Mengenal Berbagai Teknik Memasak

Bagi Anda yang gemar memasak menyadari bahwa diperlukan tekhnik khusus untuk membuat hidangan istimewa. Memasak bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan jika mengetahui Teknik Memasak yang tepat. Beberapa teknik memasak yang umum dilakukan adalah:
Menggoreng
Yaitu teknik memasak dengan menggunakan minyak goreng. Penggunaan minyak bisa sekadarnya (misalnya untuk menggoreng telur dadar) atau menggunakan banyak minyak (deep frying) sehingga makanan yang digoreng tenggelam di dalamnya (misalnya untuk menggoreng ayam, ikan, tahu, kerupuk, dan sebagainya).
Menggoreng merupakan teknik memasak yang paling populer. Selain prosesnya cepat dan praktis, makanan yang dihasilkan pun terasa lebih gurih dan renyah. Sayangnya, di balik kepraktisan ini terdapat ancaman kolesterol jahat dan kanker. Untuk mengurangi ancaman ini, hindari menggunakan minyak goreng yang sudah dipakai (minyak jelantah) secara berulang-ulang (apalagi minyak jelantah yang sudah menghitam karena terlalu sering dipakai menggoreng).
Menumis
Teknik memasak ini menggunakan sedikit minyak goreng (cukup 1-2 sendok makan). Sebaiknya gunakan minyak goreng yang baru dan bukan minyak jelantah untuk mengurangi risiko ancaman kolesterol jahat. Lebih baik lagi jika menggunakan minyak sayur atau minyak zaitun.
Merebus
Untuk teknik memasak satu ini dengan menggunakan banyak air. Teknik memasak ini digunakan untuk membuat daging lunak, membuat kaldu, atau memasak aneka sayur berkuah. Teknik memasak dengan cara merebus ini dinilai lebih aman bagi kesehatan. Meskipun demikian ada hal-hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
- Pastikan air yang akan digunakan untuk memasak sayuran sudah dalam keadaan mendidih ketika kita memasukkan sayuran ke dalamnya. Setelah itu, tutup panci rapat-rapat agar kandungan vitamin dalam sayuran tidak hilang.
- Gunakan air secukupnya, yang penting sayuran dapat tenggelam di dalamnya. Menggunakan air yang terlalu banyak akan melarutkan kandungan vitamin di dalam sayuran. Selain itu, rasanya pun menjadi kurang enak.
Mengukus
Yaitu teknik memasak dengan menggunakan panci pengukus berisi air mendidih. Bahan makanan diletakkan pada alas berlubang-kubang. Makanan akan matang oleh uap air yang keluar dari air mendidih tersebut. Teknik memasak ini biasa digunakan untuk memasak sayuran, ikan, dan berbagai jenis kue (misalnya bakpau, kue lapis, dan bolu kukus). Mengukus tidak menghilangkan zat-zat penting yang terdapat dalam makanan, bebas kolesterol, dan tidak bersifat karsinogen (memicu kanker).
Membakar
Yaitu teknik memasak makanan langsung diatas api atau bara api. Makanan yang dimasak dengan cara memanggang ini antara lain adalah sate, steak, kambing guling, aneka barbaque. Namun di balik rasanya yang lezat, makanan yang dipanggang menimbulkan senyawa yang bersifat karsinogen. Apalagi jika sampai hangus atau gosong. Usahakan jangan memakan yang gosong.
Blansir
Teknik memasak ini biasanya digunakan pada sayur-sayuran. Caranya dengan merebus sayuran tersebut sebentar. Blansir bertujuan agar sayuran tidak cepat layu dan warnanya tampak lebih cerah.
Mengasap
Yaitu teknik memasak dengan menggunakan asap. Caranya, bahan makanan yang hendak diletakan pada bagian atas tungku atau ruangan pengasapan. Proses ini bisa memakan waktu lebih dari 24 jam. Dengan teknik mengasap ini, bahan makanan (biasanya ikan dan daging) menjadi kering dan tahan lama.
Dengan mengetahui dan menguasai berbagai teknik memasak ini, makanan yang dihasilkan pun akan semakin bervariasi. Namun jangan lupa, tetap perhatikan faktor kesehatan di samping faktor rasa dan kepraktisan.






