logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pekerjaan & Karir    Motivasi    Motivasi Diri

Tips Motivasi Diri: Maju atau Mati!


Ilustrasi tips motivasi diri

Salah satu tips motivasi diri adalah dengan membayangkan diri Anda berada di ujung jurang nan curam dan terjepit di antara dua ular naga yang siap berperang. Di belakang Anda, ada seekor beruang ganas yang kelaparan. Waktu Anda hanya 2 detik.

Mau mati terpanggang api yang disemburkan naga beringas, mati dikoyak-koyak beruang, atau mau terjun sambil berusaha menggapai akar atau pepohonan yang ada di dinding jurang. Berisiko memang. Bisa patah tulang atau gegar otak. Bahkan, langsung mati. Akan tetapi, jika Anda terjun dengan niat berjuang, Anda mati dalam perjuangan. Hebatkan? Coba hanya pasrah. Tetap mati juga, kan?

Bayangan seperti itu akan membuat Anda mengambil risiko apapun untuk tetap hidup. Apapun, namun tetap mengikuti aturan yang berlaku. Setiap kelahiran akan berakhir dengan kematian. Mau diam saja dan menunggu, pasti mati. Bergerak dan melakukan sesuatu untuk kehidupan, akhirnya juga mati. Pilih yang mana? Tidak melakukan apapun atau melakukan apapun untuk kehidupan?

Tips Motivasi Diri: Bunuh Kemalasanmu

Bila pilihannya adalah melakukan apapun untuk meraih kehidupan yang baik, ada satu virus ganas yang siap merintangi niat itu. Virus tersebut bernama MALAS. Kemalasan adalah penyakit ganas yang lebih ganas dari virus AIDS atau Ebola.

Serangannya dapat langsung mematikan dan membuat kita menjadi mummy yang tak berdaya. Terikat, terkurung tak berdaya.

Karena itu, bunuhlah kemalasanmu. Jangan biarkan ia bersamamu berlama-lama. Bangkitkan diri untuk bergerak. Lakukanlah sesuatu hal, meski berat. Jika kamu ingin mencapai sesuatu namun kamu malas melakukannya, maka untuk membunuhnya, lakukan saja meski hatimu sedang tidak menyukainya. Karena lama kemalaan kamu akan menyukainya. Apalagi, jika yang kamu kerjakan tinggal sedikit lagi akan selesai.

Tips Motivasi Diri: Ingat Selalu Kematian Bakal Menghampiri

Kematian yang merupakan teman terdekat, mesi tidak tahu kapan ia akan berkunjung. Yang pasti, kematian adalah suatu senjata ampuh yang mendorong kita mengambil risiko paling berbahaya sekalipun. Selain senjata kematian, adakah senjata lainnya? Bukankah terkadang kita merasa putus asa dan mengakhiri hidup rasanya menjadi pilihan pertama?

Karena itu, untuk membunuh kemalasan yang menghampiri diri coba bayangkan jika hari ini adalah hari terakhir hidup di dunia. Apa yang kita berikan buat orang-orang yang kita tinggal? Apakah setelah kita tiada mereka mengenang kita? Jika kita malas, sudah tentu mereka tak akan pernah ingat dengan kita. Tapi jika sebagai orang yang rajin, pastinya keberadaan menjadi penting bagi mereka. Ketika kita telah tiada, maka mereka akan selalu mengingat kita.

Ingat kematian dan selalu mengingat hari ini adalah hari terakhir kita, maka potensi diri kita akan muncul. Kita bekerja dengan maksimal, kualitas hubungan kita dengan orang lain pun terus dijaga. Tak sedikit pun ada keinginan hati untuk menyakiti orang lain. Jika sudah demikian, kematian adalah tips motivasi diri untuk lebih semangat bekerja dan berkarya.

Tips Motivasi Diri- Pandanglah Orang-orang yang Mengasihi Anda

Inilah tips motivasi diri kedua yang akan membuat kita tetap maju dan tak ingin berhenti. Kematian pun tak akan menghentikan mimpi kita untuk tetap hidup dan bersama dengan orang-orang yang mengasihi kita. Bila rasa putus asa datang, ingatlah bahwa akan selalu ada orang yang memperhatikan dengan tulus. Entah siapa pun itu.

Apalagi, bila keluarga masih ada. Pandangilah wajah-wajah terkasih itu. Bila tak ingin melakukan sesuatu untuk diri sendiri, lakukan banyak hal untuk orang lain. Dengan membahagiakan orang lain, sesungguhnya memberikan vitamin dan suplemen kebahagiaan pada diri sendiri.

Bagaimana bila orang yang terkasih menyakiti Anda dan tak berterima kasih atas apa yang telah Anda lakukan? Jangan terlalu diambil hati. Suatu saat, dia pasti tahu betapa Anda sangat mencintai dan mengasihinya.

Ketulusan itu akan sangat mudah menyentuh hati. Bukankah apapun yang kita lakukan dari hati akan sampai ke hati juga? Kuncinya tetap ikhlas dan pasrahkan semuanya kepada yang Maha Memberi dan Maha Kasih.

Jika tips ini diperankan dalam kehidupan, maka kita akan bisa menjelmakan “life is choice” – hidup adalah pilahan -. Alasannya, karena bakal bekerja dengan keinginan dirinya sendiri. Ia tak lagi terpaksa untuk melakukan sesuatu. Ia lakukan hanya demi membuat orang yang dikasihinya bangga. Ia bekerja bukan karena atasannya.

Siapa pun ia, jika sudah bisa memerankan pesan sederhana tersebut maka ia akan menikmati hidupnya yang indah. Karena ia merasa kendali dirinya ada padanya, bukan pada orang lain. Ia bisa menjadi tuan atas kehidupannya. Ia melakukan apa pun demi keluarganya. Hidupnya bakal indah.

Tips Motivasi Diri- Bangun Mimpi yang Banyak

Inilah senjata ketiga. Rajin-rajinlah bermimpi. Mimpi akan membuat Anda tetap bersemangat dan berjuang terus demi mewujudkan mimpi-mimpi yang telah terukir indah dalam buku mimpi Anda. Bagaiman bila mimpi-mimpi itu belum juga terwujud? Buat mimpi untuk mewujudkan mimpi. Jadi, ini adalah mimpi bermimpi dari mimpi ke mimpi.

Sekali lagi, tips motivasi diri adalah maju atau mati. Lakukan sesuatu untuk lebih berarti sebelum mati. Bunuh kemalasan adalah kecerdasan yang hakiki. Bangun mimpi dari mimpi demi mimpi-mimpi yang terus bercabang menjadi mimpi-mimpi lain.

Do You Know Where You’r Going To?

Untuk memberikan semangat dalam diri yang menyiratkan makna maju atau mati, maka tanyakan pada diri ke mana Anda akan pergi? Kita tahu kita akan mati, tapi terkadang kita tak tahu ke mana kita akan melangkah. Jika boleh dikisahkan ini seperti peristiwa seorang profesor yang sudah telat untuk memberikan presentasinya di suatu tempat. Saking sibuknya, ketika masuk di dalam taksi ia langsung meminta supir untuk cepat dan mengebut.

Supir taksi melakukannya saja. Ia tak bertanya kepada profesor tadi, karena statusnya adalah melayani. Terserah profesor tersebut mau ke jalan mana, maka ia akan mengantarkannya. Di tengah aksi sang sopir taksi mengebut, profesor tersebut ingat bahwa ia belum menjelaskan kepada supir taksi akan arah tujuannya. Ia pun berkata kepada supir taksi, “Tahu ke mana tujuan saya?”

Supir taksi menjawab, “Saya tidak tahu, Pak. Yang pasti Bapak memerintahkan saya mengebut, maka yang saya lakukan adalah mengebut.”

Nah, seperti inilah kehidupan kita jika maju, tapi tak tahu arah tujuan. Jika kita tahu bahwa akhir tujuan kita adalah kematian, maka buatlah jalan kita untuk memiliki bekal saat kematian menghampiri. Bekerjalah dengan penuh semangat dan mengingat pekerjaan adalah bekal saya saat menghadap Tuhan.

Jika ditanya Tuhan, untuk apa saja usiamu digunakan? Maka akan dijawab, untuk bekerja dan menafkahi keluarga. Jika demikian, maka bekerja mesti semangat dan memberikan hasil yang terbaik. Karena hasil terbaik tersebut yang akan selalu membuat orang lain menyebut dan mengingat-ingat kebaikan kita. Bukankah di setiap agama di katakan, jika dalam pandangan orang lain baik, maka dalam pandangan Tuhan juga baik?

Karena itu, lakukanlah hal-hal yang baik dalam kehidupan kita. Buatlah setiap usaha yang dilakukan selalu membuahkan hasil yang luar biasa, sehingga usaha yang dilakukan memberi manfaat untuk orang lain. Tak ada alasan, bila kita sudah yakin hidup ini mesti dilalui maju atau mati.

Maju pun akan mati. Tak maju pun bakal mati. Maka lebih baik dilakukan, maju meski akan mengalami kematian. Namun bila kematian menghampiri kita masih memiliki bekal untuk selalu diingat manusia dan bekal untuk membuktikan bahwa umur yang diberikan tidak disia-siakan.

Makanya, perlu untuk menyediakan waktu perenungan setiap hari di akhir malam atau sebelum beranjak tidur. Renungkanlah, apakah yang dilakukan hari ini sudah memberikan manfaat untuk orang lain dan membuat pekerjaan yang memiliki hasil yang luar biasa? Jika sudah, maka kita sudah maju dan siap memiliki bekal untuk menghadapi kematian.

Maka setelah itu, pikirkan juga sebelum tidur. Pekerjaan apa yang mesti dilakukan maksimal esok hari agar memberi manfaat bagi orang lain? Jangan pernah kita lewati hari tanpa ada hasil yang maksimal, yang bakal menjadi bekal kita saat bertemu dengan Tuhan, Sang Pencipta dan Pemberi waktu kehidupan.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Sukses Diet Golongan Darah O
  • Rahasia Sukses Menjadi Pengusaha
  • Menggantungkan Hidup pada Ramalan Keberuntungan?
  • Tips Motivasi Mario Teguh: Jangan Rendahkan Diri Anda!
  • Bangun Daya Kreatifitas melalui Inspirasi Pagi
  • Kemampuan Komunikasi Data Sukseskan Cita-cita
  • Pengertian Minat dari Beberapa Tokoh
  • Pemahaman Tentang Evaluasi Diri
  • Quantum Reading dan Kiat-Kiat Belajar Sukses
  • Jalan Menuju Sukses Untuk yang Menginginkannya
  • Top, Dari Sebuah Prestasi Hingga Merek Dagang
  • Disiplin dalam Menaklukan Kehidupan
  • Tips Berpikir Positif Menjalani Kehidupan
  • Teori Pengambilan Keputusan - Cara untuk Menyelesaikan Masalah
  • Definisi Motivasi Kerja dan Faktor yang Memengaruhi Motivasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA