logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Teori Perubahan Sosial

Teori Perubahan Sosial

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Teori perubahan sosial datang dari banyak ahli. Pendapat mengenai perubahan sosial tersebut dikemukakan berdasarkan sudut pandang yang berbeda dari tiap orang mengenai segala perubahan yang ada di lingkungan sosial.

Teori yang pertama mengatakan bahwa definisi dari perubahan sosial adalah berbagai macam dampak variasi dalam gaya hidup yang telah didapatkan oleh masyarakat, baik dampak perubahan dari segi kondisi geografis, komposisi penduduk, ideology , kebudayaan material atau pun dampak dari adanya penemuan yang baru atau difusi di dalam lingkungan masyarakat.

Lalu pendapat yang kedua mengenai perubahan sosial adalah berbagai macam perubahan yang ada pada lembaga di lingkungan masyarakat yang dapat secara langsung memberikan dampak ke dalam sistem sosial yang ada. Pengaruh tersebut akan terasa dalam pola perilaku, sikap dan nilai-nilai yang ada di antara anggota masyarakat satu sama lainnya.

Berdasarkan dengan dua pendapat yang muncul mengenai definisi dari perubahan sosial, terlihat bahwa perubahan di lingkungan sosial yang mengalami perubahan yaitu dari segi fungsi serta struktur sosial yang ada. Misalnya adanya perubahan pada populasi penduduk, perubahan pelapisan sosial , perubahan status sosial.

Sementara perubahan dalam segi fungsi sosial contohnya, ibu memegang kewajiban untuk bekerja sedangkan ayah diam di rumah. Dengan begitu terlihat sekali perubahan yang ada atas fungsi sosial antara ayah dengan ibu.

Konsep yang ada di dalam perubahan di lingkungan masyarakat untuk bagian yang paling kecil. Terjadi dinamika sosial berkenaan dengan perubahan yang terjadi pada setiap aspek atau sistem sosial yang ada. Namun perubahan yang terjadi secara tunggal, jarang ditemukan bila sedang dalam keadaan terisolasi. Namun yang paling penting yaitu pemikiran yang muncul terhadap proses sosial yang menggambarkan rangkaian tahapan dari perubahan yang saling berhubungan satu sama lainnya.

Proses sosial sendiri merupakan perubahan yang ada pada subjek tertentu di dalam perjalanan waktu, baik modifikasi aspek secara kualitatif atau secara kuantitatif mau pun perubahan yang terjadi di dalam suatu ruangan. Kedua bentuk tersebut merupakan peredaran sosial serta perkembangan sosial yang terjadi.

Ada berbagai macam hal yang dapat memberikan pengaruh sehingga terjadinya perubahan di lingkungan sosial. Faktor-faktornya antara lain adanya tujuan yang dikaitkan dengan tujuan bersama, kejadian dari berbagai peristiwa tertentu, berbagai macam unsur yang ada dan bergabung menjadi satu kesatuan, terdiri atas berbagai macam pribadi yang menonjol, adanya pengaruh dari eksternal, adanya halangan strukturan dan perubahan struktural, karena adanya berbagai macam sikap yang ada di dalam kelompok yang berbeda-beda dan berbagai macam keputusan dari pribadi dan keinginan secara sadar.

Lalu perubahan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal yang dibagi menjadi beberapa macam teori perubahan sosial antara lain :

Teori Evolusi (Evolutionary Theory)

Teori evolusi ini memang berlandaskan dengan teori yang menjelaskan mengenai evolusi Darwin serta adanya pengaruh dari pemikiran salah saorang ahli yaitu Herbert Spencer. Namun ada dua tokoh yang sangat berpengaruh tehadap teori yang satu ini. Dua tokoh tersebut adalah Ferdinand Tonnies dan Emile Durkheim.

Durkheim mempunyai pendapat yang isinya adalah perubahan terjadi karena evolusi dapat memberikan pengaruh lainnya yaitu mengenai cara dalam melakukan organisasi yang ada di lingkungan masyarakat, khususnya hal-hal yang berkaitan dengan masalah pekerjaan.

Lalu pendapat yang dikemukakan oleh Tonnies adalah masyarakat yang mengalami perubahan secara sosial yaitu mulai dari masyarakat yang sederhana dengan memiliki kaitan yang kooperatif dan juga erat.

Perubahan tersebut terjadi ketika berubah menjadi masyarakat dengan tipe besar yang mempunyai hubungan yang impersonal dan juga terspesialisasi. Namun dalam pemikirannya, Tonnies ragu akan perubahan yang ada akan berdampak memberikan berbagai macam kemajuan.

Tonnies beranggapan bahwa dampak yang akan timbul justru perpecahan di lingkungan masyarakat , lalu anggota masyarakat menjadi terasingkan serta ikatan sosial menjadi lemah. Berbagai dampak negative tersebut merupakan dampak yang nyata bagia Tonnies yang akan hadir dengan adanya perubahan sosial itu.

Dampak buruk itu akan secara langsung dirasakan oleh masyarakat yang ada di wilayah perkotaan. Namun dengan teori yang dikemukakan oleh Tonnies ini tampaknya belum memberikan kepuasan kepada banyak pihak. Hal ini dikarenakan tidak ada sebab yang jelas mengenai perubahan yang ada di lingkungan masyarakat. Secara garis besar teori tonnies ini hanya mengambarkan proses dari perubahan sosial.

Teori Konflik (Conflict Theory)

Berdasarkan isi yang ada di teori ini, konflik merupakan hal yang terjadi karena adanya pertentangan antarkelas kelompok di lingkungan masyarakat. Kelompok yang melakukan pertentangan tersebut merupakan mereka yang merasa tertindas akan para kelompok yang berkuasa memanfaatkan kekuasaan tersebut secara semaunya.

Teori perubahan sosial ini adalah pendapat yang dikemukakakn oleh Karl Marx berdasarkan hasil pemikirannya yang berisi sebuah pernyataan bahwa konflik yang terjadi antarkelas sosial tersebut adalah sumber yang paling utama dan memberikan dampak yang banyak di dalam perubahan sosial yang terjadi.

Lalu Ralf Dahrendorf mengemukakan pendapatnya bahwa segala hal yang terjadi mengenai perubahan sosial di masyarakat adalah karena adanya konflik yang terjadi antarkelas sosial.

Ralf Dahrendorf mempunyai keyakinan yang dalam bahwa pertentangan dan konflik memang tidak akan bisa terpisahkan dari masyarakat. Berdasarkan sudut pandangnya Ralf Dahrendorf menyatakan bahwa prinsip dasar dalam teori perubahan konflik ini memang sesuai dengan keadaan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Teori Fungsional (Functional Theory)

Lalu ada lagi teori fungsional yang berupaya untuk mengetahui berbagai faktor yang bisa menimbulkan perubahan sosial hingga mengenai rasa tidak puas masyarakat akan kondisi yang ada di lingkungannya yang secara langsung memberikan dampak kepada mereka. Teori fungsional ini menggambarkan dengan jelas mengenai segala macam perubahan sosial yang ada pada tingkatan moderat.

Konsep yang ada pada kejutan budaya berdasarkan sudut pandang dari Willian F. Ogburn berupaya mengambarkan perubahan yang ada di lingkungan sosial melalui kerangka fungsional. Bagi William, berbagai macam unsur yang ada di masyarakat satu sama lain memang mempunyai kaitan yang erat namun dari unsur tersebut ada yang berubah dalam waktu yang lama namun ada juga yang bisa berubah dalam waktu cepat.

Ketertinggalan yang muncul nantinya akan menyebabkan adanya kesenjangan baik dalam budaya mau pun sosial. Di antara perubahan yang akan terjadi pada unsur-unsur yang ada, kesenjangan keduanya merubakan penyebab dari adanya kejutan budaya dan sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Ogbum menganggap perubahan dari segi teknologi akan terjadi dalam jangka waktu yang cepat dibandingkan perubahan yang terjadi pada budaya nonmaterial antara lain: nilai-nilai, kepercayaan dan norma yang berperan untuk mengatur masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Jadi tidak heran bila perubahan dalam hal teknologi akan menghasilkan kejutan dalam segi budaya.

Sehingga suatu saat akan memengaruhi terhadap pola perilaku di lingkungan masyarakat. Walau pun memang terjadi pertentangan terhadap nilai-nilai tradisional. Misalnya saat alat-alat kontrasepsi untuk yang pertama kalinya dikeluarkan dalam rangka upaya pengendalian dari populsi penduduk dan program KB (keluarga berencana).

Dengan adanya program tersebut, pastinya akan muncul ketidaksetujuan dari masyarakat karena dianggap menentang norma serta nilai agama yang berlaku.
Dengan berbagai macam teori perubahan sosial yang ada, berbagai tanggapan mengenai penyebab perubahan sosial yang terjadi di masyarakat pun bermunculan.

Semoga dengan adanya artikel mengenai teori perubahan sosial ini bisa membuat Anda lebih memahami faktor-faktor penyebab dari perubahan sosial yang ada di lingkungan masyarakat.

Tolong di SHARE :
Share
Topik Terkait
Teori Perubahan Sosial
Antropologi Sosial
Definisi Sosial
Departemen Sosial
Diferensiasi Sosial
Dinamika Sosial
Etika Sosial
Fenomena Sosial
Gejala Sosial
Gerakan Sosial
Hubungan Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Sosial
Integrasi Sosial
Interaksi Sosial
Jaringan Sosial
Karya Ilmiah Sosial
Kelompok Sosial
Kerja Sosial
Kompetensi Sosial
Konflik Sosial
Kontrak Sosial
Lembaga Sosial
Lingkungan Sosial
Masalah Sosial
Masalah Sosial Remaja
Metode Penelitian Sosial
Mobilitas Sosial
Nilai Sosial
Norma Sosial
Organisasi Sosial
Pekerja Sosial
Pelapisan Sosial
Pendidikan Sosial
Pengendalian Sosial
Pengertian Sosial
Penyimpangan Sosial
Perilaku Sosial
Permasalahan Sosial
Perubahan Sosial
Perubahan Sosial Budaya
Pranata Sosial
Sains Sosial
Sistem Sosial
Sosial Budaya
Sosial Ekonomi
Status Sosial
Stratifikasi Sosial
Struktur Sosial
Teori Belajar Sosial
Teori Pembelajaran Sosial
Teori Sosial

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA