logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Karya Ilmiah    Penulisan Karya Ilmiah

Penelitian Kualitatif


 

Ilustrasi teknik pengumpulan data penelitian kualitatif

 

Pernahkan Anda melakukan sebuah penelitian kualitatif? Jika sudah pernah, pastilah sudah faham tentang langkah- langkah penelitian kualitatif. Mulai dari pendahuluan yang berisi latar belakang penelitian, kajian pustaka yang berisi materi yang berhubungan dengan penelitian, metode penelitian yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data penelitian kualitatif , pembahasan yang berisi paparan data dan penutup yang berisi kesimpulan dan saran.

Hal yang terpenting dan langkah yang paling utama dalam sebuah penelitian kualitatif adalah menentukan teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang tepat. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan tujuan utama sebuah penelitian adalah menemukan data yang akurat. Diharapkan dengan menentukan teknik yang tepat, maka akan mendapatkan data penelitian yang akurat pula.

Data bisa didapatkan dari sumber yang primer dan sekunder. Dalam istilah lain Moeloeng menyebutnya sebagai sumber data utama dan sumber data tambahan.

Sumber primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Sumber data primer dalam penelitian kualitatif adalah kata- kata dan tindakan

Sedangkan, sumber sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data atau peneliti, misalnya melalui dokumen atau data tertulis, foto, statistik dan sumber- sumber lain.

Data penelitian kualitatif yang baik berasal dari teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang baik pula. Ingin tahu lebih banyak tentang teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang baik? Maka tak ada salahnya kita baca uraian dan paparan di bawah ini.

Pengertian Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berusaha mengungkapkan gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks (holistik- konstektual) melalui pengumpulan data dari latar alami dengan memanfaatkan diri peneliti sebagai instrumen kunci. 

Teknik pengumpulan data penelitian adalah teknik yang digunakan oleh para peneliti dalam mengumpulkan data. Teknik pengumpulan data yang dapat dilakukan adalah dengan observasi, wawancara mendalam, angket dan dokumentasi.  

Berdasarkan dua hal diatas dapat disimpulkan bahwa teknik pengumpulan data penelitian kualitatif adalah teknik yang digunakan oleh para peneliti dalam mengumpulkan data penelitian kualitatif dengan menggunakan latar alami.

Uraian Tentang Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif

Bagian teknik pengumpulan data penelitian kualitatif ini menguraikan beberapa hal. Pertama, langkah- langkah yang ditempuh dan teknik yang dipergunakan untuk mengumpulkan data. Kedua, kualifikasi dan jumlah petugas yang terlibat dalam proses pengumpulan data. Ketiga, jadwal kegiatan pengumpulan data.

Jika peneliti menggunakan orang lain sebagai pelaksana pengumpul data penelitian, maka perlu dijelaskan cara pemilihan serta upaya mempersiapkan mereka untuk menjalankan tugas. Sedangkan, proses untuk mendapatka ijin penelitian, menemui pejabat yang berwenang  dan sejenisnya tidak perlu dilaporkan, walaupun tidak dapat dilewatkan dalam proses penelitian.

Selanjutnya, teknik pengumpulan data  penelitian kualitatif  juga menjelaskan tentang jenis rekaman, format ringkasan rekaman data, dan prosedur perekaman. Rekaman data ini dibagi menjadi dua dimensi rekaman data, yaitu fidelitas dan struktur.

Rekaman data fidelitas mengandung makna sejauh mana bukti nyata dari lapangan disajikan. Apakah dalam bentuk video, audio atau catatan lapangan observasi. Jika menggunakan audio atau video, maka dapat dikatakan memiliki fidelitas tinggi. Jika menggunakan catatan lapangan observasi, maka dapat dikatakan memiliki fidelitas kurang.

Dimensi rekaman data struktur menjelaskan sejauh mana wawancara dan observasi dilakukan secara sistematis dan terstruktur.

Selain itu, perlu juga menggemukakan tentang cara- cara untuk memastikan keabsahan data dengan triangulasi. Yang paling selanjutnya, dalam bagian teknik pengumpulan data penelitian kualitatif ini adalah menjelaskan waktu yang diperlukan dalam proses pengumpulan data penelitian kualitatif.

Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif

Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting), sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak pada observasi partisipan atau responden (participan observation), wawancara mendalam, angket atau kuisioner dan dokumentasi.

Berikut ini adalah beberapa teknik pengumpulan data penelitian kualitatif.

1.    Pengumpulan data penelitian kualitatif dengan observasi atau pengamatan

Menurut Nasution (1988) observasi adalah dasar semua ilmu pengetahuan. Para ilmuwan hanya dapat bekerja berdasarkan data, yaitu fakta mengenai dunia kenyataan yang diperoleh melalui observasi. Dalam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dapat dilakukan melalui observasi. Peneliti secara langsung terlibat dalam penelitian di lapangan, sehingga ia akan mengetahui fakta dan memahami gejala sosial yang sedang diamatinya.

Teknik observasi ini sangat bermanfaat dalam penelitian kualitatif. Dengan teknik ini, peneliti dapat menemukan suatu hal yang tidak terungkapkan oleh partisipan, sehingga peneliti memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

Teknik observasi ini sangat relevan digunakan dalam penelitian tindakan kelas yang mengamati kondisi interaksi pembelajaran, tingkah laku anak, dan interaksi dalam kelompoknya. Kegiatan observasi atau pengamatan ini dapat dilakukan secara bebas dan terstruktur.

Dalam kegiatan observasi ini terdapat beberapa alat yang dapat digunakan sebagai penunjang observasi. Beberapa diantaranya adalah lembar pengamatan, ceklist, dan catatan kejadian.

2.    Pengumpulan data penelitian kualitatif dengan wawancara

Teknik wawancara dipakai sebagai pengumpulan data jika peneliti ingin melakukan sebuah studi pendahuluan untuk menemukan masalah yang akan diteliti. Selain itu, teknik ini juga bisa dilakukan apabila peneliti ingin tahu suatu hal secara mendalam dari responden. Teknik wawancara ini didasarkan pada laporan pribadi, atau setidaknya memuat pengetahuan dan keyakinan pribadi.

Dalam teknik pengumpulan penelitian kualitatif, teknik wawancara mendalam sering digabungkan dengan teknik observasi. Karena, selama pengamatan berlangsung, peneliti pun melakukan wawancara dengan responden. Hasil wawancara harus segera dicatat setelah selesai melakukan wawancara. Hal ini dilakukan untuk menghindari data yang hilang karena lupa tidak tercatat.

Dalam melakukan wawancara, dibutuhkan teknik pertanyaan yang baik dan efektif. Hal ini dikarenakan teknik pertanyaan yang baik dan efektif akan membantu pengumpulan data penelitian yang akurat.

Oleh karena itulah, Fox (dalam Sevilla, 1993) memberikan beberapa karakteristik pertanyaan yang efektif. Beberapa karakteristik tersebut adalah sebagai berikut.

  • Bahasa yang digunakan ketika menyampaikan pertanyaan haruslah jelas dan komunikatif.
  • Dalam pertanyaan yang kita ajukan, harus ada ketegasan isi dan periode waktu
  • Pertanyaan yang kita ajukan harus bertujuan tunggal.
  • Pertanyaan yang diajukan pewawancara haruslah bebas dari asumsi
  • Pertanyaan yang diajukan pewawancara juga harus bebas dari saran
  • Bahasa yang digunakan ketika menyampaikan pertanyaan juga harus sempurna dan tetap memegang konsistensi tata bahasa. 

3.  Pengumpulan data penelitian kualitatif dengan angket atau kuesioner

Pengumpulan data penelitian melalui angket atau kuesioner adalah sebuah teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang tidak langsung. Hal ini dikarenakan peneliti tidak langsung bertanya secara lisan kepada responden, tetapi melalui secara tertulis dengan menggunakan sebuah instrumen tertentu.

Instrumen atau alat pengumpul data penelitian kualitatif dalam angket dapat berisi sejumlah pertanyaan- pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Seorang responden memiliki kebebasan dan kewenangan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsi atau pandangannya.

4.        Pengumpulan data penelitian kualitatif dengan studi dokumenter (documentary studi)

Studi dokumenter adalah suatu teknik pengumpulan data dengan menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen. Dokumen tersebut dapat berupa dokumen tertulis, gambar maupun elektronik.

Dokumen yang telah diperoleh kemudian diolah menjadi sebuah data penelitian. Cara mengolanya adalah dengan dianalisis (diurai), dibandingkan dan dipadukan (sintesis). Pengolahan ini akan membentuk satu hasil kajian yang sistematis, padu dan utuh.

Jadi, berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa studi dokumenter tidak sekedar mengumpulkan dan menuliskan atau melaporkan dalam bentuk kutipan-kutipan tentang sejumlah dokumuen yang dilaporkan dalam penelitian karena terdapat  hasil analisis terhadap dokumen-dokumen tersebut.

Perlu diketahui bahwa hasil observasi dan wawancara akan lebih dapat dipercaya apabila didukung oleh sejarah kehidupan pribadi pada masa lalu, di sekolah, di lingkungan sekitar rumah, di masyarakat, dan sebagainya. Dokumen bisa jadi merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu, bisa berupa foto, tulisan, gambar, karya, dan sebagainya.

5.    Triangulasi

Dalam teknik pengumpulan data penelitian kualitatif, triangulasi diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang menggabungkan berbagai teknik pengambilan data dan sumber data yang telah ada, baik sumber primer maupun sumber sekunder. Dengan teknik triangulasi ini, peneliti bisa menguji kredibilitas data yang didapatkannya. 

Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik pengumpulan data penelitian kualitatif yang tepat akan menghasilkan data penelitian yang tepat pula. Teknik pengumpulan data ini terdiri atas beberapa teknik, yaitu observasi, wawancara, angket, studi dokumenter, dan triangulasi. Itulah sedikit uraian tentang teknik pengumpulan data penelitian kualitatif. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah
  • Penelitian Deskriptif Kualitatif
  • Mengetahui Segala Hal Tentang Kuesioner Penelitian
  • Menentukan Judul Penelitian Kualitatif
  • Pengetahuan Bahan Kain
  • Memilih Dictionary English Indonesia
  • Peraturan dan Metode Penulisan Ilmiah
  • Contoh Latar Belakang Penelitian
  • Tips Penulisan Karya Tulis Ilmiah
  • Cara Menulis Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber
  • Contoh Proposal Skripsi Kajian Sastra Inggris (English Literature)
  • Mengenal Metodologi Penelitian Deskriptif
  • Metodologi Penelitian dan Pengembangan Ilmiah
  • Memahami Teknik Penulisan Buku
  • Biografi: Bukan Buku Harian Biasa
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA