Berbagi Tips Fotografi untuk Pemula
Ilustrasi tips fotografi untuk pemula
Perkembangan dunia fotografi yang semakin pesat saat ini terutama didukung oleh perkembangan peralatan dan teknologi fotografi yang juga makin berkembang. Berbagai jenis dan kemampuan kamera yang ada saat ini rasanya sudah mampu memenuhi semua keinginan para penggemar fotografi tentang sebuah alat yang mampu merekam obyek. Apalagi berbagai tips fotografi untuk pemula juga banyak terdapat di internet sehingga makin memudahkan kita untuk mempelajarinya.
Bagi Anda yang hobi dengan fotografi, kegiatan memotret memang mengasyikkan. Apapun obyek yang menarik tentu tak akan terlewatkan. Kegiatan potret memotret pun akan semakin menyenangkan bila kita juga hobi traveling atau jalan-jalan.
Keindahan alam dan berbagai pesona yang kita temukan sepanjang perjalanan tentu tak akan terlewatkan untuk diabadikan dan menjadi kenangan yang sangat berharga. Kita pun dapat membuka koleksi album kita saat kita ingin mengenang perjalanan yang pernah kita lakukan.
Hobi fotografi, bagi kebanyakan orang, dilakukan sebatas menyalurkan kesenangan belaka. Dan umumnya pula sangat sedikit penghobi fotografi yang kemudian memperdalam pengetahuan atau ketrampilan memotretnya. Mereka cukup puas dengan sekedar mendokumentasikan apapun obyek yang menarik secara apa adanya.
Nah, untuk sekedar berbagi, berikut ada beberapa tips yang saya dapatkan dari pengalaman yang semoga saja ada manfaatnya untuk Anda yang pemula.
Menantang Matahari
Salah satu pantangan bagi fotografer adalah memotret obyek dalam posisi menantang matahari. Mungkin tips fotografi untuk pemula semacam ini pernah Anda dengar.
Namun tak ada salahnya untuk sekedar mengingatkan bahwa membidik obyek dengan posisi kamera menghadap matahari mengandung banyak kelemahan. Diantaranya obyek terlihat gelap, sehingga ketika dilihat hasilnya juga hanya berupa warna hitam.
Fungsi kamera tak ubahnya dengan mata kita. Kalau kita dengan mata telanjang saja tidak mampu menatap matahari, begitu juga dengan posisi kamera saat memotret menghadap matahari.
Selain itu, terpaan sinar ultraviolet dari matahari yang mengenai lensa kamera dalam waktu relatif lama juga dapat menyebabkan kerusakan kamera. Karena itu sebaiknya hindari menantang matahari. Kecuali kalau Anda sudah cukup pintar untuk membuat efek tertentu, bisa saja hal itu dilakukan.
Garis Horisontal
Tips fotografi untuk pemula yang lain adalah dengan memperhatikan garis horisiontal saat memotret. Garis horizontal, ada juga yang menyebut dengan istilah garis khatulistiwa, merupakan garis yang terbentuk antara kamera dengan titik tengah obyek.
Garis ini penting diperhatikan saat memotret agar hasilnya terlihat proporsional. Karena itu saat memotret, pastilah terlebih dahulu posisi Anda tidak lebih rendah atau lebih tinggi dari pada obyek yang akan Anda potret.
Komposisi horizontal semacam ini biasanya dikenal di dunia arsitektur sebagai titik perspektif. Dengan dua titik yang horizontal ini, maka obyek akan tampil seara seimbang dan proporsional. Apabila kita memotret dalam posisi lebih rendah dari titik obyek, maka kita telah menempatkan obyek sebagai sesuatu yang besar, agung, mewah, dan lebih besar.
Sebaliknya, saat kita mengambil foto dengan posisi lebih tinggi dari obyek, maka sesungguhnya kita telah menempatkan obyek sebagai sesuatu yang lebih rendah, hina, kecil, dan berbagai nilai yang yang sejenisnya.
Sebuah rumah yang kita foto dari atas menara, maka rumah akan terlihat kecil dan tak ternilai. Karena itu, pertimbangkan posisi sebelum memotret karena akan menghasilkan pencitraan dan juga penafsiran yang berbeda, meski obyeknya sama.
Pedoman Pemotretan bagi Pemula
Potret lebih dekat ke Point Of Interest (POI, fokus utama dalam foto)
Setiap kali Anda melihat objek, bergeraklah lebih mendekat (bisa juga dengan menggunakan zoom) agar frame atau foto terlihat terisi penuh oleh objek yang ingin Anda fokuskan, jangan meninggalkan banyak ruang kosong dalam frame atau foto Anda karena akan terlihat tidak menarik oleh orang lain dan objeknya terlihat tidak detail.
Potret dengan cepat untuk menangkap momen
Jangan sampai terlalu lama dalam melakukan pengaturan pada kamera karena Anda bisa kehilangan momen yang bagus pada objek Anda, lakukan pemotretan sesegera mungkin dan secepat mungkin. Anda tidak usah khawatir tentang pengambilan gambar yang terlalu banyak karena gambar yang tidak bagus nantinya bisa dihapus.
Hati-hati dalam mengkomposisi objek dalam foto
Jika Anda ingin mengkomersilkan foto Anda, lakukan segala usaha terhadap foto Anda agar komposisi objek terlihat seimbang dan indah karena orang-orang lebih banyak merespon foto yang memiliki semua elemen yang seimbang. Upayakan foto mengarahkan mata menuju objek yang difokuskan dengan menggunakan garis atau pola.
Selektif dalam menampilkan elemen-elemen dalam foto
Seleksi dan jauhkan elemen-elemen yang dapat mengganggu dan mengalihkan perhatian orang-orang ke objek utama sebagai fokus dari foto atau Point of Interest.
Cara yang termudah untuk melakukannya adalah melakukan komposisi melalui jendela bidik kamera Anda, geser posisi tempat Anda akan memotret untuk hindari elemen-elemen yang bisa mengganggu objek utama dalam jendela bidik seperti adanya kabel listrik, ranting pohon yang terlihat dari samping, jari tangan Anda atau tali kamera Anda yang terlihat melalui jendela bidik.
Cara lain untuk menyeleksi elemen-elemen dalam foto yaitu dengan melakukan foto editing dengan menggunakan software tertentu untuk menghilangkan elemen-elemen yang mengganggu keindahan foto Anda.
Fokus pada objek
Lakukan latihan memotret dengan menggunakan Aperture yang berbeda dan periksa hasil foto tersebut untuk mempelajari bagaimana Depth-of-Field (DoF, kedalaman fokus foto) mempengaruhi hasil pemotretan Anda.
Anda akan menemukan bahwa Depth-of-Field yang lebih kecil atau sempit (f-stop lebih kecil, misal f2.8) menghasilkan foto yang semua fokusnya tertuju pada objek Anda dan background nya akan terlihat blur, teknik foto ini cocok digunakan untuk memotret anak Anda, binatang kesayangan Anda, foto model, dll.
Sedangkan untuk Depth-of-Field yang lebih besar (f-stop lebih besar, misal f22) akan menghasilkan foto dengan fokus ke semua area yang terlihat dalam jendela bidik, teknik ini cocok digunakan untuk memotret pemandangan.
Bereksperimen dengan Shutter Speed
Salah satu aspek yang paling dasar dan menyenangkan dalam dunia fotografi adalah bahwa Anda memiliki kemampuan untuk memperlambat kurun waktu atau menangkap objek sepersekian detik.
Gunakan teknik Shutter Speed yang lambat dan tripod untuk membuat foto yang cantik dari aliran sungai atau teknik Shutter Speed yang cepat (1/500 keatas) untuk menangkap objek yang bergerak.
Perhatikan arah sumber cahaya
Perhatikan posisi matahari untuk melihat dengan jenis cahaya yang Anda gunakan memotret. Jika Anda ingin menghasilkan foto siluet lakukan pemotretan dengan posisi matahari berada dibelakang objek, sebaliknya jika Anda ingin cahaya fokus pada objek maka lakukan pemotretan dengan posisi matahari berada didepan atau disamping objek.
Selain cahaya dari matahari, cahaya dapat dibuat dengan menggunakan lampu dan penggunaan lampu ini lebih fleksibel dalam menentukan arah datangnya cahaya sehingga dapat menghasilkan foto yang lebih bagus.
Perhatikan cuaca
Lihat situasi diluar rumah dan putuskan apakah Anda ingin memiliki background langit dalam foto atau tidak. Jika mendung, hindari sebisa mungkin langit tidak tertangkap oleh kamera Anda dan hindari menjadi background foto Anda. Ketika hari cerah, lakukanlah pemotretan dengan menempatkan langit sebagai salah satu elemen dalam foto Anda.
Jika kamera Anda memungkinkan untuk penggunaan filter, gunakanlah filter Polarizer. Hal ini akan membantu Anda membuat langit menjadi lebih biru, kaya warna kontras dan efek indah lainnya.
Gunakan Mode kamera yang cocok buat Anda
Setiap kamera terdapat beberapa Mode pemotretan, jangan hanya terpaku untuk menggunakan Mode "AUTO" atau "Program" yang serba otomatis karena akan menghasilkan foto yang kadang-kadang tidak sesuai dengan yang Anda inginkan.
Gunakanlah Mode yang semi otomatis (seperti Aperture Priority; Av, Shutter Speed Priority; Tv, dll) agar Anda bisa mengontrol setting-an tertentu untuk mendapatkan foto yang lebih indah dan sesuai dengan keinginan Anda.
Berani dalam memotret
Jangan biarkan diri Anda merasa takut akan resiko dalam memotret objek apapun karena hal tersebut akan mematikan kreatifitas Anda dalam memotret untuk mendapatkan foto yang mengagumkan.
Demikianlah beberapa tips fotografi untuk pemula yang sangat penting dan harus diperhatikan.

