logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Ibadah Haji    Tenaga Kesehatan Haji Indonesia

Tenaga Kesehatan Haji Indonesia, Ujung Tombak

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Tenaga kesehatan haji Indonesia termasuk salah satu ujung tombak suksesnya penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini terkait dengan perannya yang sangat vital dalam mengawal dan menjaga kesehatan para jamaah calon haji dan petugas lain yang berada di tanah suci.

Karena sebelum seseorang bisa berangkat ke tanah suci, jamaah calon haji harus mendapatkan pemeriksaan medis. Pemeriksaan ini dilakukan oleh petugas tenaga kesehatan haji Indonesia, baik sebelum masa pemberangkatan hingga ketika sudah berada di embarkasi.

Pemeriksaan ini dilakukan selama beberapa kali dengan tujuan memastikan bahwa jamaah calon haji berada dalam kondisi yang layak untuk mengikuti ibadah haji. Karena selama di tanah suci Mekkah, para calon haji ini nantinya akan mengikuti serangkaian kegiatan yang membutuhkan ketahanan fisik yang sangat kuat.

Selain karena memang cuaca di Arab Saudi dan Indonesia yang memiliki perbedaan, juga rangkaian ibadah yang harus diikuti banyak yang melibatkan aktivitas fisik. Seperti kegiatan Sa’i atau berlari bolak balik dari bukit Safa dan Marwa, Mabid atau bermalam di Mina, lempar jumroh atau kegiatan inti berupa Thawaf atau mengelilingi Ka’bah bersama jutaan umat Islam lain dari seluruh dunia.

Inilah yang menyebabkan pemeriksaan kesehatan seorang jamaah calon haji demikian ketat. Hal ini demi menghindari terjadinya resiko yang tidak diinginkan selama proses ibadah haji. Sehingga para calon haji tersebut pada nantinya bisa kembali selamat ke tanah air dan bisa menyelesaikan semua kewajiban ibadah haji secara sempurna.

Syarat Kesehatan

Beberapa syarat kesehatan yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan ibadah haji adalah :

  1. Tidak memiliki penyakit yang beresiko tinggi, seperti kanker, tumor, jantung. Karena jika seseorang memiliki riwayat penyakit seperti ini, dikhawatirkan hanya akan mengganggu prosesi pelaksanaan ibadah haji. Baik bagi dirinya sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.
  2. Memiliki tekanan darah dan kejiwaan yang normal, seperti tidak stres. Tekanan darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah, bisa membahayakan kesehatan. Karena hal tersebut merupakan gejala awal terjadinya stroke. Jika dipaksakan maka akan menyebabkan munculnya resiko tinggi pada keselamatan jiwa sang calon haji.
  3. Tidak dalam kondisi hamil
Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Haji Dan 5 Pesan Terakhir Rasul
  • Pentingnya Melaksanakan Ibadah Kurban
  • Informasi Haji: Informasi Seputar Perjalanan Ibadah Haji
  • Agar Tersesat Tidak Menjadi Tema Cerita Haji Anda
  • Hikmah dan Tata Cara Ibadah Haji
  • Peran Transportasi di Balik Ibadah Haji
  • Ritual Badal Haji dalam Pandangan Ilmu Fiqih
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA