logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Pekerjaan & Karir    Motivasi    Motivasi Organisasi    Tipe Kepemimpinan

Meneladani Tipe Kepemimpinan Rasulullah

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Banyak sudah tipe kepimimpinan dari para pemimpin dunia yang telah kita saksikan perjalanan hidupnya. Apakah pemimpin tersebut tergolong : Rasul, wali, persiden atau raja, tetapi ada yang lebih menarik dari tipe kepemimpinan Rasulullah Muhammad SAW. Satu diantara mereka yang telah melampaui kepemimpinannya dengan sukses, malah dengan kepemimpinan beliau tercatat dalam sejarah.  Melihat hasil yang telah dicapainya membuat kagum bagi yang mendengarnya maka sangatlah pantas Muhammad disebut sebagai pemimpin lain daripada yang lain.

Pertanyaan kita sekarang adalah bagaimana sifat-sifat yang dimiliki Rasulullah Muhammad SAW dalam tipe kepemimpinan beliau? Mengapa hal tersebut perlu diutarakan? Ya, karena hanya dengan mengenal sifat-sifat itulah kita dapat memahami kepribadiannya yang mulia dan agung itu. Berdasarkan kesepakatan yang dibuat para ahli, sifat-sifat yang dimiliki Muhammad SAW, ada empat yaitu : amanah, fathonah, shiddiq dan tablig.

Keempat sifat inilah yang membentuk tipe kepemimpinan Muhammad dengan berhasil, bahkan kepemimpinannya terpilih sebagai teladan yang belum ada duanya, hingga disebutkan dalam Al-Quran “ sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah. “ ( QS. Al-Azhab 21).

Sebagaimana disebutkan di atas bahwa keteladanan Rasulullah dibentuk berdasarkan sifat-sifat yang empat yaitu :

  • Amanah
    Amanah dalam pengertian kita sehari-hari adalah “ terpercaya “. Untuk mencapai derajat atau sebutan terpercaya memang sangatlah tidak gampang. Hubungan kita sebagai suami istri kadang-kadang banyak terbentur memperoleh hubungan harmonis karena kurangnya sifat saling percaya. Istri sering bertanya kepada suaminya kenapa pulang terlambat, kemana uang lembur dan lain-lain pertanyaan yang dilontarkan sang istri. Hal ini menjadi pertanda bahwa sang istri kurang percaya terhadap suaminya, dan begitu juga sebaliknya pertanyaan suami terhadap istrinya kemana tadi meninggalkan rumah dan lain-lain. Pertanyaan-pertanyan seperti itupun menunjukan bahwa ada ketidakpercayaan suami terhadap istrinya.


    Rasulullah dalam berumah tangga tidak pernah mendapat teguran istrinya yang bernada kecurigaan. Demikian pula Rasulullah yang tidak pernah menaruh kecurigaan terhadap istrinya kecuali sekali peristiwa yang berkaitan dengan fitnah “ aisyah dan pemuda shofwan”. Kenyataan ini adalah karena Nabi Muhammad adalah orang yang terpercaya. Predikat orang yang terpercaya telah dipegangnya semenjak beliau masih remaja di kala beliau diberi mandat untuk meletakkan hajar aswad oleh para pembesar – pembesar Quraisy.

    Meskipun Muhammad telah diberi mandat sepenuhnya, namun beliau tidak meninggalkan asas-asas hidup kemasyarakatannya. Sehingga dipanggilah pembesar-pembesar quraisy itu untuk bersama-sama melakukannya pada bangunan tua buatan Nabi Ibrahim yaitu “ kabah” . Usaha demikian itu ternyata memperoleh sambutan di kalangan pembesar-pembesar mereka. Atas jasa itulah Rasulullah Muhammad dianugrahi predikat “ al-amin” yaitu orang yang terpercaya. Jiwa amanah pada Nabi Muhammad terpupuk subur , terus berkembang sampai beliau menjadi utusan Allah. Dan modal amanah itulah menyebabkan Nabi Muhammad sukses berdakwah dalam tempo yang relatif pendek hanya 23 tahun saja.
  • Fathonah
    Fathonah artinya cerdik. Seorang yang cerdik pastilah pintar tetapi tidak setiap yang pintar itu cerdik. Rasulullah Muhammad SAW terkenal dengan cerdiknya, kecerdikan beliau mengejawantahkan dalam setiap pergaulan yang menunjukan nilai-nilai adaptasi yang luwes, hal tersebut yang meperolah simpati terhadap Nabi Muhammad yang luar biasa. Satu contoh : di kala Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, masyarakat Madinah sudah melakukan shalat. Meskipun shalat yang mereka lakukan menghadap baitul maqdis.


    Nabi sendiri telah menerima perintah itu dua tahun sebelumnya, perintah shalat yang diterima berbeda prakteknya dengan shalat penduduk Madinah, sebab Nabi diperintah shalat bukan menghadap baitul maqdis, akan tetapi menghadap Baitullah. Bagaimana sikap Rasulullah terhadap masyarakat yang baru ditemuinya? Nabi dengan penuh keramahan bertanya kepada mereka, bolehkah saya ikut shalat bersama kalian? Mereka menjawab boleh.


    Dengan cara itulah pertama Nabi menyatu bersama mereka. Tidak mentang-mentang Muhammad sebagai Rasulullah lantas menyuruh masyarakat seenak kehendaknya. Akan tetapi Nabi menggunakan tata krama pergaulan yang sangat mengagumkan. Keadaan ini berlangsung sangat lama kurang lebih dari dua tahun, tepatnya satu tahun delapan bulan, di sebuah masjid kecil  “masjid qiblatain” Nabi mengajak dan memberitahu bahwa shalat yang diperintah Allah adalah menghadap baitullah ajakan Nabi tersebut dikukuhkan sebagai berikut :
    “Sesungguhnya kami (sering) melihat mukamu  menengadah ke langit , maka sungguh kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai, palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada palingkankanlah mukamu kearahnya, dan sesungguhnya orang-orang yahudi dan nasrani yang diberi al-kitab (taurat dan injil) memang mengetahui bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari tuhannya dan Allah tidak sekali-kali lengah apa yang mereka kerjakan “. ( QS. Al-Baqarah : 144 ).


    Terhitung dari turunnya ayat ini maka seluruh penduduk Madinah shalatnya menghadap “ Masjidil Haram” atau Baitullah. Perintah inipun bagi Nabi tidak sukar diterapkan, karena antara Nabi dengan masyarakat benar-benar telah menyatu sehingga apa yang dilakukan Nabi dirasakan mereka sebagai amaliyah yang patut diikuti dan dilaksanakan.
  • Shiddiq
    Shiddiq dalam pengertian sehari-hari benar. Menurut kaidah setiap yang benar itu pasti jujur tetapi tidak setiap yang jujur itu benar. Kebenaran dan kejujuran yang dimiliki Nabi Muhammad SAW sangat berbeda dengan kebenaran dan kejujuran yang dimiliki manusia lainnya. Nabi Muhammad apabila memiliki janji dengan para sahabatnya senantiasa ditepati, dan Nabi tidak pernah memutar fakta kebenaran menjadi salah. Demikian sebaliknya Nabi Muhammad tidak pernah menjadikan salah menjadi benar.


    Apapun yang dikatakan Nabi Muhammad merupakan apa adanya sesuai dengan kebenaran yang Allah berikan kepadanya. Hal inilah yang membuat Nabi Muhammad senantiasa diikuti segala perintahnya dan larangannya. Ucapannya menjadi penerang kehidupan, tingkah lakunya menjadi suri tauladan bagi kehidupan ummatnya.
  • Tabligh
    Secara bahasa tablig artinya menyampaikan. Sebagai Rasulullah, Muhammad senantiasa menyampaikan apa yang diperintah Allah SWT dan yang dilarang-Nya. Perintah globalnya terkenal dengan “ amar ma’ruf nahi mungkar “. Terhadap hal itulah selama dua puluh tiga tahun Nabi Muhammad berdakwah dimulai dari sanak keluarganya dan handai taulan terus meluas ke jajaran tetangga dan masyarakat sekelilingnya.


    Dengan tabligh inilah masyarakat tersinari kebenaran ajaran ilahi yang pada akhirnya ummat terselamatkan “ min zdulumat ila nur” dari kesesatan kepada kebenaran. Perintah berdakwah ini disebutkan dalam Al-Quran : “ Serulah (semua manusia) kepada jalan Allah ( Tuhan-mu) dengan hikmah kebijaksanaan dan pengajaran yang baik dan bertukar pikiran dengan mereka itu dengan cara yang terbaik “ ( QS. An-Nahl 125 )


Sungguh betapa indahnya jika seorang pemimpin berperilaku seperti apa yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan kejujurannya, amanahnya, kebenarannya dan menyampaikannya, maka cahaya kebenaran yang akan selalu terpancar dari seorang pemimpin. Mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah bagaimana tipe kepemimpinan dari apa yang telah Nabi Muhammad contohkan untuk keselamatan ummatnya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA