logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Perancis    Tempat Wisata Di Prancis

Sejarah Tempat Wisata di Prancis

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Tempat wisata di Prancis sangatlah banyak. Masing-masing tempat wisata di Prancis pun kerap dijadikan sebagai tujuan wisata oleh para wisatawan yang berasal dari segala penjuru dunia. Namun, sebelum lebih jauh mencari tahu apa saja tempat wisata di Prancis berserta keindahannya, ada baiknya kita kenali dulu negara Prancis.

Prancis menawarkan sejuta keindahan bagi siapa pun yang mengunjunginya. Negara ini mempunyai jumlah penduduk kurang lebih sebanyak 55 juta jiwa. Prancis termasuk dalam kategori negara yang memiliki empat musim, yaitu musim dingin, musim panas, musim gugur, dan musim semi. Keanekaragaman musim di Prancis semakin menambah keistimewaan negara yang beribukotakan Paris ini.

Setiap tahunnya, Prancis menarik perhatian 60 juta jiwa wisatawan, baik domestik maupun luar negeri. Jumlah ini melebihi banyaknya penduduk yang mendiami negara ini sendiri. Sebagian besar penduduknya menggunakan bahasa Prancis dalam komunikasi sehari-hari. Hal ini juga berlaku bagi siapa pun yang berkunjung ke negara Prancis. 

Wisatawan yang datang dari luar negara Prancis, mau tidak mau juga harus menggunakan bahasa Prancis bila ingin berkomunikasi dengan warga lokal. Namun, hal itu sepertinya tidak terlalu berpengaruh terhadap banyaknya jumlah wisatawan yang ingin tetap menjadikan Prancis sebagai tujuan utama wisatanya. Prancis sedari dulu sudah banyak menawarkan berbagai macam tempat wisata yang semuanya indah.

Tempat Wisata di Prancis, Menara Eiffel dan Museum Louvre

Keindahan tempat-tempat wisata yang ada di Prancis tampaknya juga tak akan pernah lepas dari sejarah negara Prancis ini sendiri. Dari sekian banyak tempat wisata di Prancis yang tak lepas dari sejarah, Menara Eiffel dan Museum Louvre rupanya masih menjadi pilihan para wisatawan untuk berkunjung.

Sebagai salah satu tempat wisata di Prancis, Menara Eiffel merupakan menara yang sudah terkenal di seluruh dunia. Menara ini dibangun pada 1889 dan telah dikunjungi oleh 200 juta jiwa wisatawan dari seluruh dunia. Hal ini menjadikannya sebagai monumen yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat dunia sepanjang sejarah. Gustave Eiffel adalah tokoh dibalik pembuatan menara ini.

Semula, menara ini akan didirikan di Barcelona, Spanyol. Namun, pihak pemerintah di Barcelona pada masa itu menganggap bahwa pembuatan menara ini merupakan suatu hal yang aneh dan akan memakan biaya yang mahal. Hingga akhirnya, Eiffel menawarkan rencana pembangunan menara ini pada pihak Prancis. Negara Prancis kemudian mengizinkan Eiffel untuk mendirikan menara ini sebagai pintu masuk menuju Pameran Dunia dalam peringatan seratus tahun Revolusi Perancis.

Pada 6 Mei 1889 menara ini untuk pertama kalinya bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. Menara Eiffel ini biasanya akan terlihat lebih indah pada malam hari. Pencahayaan dari bawah menara memberikan kesan dramatis di setiap jengkal besinya. Bahkan, banyak wisatawan yang pernah berkunjung ke sana mengatakan bahwa Menara Eiffel adalah salah satu lambang keromantisan yang ada di dunia. 

Salah satu tempat wisata di Prancis lainnya yang tidak kalah terkenal adalah Museum Louvre. Museum ini terletak di antara sungai Seine dan Rue de Rivolli. Bangunan museum ini sebenarnya adalah bekas istana para bangsawan Prancis tempo dulu. Di museum ini kita bisa menemukan banyak sekali benda-benda bersejarah yang berasal dari seluruh dunia. Keindahan museum ini juga terekam dalam film fenomenal karya Ron Howard berjudul The Da Vinci Code.

Pada 1989, seorang arsitek keturunan Tionghua-Amerika bernama Ieoh Ming Pei membangun sebuah bangunan berbentuk piramida yang terletak di tengah bangunan Museum Louver. Pembangunan piramida di tengah-tengah Museum Louver  pada awalnya banyak menimbulkan kontroversi. Bentuknya yang segitiga dipandang kontras dengan bentuk bangunan di sekelilingnya yang bergaya kerajaan. Piramida Louver ini digunakan sebagai pintu masuk utama ketika wisatawan akan memasuki  Museum Louvre. Piramida Louvre berdiri setinggi lebih dari 20 meter, dengan panjang di setiap sisinya 35 meter.

Bangunan indah ini sebagian besar terbuat dari kaca dengan jumlah total kaca sebanyak 673 buah. Terdiri dari 603 kaca berbentuk belah ketupat dan 70 kaca lainnya yang berbentuk segitiga. Pencahayaan dari lampu yang terdapat dalam bangunan piramida ini akan semakin menambah indah bangunan bila kita melihatnya pada malam hari.

Negara Prancis sepertinya merasakan dampak baik dari sejarah yang pernah terjadi pada negaranya di masa lalu. Selama negara ini masih menghargai sejarahnya, maka sepertinya para wisatawan juga  masih akan memasukkan Prancis ke dalam daftar negara  wisata yang akan dikunjungi.

Tempat Wisata di Prancis, Arc de Triomphe

Sebagai salah satu tempat wisata di Prancis, Arc de Triomphe merupakan salah satu objek wisata yang ada di Prancis. Arc de Triomphe berbentuk gapura yang berada di ujung barat kawasan Champs-Elysees. Pembangunan bangunan ini diperintahkan oleh pemimpin saat itu, Napoleon Bonaparte. Arc de Triomphe memiliki arti sebagai Gerbang Kemenangan. Pemberian nama tersebut dengan tujuan untuk menghormati jasa-jasa tentara kebesaran Napoleon dan simbol kemenangan pasukan Napoleon.

Arc de Triomphe mulai dibangun pada 1806. Namun sayang, sang pencetus pembangunan monumen kemenangan tersebut, Napoleon Bonaparte, meninggal dunia sebelum bangunan simbol kemenangan pasukan Napoleon atas Austria ini selesai. Pembangunan Arc de Triomphe ini diarsiteki oleh Jean Chalgrin dan Jean Nicolas Huyot. Untuk menghormati jasa Napoleon Bonaparte, ketika meninggal jasadnya dibawa melewati monumen ini.

Tempat Wisata di Prancis, Champ Elysees

Champ Elysees merupakan salah satu kawasan elit di Paris, yang menjadi tempat wisata di Prancis. Di kawasan Champ Elysees, banyak ditemukan etalase toko-toko mewah, seperti Chanel, dan Louis Vuittong. Tko-toko mewah tersebut berisikan barang mewah, seperti baju, tas, sampai parfum. Barang-barang di etalase toko yang ada di kawasan Champ Elysees hanya diperuntukkan bagi wistawan berkocek tebal.

Selain itu, di kawasan Champ Elysees cafe-cafe elit nan mahal yang berjejer rapi di sepanjang jalan. Di kawasan ini, kenyamanan pedestrian atau pejalan kaki sangat terjamin karena trotoarnya sangat lebarnya. Pada zaman dulu, kawasan Champ Elysees pernah dijadikan tempat merayakan kemenangan pasukan sekutu pada Perang Dunia II.

Tempat Wisata di Prancis, Place de la Concorde

Place de la Concorde merupakan alun-alun terluas di Paris yang menjadi tempat tujuan wisata. Alun-alun ini  dibangun pada 1755 di atas lahan seluas 86.400 meter. Sebagai tempat wisata di Prancis, Place de la Concorde memiliki ciri khas, yaitu monumen dan air mancur. Pada awal berdirinya, kawasan ini bernama Place Louis XV untuk menghormati raja baru.

Pada masa Revolusi Prancis, patung Raja Louis yang ada di kawasan tersebut dihancurkan. Kawasan tersebut pun berubah warna menjadi Place de la Revolution. Pada masa itu, kawasan tersebut dijadikan tempat guillotine atau eksekusi hukuman mati. Eksekusi hukuman mati dengan guillotine ini pun dilakukan terhadap Raja Louis XVI dan Istrinya Marie Antoinette. Setelah Revolusi Prancis berakhir, kawasan tersebut berubah nama menjadi nama Place de la Concorde. Nama Place de la Concorde tetap bertahan hingga sekarang. 


Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Bahan Dasar dan Citarasa Unik Makanan Khas Prancis
  • Mengenal Perancis, Negara Eksotik Impian
  • Menikmati Tempat Wisata di Perancis
  • Prancis, Persis Seperti yang Kamu Pikirkan!
  • Penjara Bastille dan Sejarah Perancis
  • Mengenal Bahasa Prancis
  • Sistem Pemerintahan Prancis: Republik Semi Parlementer
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA