logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Psikologi    Teori Psikologi

Teori Teori Psikologi Modern Mengenai Tingkah Laku


Ilustrasi teori teori psikologi

Teori teori psikologi modern mengenai tingkah laku cukup memengaruhi para psikolog dalam memahami kehidupan dan mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para manusia modern. Di antaranya merupakan teori yang didapat dari percobaan Skinner dan Watson, yaitu  teori imitasi yang diutarakan oleh Bandura, dan teori pendidikan. Terutama yang berkaitan dengan motivasi dan kesulitan belajar.

Sejarah Psikologi

Melalui sebuah perjalan panjang, psikologi menjadi bagian dari ilmu pengetahuan di dunia ini. Psikologi telah dikenal sejak zaman Aristoteles sebagai sebuah ilmu jiwa, yaitu ilmu tentang kekuatan hidup, sebelum kelahiran ilmu psikologi tahun 1879.

Pada waktu itu, Aristoteles memandang ilmu jiwa sebagai ilmu yang mempelajari tentang gejala kehidupan. setiap makhluk hidup itu mempunyai jiwa karena jiwa adalah unsur kehidupan.

Berdasarkan perkembangannya, sejarah psikologi berkembang sejalan dengan perkembangan intelektual di benua Eropa dan mendapatkan bentuk pragmatisnya di benua Amerika.

Psikologi sebagai ilmu pengetahuan mempunyai fungsi di dalam kehidupan manusia, terutama di dalam tingkah laku manusia. Beberapa fungsi ilmu psikologi adalah sebagai berikut.

  • Psikologi berfungsi sebagai penjelas bagaimana, apa, dan mengapa tingkah laku tersebut terjadi. Kemudian, hasilnya berupa penjelasan atau bahasan yang bersifat deskriptif.
  • Psikologi berfungsi untuk memprediksi apa, bagaimana, dan mengapa tingkah laku tersebut terjadi. Prediksi tersebut menghasilkan prognosa, prediksi, atau estimasi.
  • Psikologi berfungsi sebagai pengendali tingkah laku tersebut agar sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal tersebut dilakukan dengan cara bertindak yang sifatnya preventif atau pencegahan, intervensi atau treatment, dan rehabilitas atau perawatan.

Kajian Psikologi

Di dalam kajiannya, ilmu psikologi berhubungan dengan ilmu-ilmu lainnya, sehingga psikologi sering disebut sebagai ilmu yang luas dan ambisius. Ilmu psikologi dibatasi dengan ilmu alam oleh ilmu biologi dan ilmu saraf. Dengan ilmu sosial, ilmu psikologi dibatasi oleh ilmu sosiologi dan antropologi. Berikut ini beberapa kajian ilmu psikologi adalah sebagai berikut.

1. Psikologi perkembangan

Psikologi perkembangan adalah salah satu bidang psikologi yang mempelajari tentang perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk tingkah laku manusia tersebut, mulai dari lahir sampai tua.

Bidang psikologi perkembangan mempunyai kaitan erat dengan psikologi sosial. Hal tersebut dikarenakan dalam perkembangannya ada interaksi sosial di dalam tingkah laku manusia tersebut.

Selain itu, psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi kepribadian karena di dalam perkembangan setiap individu dapat membentuk kepribadian yang khas di dalam diri individu tersebut.

2. Psikologi Sosial

Di dalam bidang psikologi sosial, dibagi menjadi tiga ruang lingkup studi. Tiga ruang lingkup studi tersebut adalah sebagai berikut.

  • Di dalam psikologi sosial, mempelajari tentang studi pengaruh sosial terhadap proses setiap individu, seperti studi tentang persepsi, motivasi proses belajar, dan sifat.
  • Di dalam psikologi sosial, mempelajari tentang proses individual bersama, seperti bahasa, sikap sosial, dan perilaku meniru.
  • Yang terakhir, psikologi sosial mempelajari tentang interaksi kelompok, seperti kepemimpinan, komunikasi hubungan kekuasaan, dan kerjasama kelompok, dan persaingan.

3. Psikologi Kepribadian

Psikologi kepribadian adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam menyesuaikan dirinya terhadap lingkungannya. Psikologi kepribadian mempunyai hubungan dengan psikologi perkembangan dan sosial.

Hal tersebut karena kepribadian seseorang itu mengalami perkembangan dimulai sejak masih kecil dan dalam perkembangannya tersebut dipengaruhi oleh interaksi sosial dengan lingkungannya.

4. Psikologi Kognitif

Psikologi kognitif adalah bidang psikologi yang mempelajari tentang kemampuan kognisi, seperti persepsi, proses belajar, kemampuan bahasa, dan emosi.

Kajian psikologi tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan wilayah terapannya. Akan tetapi, di Indonesia ini, wilayah-wilayah terapan psikologi belum dijalankan sepenuhnya, seperti seorang psikolog pendidikan bekerja di sebuah perusahaan di bagian HRD. Wilayah-wilayah terapan psikologi tersebut adalah sebagai berikut.

5. Psikologi Sekolah

Psikologi sekolah dilakukan untuk menciptakan sebuah situasi di dalam sekolah yang dapat mendukung anak-anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademiknya, bersosialisasi, dan emosinya. Tujuannya adalah untuk membentuk mind set anak tersebut.

6. Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi industri harus memfokuskan pada pengembangan, pengevaluasian, dan prediksi kinerja suatu pekerjaan seorang individu di dalam sebuah lingkungan industri. Sedangkan psikologi organisasi mempelajari tentang bagaimana satu organisasi dapat memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya.

7. Psikologi Kerekayasaan

Di dalam psikologi ini, penerapannya dilakukan secara berinteraksi antara manusia dan mesin untuk meminimalkan kesalahan manusia, ketika berhubungan dengan mesin.

8. Psikologi Klinis

Psikologi klinis menerapkan ilmu psikologinya dengan cara memahami, mencegah, dan memulihkan keadaan psikologis seorang individu menuju keadaan normal.

Teori Teori Psikologi – Teori Skinner

Teori Skinner disebut juga teori tingkah laku radikal (radical behaviorism). Teori ini mengenai stimulus-respon, yang mempercayai bahwa setiap tingkah laku itu dapat diamati, dan didasari oleh respon positif atau negatif yang diterima. Respon positif berarti akan mendapatkan hadiah, sebaliknya, respon negatif menandakan akan mendapatkan hukuman. Skinner yakin bahwa manusia akan berusaha untuk mendapatkan respon positif atau hadiah dari apa yang dilakukannya.

Baik Skinner maupun Watson mempunyai pandangan yang sama, bahwa setiap tingkah laku manusia dapat diamati dengan menggunakan metode ilmiah. Tapi Watson tidak setuju kalau inner feeling (perasaan) dapat diamati. Watson yakin bahwa perasaan dapat dipelajari sebagai mana mempelajari ketrampilan-ketrampilan lainnya.

Teori behaviorism atau tingkah laku ini sangat berpengaruh.  Sehingga banyak ahli lain, seperti Edward C. Tolman, dan Clark L. Hull turut memformulasikan teori-teori mereka sendiri yang didapat dari hasil pengamatan di laboratorium, bukan melalui observasi introspeksi. Teori ini juga melahirkan banyak teori belajar yang menyangkut metode pembelajaran pada manusia dan hewan.

Teori Teori Psikologi – Teori Imitasi

Teori imitasi (social learning theory) yang diutarakan oleh Bandura mengungkapkan bahwa ada 4 faktor yang harus dilakukan oleh seseorang untuk belajar melalui observasi, sebelum menirukan tingkah laku seseorang dari lingkungan tertentu.

Pertama, perhatian. Seseorang tidak akan bisa menirukan kalau tidak memberikan perhatian kepada objek yang akan ditirunya. Misalnya, seorang anak ingin meniru ibunya masak. Tentunya sang gadis harus memperhatikan ibunya terlebih dahulu sebelum bisa meniru.

Kedua, sebelum bisa meniru, seseorang harus bisa mengingat-ingat apa yang akan dia tiru. Ketiga, mempunyai kemampuan untuk melakukan hal yang sama. Untuk itu, seseorang yang ingin meniru harus mempunyai kemampuan fisik dan koordinasi kekuatan fisik yang memadai. Keempat, motivasi. Tidak mungkin seseorang akan meniru orang lain bila tidak ada motivasi dalam dirinya untuk melakukan hal tersebut.

Menurut Bandura, seseorang menirukan orang lain karena ingin mendapatkan pujian atau respon yang sama atau lebih dari orang yang akan ditirunya. Seorang anak kecil akan terus menirukan tingkah laku orang yang ditirunya selama dia mendapatkan senyuman, persetujuan, atau komentar positif dari orang-orang yang ada di lingkungannya. Bila hal tersebut tidak didapatkannya, dia akan berhenti meniru dan akan mencari objek lain untuk ditiru.

Bandura juga berpendapat bahwa objek yang ditiru adalah orang-orang yang menyenangkan. Misalnya, anak kecil cenderung menirukan orang-orang yang sayang dan baik kepadanya.

Dia akan meniru ayahnya selama ayahnya tersebut menjadi ayah yang baik dan sayang padanya. Bila suatu saat ayahnya menyakitinya, sang anak anak berhenti menirukan ayahnya. Begitu juga dengan orang-orang yang dipandang sukses, cakep, kaya, dan terkenal. Orang-orang seperti ini akan banyak ditiru oleh orang lain.

Dengan mengetahui teori-teori tersebut para guru dan pendidik lainnya dapat lebih memahami para peserta didik. Akan lebih mudah memberi mereka motivasi, baik motivasi dari dalam maupun motivasi dari luar.

Motivasi dari dalam (intrinsic motivation) dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman bahwa tak ada yang bisa membantu bila tidak mau membantu diri sendiri. Dari luar, dapat dengan mengambil contoh orang-orang yang telah sukses terlebih dahulu.

Di Indonesia ini, pembelajaran tentang teori teori psikologi masih kurang karena hal tersebut hanya dipelajari oleh orang-orang yang belajar di bidang psikologi. Padahal, di dalam kehidupan nyata, ilmu psikologi sangat dibutuhkan, terutama bagi orang tua untuk mendidik anaknya.

Jadi, orang tua pun harus mendapatkan ilmu psikologi untuk mendidik anaknya karena pengaruh perkembangan zaman dapat merusak moral masa depan anak. Pembelajaran ilmu psikologi tersebut dapat dipelajari melalui kegiatan seminar gratis kepada para orang tua.

Dengan memberikan teori teori psikologi kepada para orang tua dan pendidik, diharapkan dapat membantu mengembangkan kepribadian anak menjadi lebih baik dan bermoral.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Belajar Memiliki Pandangan Positif Melalui Kritik
  • Beberapa Pemahaman tentang Teori Psikologi Komunikasi
  • Mengenal Personal Balanced Scorecard
  • Pribadi yang Mengenal Teori Kepribadian
  • Sigmund Freud Teori
  • Mengenal Macam-Macam Psikologi
  • Konsep Psikologi : Mengembangkan Multiple Intelegence
  • Otak Tengah - Fenomena Baru pada Otak Manusia
  • Teori Maslow dan Koreksinya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA