau observasi. Misalnya, pada saat wawancara berlangsung, peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban dari responden. Jika peneliti belum puas dengan jawaban dari responden, maka peneliti bisa melanjutkan pertanyaan lagi sampai batas tertentu diperoleh data yang valid. 

3. Analisis Data Selesai di Lapangan

Pada tahap akhir, analisis data dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu sebagai berikut.

  • Analisis domain, yaitu memperoleh gambaran umum dan menyeluruh dari objek penelitian atau situasi sosial;
  • Analisis taksonomi, yaitu penjabaran secara rinci dari analisis domain melalui observasi terfokus;
  • Analisis komponensial, yaitu mencari cirri spesifik pada setiap detil struktur internal; dan
  • Analisis tema cultural, yaitu mencari hubungan antara domain, dan hubungannya dengan seluruh komponen, akhirnya dapat menentukan tema/judul penelitian. 

Selain itu, penelitian dengan metode kualitatif dalam mencantumkan teori masih bersifat sementara, maka teori yang digunakan dalam penyusunan proposal penelitiannya juga masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti memasuki lapangan atau konteks sosial. Jadi, dalam penelitian kualitatif sebuah teori itu bersifat menemukan teori.

Pada penelitian kualitatif akan lebih profesional apabila menguasai semua teori, sehingga wawasannya luas dan menjadi instrumen yang baik untuk penelitian. Bagi para peneliti kualitatif, teori berfungsi sebagai bekal untuk bisa memahami konteks sosial secara lebih luas dan mendalam.

Peneliti kualitatif juga dituntut untuk mampu mengorganisasikan semua teori yang dibaca. Landasan teori yang dituliskan dalam proposal penelitian lebih berfungsi untuk menunjukkan seberapa jauh peneliti memiliki teori dan memahami permasalahan yang diteliti walaupun permasalahan tersebut masih bersifat sementara. Jadi, peneliti kualitatif dituntut untuk menemukan teori berdasarkan data yang diperoleh di lapangan atau situasi sosial.

Demikian penjelasan singkat mengenai teknik analisis data penelitian kualitatif. Semoga informasi yang diberikan tersebut dapat bermanfaat bagi Anda dan menambah wawasan Anda. Selamat mencoba.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Belajar Membuat Artikel Bahasa Inggris untuk Anak SD dan SMP
  • Penyusunan Makalah Pancasila
  • Masalah Penelitian Tindakan Kelas
  • Metode Penulisan Skripsi - Kualitatif atau Kuantitatif? Pragmatis Saja!
  • Trik Membuat Landasan Teori Skripsi
  • Contoh Latar Belakang Penelitian Karya Sastra
  • Struktur Penulisan Makalah
  • Menentukan Judul Penelitian Kualitatif
  • Langkah-Langkah Metode Ilmiah, Mempermudah Penelitian
  • Menulis Karya Tulis Ilmiah itu Mudah
  • Mengenal Jenis-Jenis Penelitian
  • Sistematika Penulisan Makalah Sebagai Karya Tulis Ilmiah
  • Cara Membuat Daftar Isi yang Baik
  • Manfaat Cerita Fabel Bagi pertumbuhan Anak
  • Resensi Novel Laskar Pelangi yang Fenomenal
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA