logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Liburan & Rekreasi    Bandung    Wisata Alam Bandung

Kawah Putih - Tempat Wisata Bandung yang Eksotis


Ilustrasi tempat wisata bandung

Tempat wisata Bandung telah lama dijadikan tempat 'melarikan diri' dari rutinitas yang melelahkan bagi sebagian warga kota-kota di sekitarnya. Paling banyak memang wisatawan dari Jakarta, yang datang ke kota Paris van java itu.

Harap dimaklumi, karena situasi Jakarta sehari-hari telah memicu ketegangan syaraf dan otot. Maka, saat libur atau akhir pekan, warganya banyak yang 'melarikan diri' ke Bandung untuk menyegarkan kembali syaraf dan ototnya.

Letak kota Bandung berada di dataran tinggi sehingga suhunya cenderung sejuk, bahkan dingin menggigilkan tulang. Apalagi di daerah yang letaknya agak jauh dari kota Bandung, alias di pinggiran kotanya. Misalnya di Lembang, atau kaki gunung Patuha, tempat sebuah lokasi wisata bernama Kawah Putih berada.

Tempat wisata Bandung yang terkenal dengan kawahnya yang berwarna putih serta keindahan alamnya tersebut memang sedikit berada di luar kota. Namun aksesnya tergolong mudah. Dari ibukota Jakarta pun tidak akan menimbulkan masalah berarti. Pasalnya, sarana jalan menuju ke Kawah Putih sangat bagus dan lancar, tanpa hambatan.

Memang, jika musim liburan pengunjung harus antri dan sabar jika ingin menikmati suasana eksotis tempat wisata Bandung, Kawah Putih. Antusiasme yang ditunjukkan warga sekitar Bandung memang luar biasa. Hingga kadang mencapai ribuan pengunjung dalam sehari yang ingin berekreasi ke sana.

Namun semua kelelahan terbayar saat telah berada di Kawah Putih. Hanya rasa puas saja yang ditampakkan raut wajah pengunjung seusai melihat kekayaan alam bernuansa misterius tersebut.

Sejarah Tempat Wisata Bandung - Kawah Putih

Pembodohan yang dilakukan oleh kaum penjajah terhadap bangsa Indonesia menyebabkan banyak sekali kepercayaan beraroma dinamisme dan animisme yang berkembang di masyarakat pada masa itu. Masyarakat yang tinggal di sekitar gunung Patuha tempat Kawah Putih berada tidak berani masuk ke wilayah yang sangat indah tersebut. Hal itu disebabkan oleh mitos dan anggapan yang salah.

Jangankan mendekati wilayah Kawah Putih, mendaki gunung Patuha pun masyarakat enggan. Konon beredar mitos bahwa di gunung Patuha, yang artinya Pak Tua, adalah tempat suci roh atau arwah mereka yang dituakan bersemayam. Para sesepuh mendiami kawasan pegunungan dan Kawah Putih setelah meninggal.

Hal tersebut menurut masyarakat di zaman penjajahan dahulu. Oleh karena itu, mereka takut jika harus mendekati kawasan yang sesungguhnya sangat indah dan cocok menjadi tempat wisata Bandung andalan. Gunung itu mereka sebut gunung Sepuh.

Mitos tersebut bahkan menyebut jika para sepuh sering mengadakan pertemuan di puncak gunung Patuha, yang bernama Puncak Kapuk. Pemimpin sesepuh yang bernama Eyang Jaga Satrulah yang bertindak sebagai ketua dalam rapat rutin tersebut. Sedangkan anggota para sepuh lainnya bernama Eyang Rangga Sadena, Eyang Baskon, Ngahai, Eyang Camat, dan terakhir adalah Eyang Barabak dan Eyang Jambrong.

Beberapa peristiwa aneh semacam penampakan beberapa ekor domba putih yang tidak biasa. Menurut penduduk ini menjadi tanda bahwa di puncak gunung sedang berlangsung rapat para sepuh yang tak boleh diganggu. Itulah mengapa penduduk sangat jarang yang pergi ke gunung Patuha dan Kawah Putih.

Kawah Putih Mengandung Belerang

Mitos tersebut akhirnya terdengar oleh ilmuwan Eropa bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang kala itu menetap di Bandung. Ia sedang membuat perkebunan kina untuk diekspor. Tahun 1837, saat tempat wisata Bandung belum tenar seperti saat ini, Dr. Franz Wilhelm Junghuhn bersama beberapa orang pribumi memutuskan untuk meneliti fenomena apa yang sebenarnya berada di gunung Patuha.

Mereka hendak membuka mata masyarakat setempat bahwa mitos yang mereka percayai selama ini tak benar adanya. Tak ada yang namanya pertemuan rutin para arwah sesepuh di puncak gunung tersebut. Hasilnya, setelah rombongan tersebut berhasil mendaki gunung yang hutannya sangat rapat itu, ditemukanlah sumber belerang yang menguarkan asap putih dan bau yang menusuk hidung.

Asap belerang yang berkepul-kepul dari kawah itulah yang oleh sebagian penduduk dianggap sebagai bulu domba putih. Kawah yang sudah berisi air dan membentuk danau sebab telah lama gunung tersebut tidak aktif, ternyata mengandung belerang. Pemandangannya sangat indah dan terbukti saat ini menjadi tempat wisata bandung yang disukai.

Setelah penelitian oleh ilmuwan Belanda tersebut, masyarakat mulai berani naik ke kawasan Patuha. Belanda sendiri, segera saja penjajah itu membuka sebuah pabrik pengolahan belerang di dekat lokasi kawah yang diberi nama Zwavel Ontgining. Hal ini karena niat mereka memang menguras kekayaan alam Indonesia.

Kini, setelah merdeka dan lepas dari kungkungan penjajah, lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat wisata Bandung andalan. Pengunjung terkadang masih memungut butiran belerang yang memang banyak terdapat di sekitar Kawah Putih, dan menjadikannya sebagai obat kulit.

Perkebunan Teh di Gunung Patuha

Gunung Patuha terakhir meletus di abad ke-10 dan ke-12. Lantas setelah itu tak aktif lagi hingga saat ini. Tanah sekitar gunung itu subur dan menjadi tempat yang ideal untuk tumbuhnya tanaman teh. Teh memang habitat hidupnya di dataran tinggi seperti kawasan gunung Patuha di sekitar Kawah Putih dengan suhu yang mencapai 15 hingga 20 derajat celsius di siang hari.

Oleh karena itu, selain mengunjungi Kawah Putih, wisatawan juga biasanya menyempatkan ke kebun teh yang berada di punggung gunung. Tak lupa oleh-oleh khas kawasan tersebut, teh yang berasal dari perkebunan teh Patuha. Konon aroma teh tersebut sangat wangi dan menyehatkan, sebab masih segar diolah dari pabrik teh di sana.

Lokasi Ideal Pemotretan Pre-Wedding

Begitu eksotis, romantis dan misteriusnya kesan yang didapat saat melihat asap putih mengepul dari danau Kawah Putih. Tempat wisata Bandung tersebut kini menjadi lokasi favorit bagi para calon pengantin yang ingin berfoto pre-wedding.

Mereka ingin menjadikan foto yang akan mereka kenang seumur hidup itu indah dan berkesan selalu dengan latar belakang yang memang tak biasa. Hampir tak ada lokasi lain di Indonesia yang bisa memberi kesan romantis sekaligus juga eksotis seperti Kawah Putih.

Jangan heran pula jika Anda sedang mengunjungi Kawah Putih, lantas melihat artis dari ibukota yang sedang melakukan syuting untuk video klip atau bahkan film. Bbeberapa video klip lagu artis Indonesia mengambil gambarnya di kawasan danau tersebut.

Nah, bagaimana? Anda mulai tertarik untuk berkunjung ke kawasan yang berada di Ciwidey, Bandung ini 'kan? Silahkan saja. Tiketnya murah, hanya Rp. 25.000 saja per kepala. Ini termasuk pada ongkos kendaraan umum yang memang disediakan hingga ke kawasan danau, pulang pergi.

Namun jika Anda memilih menggunakan kendaraan sendiri hingga ke lokasi danau, maka tiketnya agak mahal, yaitu satu kepala dan satu kendaraan dikenai tarif Rp. 165.000. Jika banyak kepala, ya makin mahal tentunya.

Namun pemandangan yang akan Anda saksikan tak akan membuat Anda merasa rugi mengeluarkan uang sebanyak itu. Memang luar biasa pesona tempat wisata Bandung.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Objek Wisata Ciater, Surganya Wisata yang Menyehatkan
  • Pesona Wisata Bandung Utara
  • Sejuta Pesona Tempat Wisata di Bandung
  • Tempat Wisata di Bandung yang Menjadi Incaran Para Wisatawan
  • Pesona Kawah Putih yang Cantik Nan Eksotik
  • Wisata Gunung Patuha
  • Jalan-jalan Ke Objek Wisata di Bandung, Yuk!
  • Menjelajah Tempat-Tempat Wisata Bandung
  • Berlibur di Kampung Gajah
  • Pesona Wisata Lembang
  • Deskripsi Peta Bandung dan Aneka Tempat Wisata di Bandung
  • Tangkuban Perahu - Wisata Gunung yang Menakjubkan
  • Kampung Gajah Bandung - Wisata Outdoor di Tanah Parahyangan
  • Melepas Penat ke Tempat Wisata Ciater
  • Ada Green Canyon di Jawa Barat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA