logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hobi    Menulis    Artikel Umum Menulis    Teori Menulis

Apakah Teori Menulis Itu?

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Menulis bagian dari belajar, dengan menulis kita dapat membagikan ilmu yang kita punya, menuangkan isi hati kita, bahkan mengubah, menambah atau mengurangi hidup dan kehidupan seseorang. Dan bukan mustahil, dengan menulis kita dapat mengubah dunia. Yang kita perlukan hanyalah belajar tentang teori menulis terlebih dahulu, agar tulisan-tulisan yang kita hasilkan memiliki bobot kualitas nomor satu.

Belajar menulis sama halnya dengan belajar bidang lainnya. Awalnya kita pahami terlebih dulu, dari definisinya, macam-macam teori menulis,  kemudian cara-caranya termasuk di dalamnya tentang teknik atau aturan main sebuah penulisan. Setelah kita dapat menguasai itu semua, tentulah kemudian menulis menjadi mudah dan menyenangkan. Bahkan dapat membuat ketagihan, tidak percaya? Silahkan, coba saja!

Menulis adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk membuat tulisan dengan maksud untuk menyampaikan ide atau pikiran yang kita punyai kepada orang lain. Menulis fiksi maupun non fiksi memiliki tujuan yang sama, yaitu agar apa yang ditulis dapat tersampaikan kepada pembacanya. Apapun isi tulisannya pastilah mengandung pesan dan maksud-maksud tertentu.

Pemahaman tentang Teori Menulis

Teori menulis lebih berbicara tentang tata cara dalam penulisan. Atau lebih tepatnya dapat dikatakan teori menulis adalah sebagai suatu cara yang menjelaskan bagaimana kita harus menulis. Teori menulis berbeda dengan teknik-teknik menulis, teori lebih tentang hal-hal yang formil sedangkan teknik menulis lebih kepada hal-hal yang materiil seperti gaya bahasa, pemilihan diksi, penggunaan majas, dsb.

Teori menulis diawali dari pola pikir kita atau cara berpikir kita tentang sebuah masalah. Bagaimana persepsi kita tentang permasalahan, hal itu menjadi dasar dari sebuah teori menulis. 

Contohnya adalah bagaimana persepsi ataukah pandangan kita tentang gelandangan dan pengemis yang masih banyak berkeliaran di jalanan, padahal telah ada aturan perundang-undangan yang menyebutkan tentang larangan mengemis dan menggelandang di jalanan atau tempat-tempat umum. Bahkan kita dapat pula mengemukakan persepsi kita tentang kewajiban negara yang tertuang pula dalam undang-undang, bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Setelah itu barulah kita mulai menyusun kerangka tulisan. Kerangka tulisan adalah sebuah format rencana dari tulisan yang hendak kita buat. Biasanya kerangka tulisan berisi tentang pokok-pokok pikiran dari tiap paragraf atau bab-bab yang hendak tulisan ditulis. Dalam kerangka itu pula kita tentukan gaya penulisan kita, apakah penulisannya deduktif atau induktif, apakah berupa narasi, deskriptif, persuasi ataukah argumentatif.

Kerangka tulisan atau biasa disebut kerangka karangan juga berfungsi sebagai panduan, yang bertujuan untuk menjaga konsistensi dan koherensi tulisan kita secara keseluruhan. Sebagai penulis pemula, kita dapat membuat kerangka karangan agar tulisan yang kita buat nantinya tidak melantur kemana-mana.

Setelah pokok-pokok pikiran kita tentukan dalam sebuah kerangka karangan. Langkah berikutnya adalah pengembangan kerangka karangan atau tulisan tersebut. Mengembangkan tiap pokok pikiran dapat menghasilkan sub judul ataupun sub topik baru yang harus senyawa dengan ide pokok yang telah ditentukan sebelumnya.

Sebab jika melenceng sedikit saja dari apa yang telah ditetapkan, secara otomatis pula kekacauan tulisan dapat terjadi. Kemungkinan tidak koheren, tidak konsisten dan tidak berujung pangkal sangat besar peluangnya. Kecuali,  jika kita mau untuk merubah keseluruhan pokok-pokok pikiran yang sudah ada untuk menjadi ide atau pokok pikiran baru. Yang tentu melahirkan kerangka tulisan baru.

Sekali lagi, menulis bukanlah hal yang rumit. Asal kita tahu jalur yang dilalui., dengan cara memahami teori menulis sebaik-baiknya. Maka, semudah menemukan sebuah rumah dengan mengikuti arah dan petunjuk jalan yang telah dituliskan. Maksudnya yaitu menulislah dengan petunjuk-petunjuk dalam teori menulis  itu, agar tak tersesat. Dan temukan jalan untuk menuju rumah imaji penuh impian yang berada di tikungan. Selamat menulis!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Membuat Blog Sebagai Blog Hiburan
  • Langkah-Langkah Menulis Cerpen
  • Tata Cara Penulisan Gelar yang Benar Secara Umum
  • Apa Saja Tujuan Menulis?
  • Beberapa Nama Penulis Terkenal di Dunia
  • Menulis Bahasa Arab, Yuk!
  • Teknik Menulis Cerpen
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA