Telur Ular

Setelah musim kawin berakhir, para betina dari bangsa reptile, khususnya ular akan berkembangbiak dengan cara bertelur. Jumlah telur yang dihasilkan bisa sedikit dan bahkan sampai puluhan. Telur-telur tersebut disimpannya di lubang-lubang tanah atau disela-sela pohon.
Telur yang dihasilkan berbentuk lonjong dan sangatlah lunak serta lentur sehingga ketika waktunya menetas, bayi-bayi ular dapat keluar dengan sendirinya dengan cara merobek cangkanya. Proses penetasan telur ular pun ternyata bisa dilakukan oleh manusia.
Induk ular memiliki berbagai cara untuk membuat telurnya menetas, ada yang menguburnya, ada yang mengerami telurnya, ada yang melingkari tubuhnya disekitar telur-telurnya, dan ada pula yang menyimpan telur-telurnya didalam mulut.






