Aneka Jenis Tepung Gandum

Siapa yang tak kenal tepung gandum. Tepung ini dapat 'disulap' menjadi berbagai jenis makanan yang menggiurkan. Roti misalnya, selain dapat mengganjal isi perut, roti yang terbuat dari tepung gandum tak perlu diragukan lagi akan gizi yang dikandungnya.
Gandum ini merupakan jenis tanaman serealia dari suku padi-padian dan kaya akan karbohidrat. Gandum biasanya dipakai untuk makanan ternak, untuk memproduksi tepung terigu, atau dilakukan proses fermentasi untuk dapat menghasilkan alkohol.
Sejak zaman dulu, masyarakat sudah mengenal gandum sebagai salah satu sumber makanan serta bahan industri yang mengunakan karbohidrat untuk bahan baku. Tepung gandum utuh adalah tepung yang diperoleh dengan cara menggiling seluruh bagian biji gandum secara utuh, yaitu Endosperm (bagian dalam), Germ (yang mengandung banyak vitamin dan mineral), dan Bran (bagian luarnya yang keras dan banyak mengandung serat). Tepung terigu dihasilkan dari bagian endosperm saja, setelah membuang bran dan germ-nya. Di bawah ini dibahas Aneka Jenis Tepung Gandum.
Jenis-Jenis Gandum
Hard Wheat
Gandum keras atau Hard Wheat memiliki ciri khusus yaitu kulit luarnya yang berwarna cokelat. Bijinya pun keras dan berdaya serap air cukup tinggi. Setiap bulirnya terdapat 2- 5 butir gabah. Gandum ini mengandung 11-13% protein. Kandungan proteinnya yang tinggi sehingga mudah dicampur dan digiling. Tepung ini bisa dijadikan bahan baku mie dan roti.
Soft Wheat
Soft Wheat adalah jenis gandum yang lebih sedikit ditanam. Gandum ini mempunyai warna putih dan merah. Gandum ini berdaya serap air yang rendah dan kadar proteinnya pun tak tinggi serta memiliki biji yang lunak. Setiap bulirnya terdapat tiga sampai lima buah dan biasanya digunakan untuk membuat biskuit dan terkadang dipakai untuk membuat roti.
Soft Wheat memiliki kandungan berupa protein gluten senilai 8-9%. Karena mempunyai daya serap air rendah, maka adonan yang dihasilkan lebih sulit diuleni, tidak elastis, dan lengket. Tepung jenis ini biasa digunakan membuat kue kering, biskuit, pastel dan berbagai kue yang tidak memerlukan proses fermentasi.
Durum Wheat
Ada juga yang dinamakan Durum Wheat. Gandum ini merupakan jenis gandum khusus yang bagian dalamnya (endosperma) berwarna kuning. Durum Wheat berbiji lebih keras dan berkulit cokelat. Gandum ini biasanya untuk membuat spageti dan makaroni.
Medium Wheat
Tepung jenis ini memiliki kadar protein sedang yang mengandung 10-11% protein. Tepung ini merupakan campuran hard wheat dan soft wheat sehingga karakteristiknya di antara kedua jenis tepung tersebut. Medium wheat cocok digunakan untuk membuat adonan fermentasi donat dan bakpau.






