Toko Barang Bekas - Barbeku Yasmin dan BARKAS yang Berkualitas
Ilustrasi toko barang bekas
Keberadaan toko barang bekas bukan hal aneh. Bahkan, bidang usaha ini belakangan justru menjadi pilihan usaha yang sangat menjanjikan. Sebenarnya usaha ini sudah ada lebih dari tiga dasawarsa. Namun, awalnya lebih terkonsentrasi pada pakaian dan alat dapur yang di kota Bandung dikenal dengan nama Tukang Loak.
Barbeku Yasmin
Sebelum menjamurnya factory outlet, toko barang bekas di kawasan Karapitan, Bandung, Jawa Barat menjadi pilihan. Beraneka barang ada di sini. Awalnya hanya memajang barang titipan teman-temannya, namun kemudian berkembang menjadi usaha baru yang tidak hanya menjual tapi juga membeli.
Untuk kawasan Cinere, Cireundeu, Ciputat, Banten, Toko Barbeku alias Barang Bekas Berkualitas salah satu lini usaha Yayasan Mustadafin atau yang lebih dikenal Yasmin, telah membuktikan jika usaha jual beli barang bekas ini sangat menjanjikan. Yasmin, sebagai lembaga nirlaba, menjadikan lini usaha barbeku sebagai salah satu penopang kegiatan.
Seluruh keuntungan dari jual beli barang bekas tersebut dialokasikan untuk sosial setelah dikurangi biaya operasional. Tidak mengherankan jika pada 2006-2008 saja misalnya, Yasmin telah berhasil menyantuni 158 anak asuh dari tingkat SD, SMP dan SMA. Dana bantuan diberikan dalam bentuk uang SPP.
Mau jual atau beli, semuanya bisa dilakukan di Barbeku Yasmin ini. Tokonya terletak di Jalan Purnawarman No. 37A, Cireundeu, Pamulang, Tangerang Selatan dan di Jalan Cinere Raya, Limo, Depok.
Sejauh ini yang belanja di Barbeku Yasmin tak hanya masyarakat kelas ekonomi biasa, tapi juga kalangan pejabat dan artis. Mereka tak sungkan untuk memilih barang yang memang masih bagus kondisinya tersebut. Toko Barbeku Yasmin memang menawarkan beragam barang mulai dari furnitur, alat kantor, elektronik, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Apabila ingin menjual barang yang sudah tidak terpakai, Anda tinggal kontak langsung ke Toko Barbeku Yasmin. Petugas toko akan menjemput barang tersebut. Sumber barang dari toko Barbeku Yasmin ini berasal dari rumah tangga secara perorangan, perkantoran dan apartemen, baik partai kecil maupun besar. Bahkan belakangan, Toko Barbeku juga aktif mengikuti lelang untuk menyediakan barang-barang bekas berkualitas.
Menurut penjelasan petugas, siapa pun bisa menjual barang bekas tanpa khawatir akan dihargai di bawah harga standar. Pandangan sebagian orang bahwa menjual barang ke yayasan sosial akan dibeli dengan harga rendah, tidak berlaku bagi Toko Barbeku Yasmin.
Sekalipun setiap hari selalu mencari dan menerima barang bekas, tapi stok di toko selalu cepat habis. Bahkan, yang menjadi masalah belakangan adalah kurangnya stok barang, akibat semakin hari pelanggan setia toko ini semakin terus bertambah.
Seperti pernah terjadi saat Toko Barbeku Yasmin memenangkan lelang di salah atu apartemen terkemuka di Jakarta, tidak tanggung-tanggung sebanyak 12 truk. Tapi apa yang terjadi ? Dalam waktu tidak lebih dari 2 hari, barang-barang tersebut sudah habis terjual.
BARKAS, Barang Bekas
Selain Barbeku Yasmin yang ada di kawasan Tangerang, toko barang bekas lainnya juga bisa Anda temui di Yogyakarta. Adalah BARKAS. Toko barang bekas ‘BARKAS’ terletak di jalan Affandi, Yogyakarta, dekat pom bensin Gejayan. Toko ini dulunya belum seterkenal sekarang. Kehebatan pemiliknya memahami budaya dan kebiasaan orang-orang yang tinggal di Yogyakartalah yang membuat toko ini maju pesat.
Yogyakarta terkenal dengan kehidupan para mahasiswanya yang begitu dinamis dan haus dengan hal-hal baru yang lebih menantang, namun tetap sederhana dalam penampilan. Kesederhanaan ini dipengaruhi oleh budaya Jawa dan adat istiadat orang Jawa yang nrimo atau menerima setiap garis kehidupan yang telah ditetapkan Sang Khalik.
Tidaklah sulit menemui orang Yogya yang merasa sayang membuang barang-barang lama mereka. Penuh kenangan. Itulah alasan mengapa begitu banyak barang bekas di rumah orang Yogya. Hal ini juga tecermin dari keberadaan museum yang tersebar di setiap sudut kota. Mungkin Yogyakarta bisa dikatakan sebagai kota dengan museum terbanyak di Indonesia. Sebut saja Museum Batik, Museum Vredeburg, Museum Serangan Satu Maret, Museum Dirgantara, Museum Wayang, Museum Kereta, dan banyak lagi.
Rasa sayang membuang barang bekas dan rasa ingin memiliki barang bekas karena mungkin waktu penggunaannya tidak lama, membuat keberadaan toko barang bekas BARKAS berkembang pesat. Awalnya, hanya beberapa barang yang ada di display toko. Kini, bahkan sudah ada toko sejenis di wilayah yang sama. Padahal, Yogyakarta telah lama memiliki pasar loak Klitikan dan Beringharjo, yang juga menjual barang bekas.
Toko BARKAS menerapkan sistem titip bagi siapa pun yang ingin menjual barang bekasnya. Selain itu, toko ini menggunakan sistem bagi hasil. Kalau barang terjual, barulah toko mengambil fee dari hasil penjualan barang tersebut sekitar 30%.
Dengan semakin banyaknya peminat dan beragamnya barang, toko BARKAS bahkan harus menambah area pamer barangnya. Hebatnya, toko ini tidak pernah kehabisan pengunjung dan pembeli. Mahasiswa yang sudah diwisuda biasanya malas untuk membawa pulang barang-barangnya, seperti kasur, meja, lemari, buku-buku, alat masak, dan lain-lain.
Sementara itu, bagi mahasiswa baru, terutama mahasiswa yang hanya akan tinggal di Yogyakarta kurang dari satu tahun karena hanya mengikuti program training singkat atau program diploma, membeli barang bekas adalah solusi terbaik yang bisa diambil untuk menghemat biaya hidup. Setelah tidak terpakai, jual lagi ke toko BARKAS. Jadilah toko BARKAS sebagai poros dari semua barang bekas.
Ada barang, ada harga. Inipun berlaku di toko BARKAS. Untuk barang yang masih dalam kondisi bagus, harganya pun agak tinggi, bisa 75% dari harga baru. Sebaliknya, untuk barang yang sudah agak kurang kecermelangannya, harganya bisa hanya 30-40% dari harga baru. Teliti sebelum membeli barang di toko barang bekas. Serta perhatikan manfaat yang bisa didapatkan dari barang tersebut.
Kiat Memilih Barang Bekas
Toko barang bekas bisa kita jadikan sebagai alternatif untuk membeli barang. Selain lebih hemat, membeli barang bekas di toko bisa menguntungkan Anda. Terutama bagi Anda yang saat ini memiliki dana yang terbatas tetapi sangat membutuhkan sesuatu, Anda bisa memenuhinya di toko barang bekas. Semua yang kita butuhkan ada di toko ini, mulai dari pakaian sampai perangkat rumah tangga lainnya. Jadi, selain membeli pakaian Anda juga bisa membeli peralatan rumah tangga lainnya.
Membeli barang bekas harus hati-hati. Ingat sebagus-bagus barang yang dijual di toko ini, tetap saja barang tersebut adalah bekas pakai. Meskipun untuk barang tertentu ada yang sisa stok dan disalurkan ke toko barang bekas, tetapi kemungkinan barang yang masih baru dan gress sangat minim. Diperlukan kehati-hatian dan ketelitian dari Anda ketika memilih barang bekas yang dicari.
Sekalipun membeli barang bekas bisa menghemat pengeluaran Anda, bukan berarti Anda tidak berpikir panjang lagi pada saat membelinya. Harga yang dipatok di toko khusus barang bekas tergantung dari kondisi barang yang dijual apakah masih dalam keadaan baik atau tidak. Termasuk juga barang yang tergolong barang antik atau tidak. Jika barang masih dalam keadaan baik dan bagus harganya malah lebih mahal dari harga yang baru. Begitu juga jika barang yang Anda pilih termasuk ke dalam kategori barang antik.
Jadi bijaksanalah ketika memilih barang bekas ini. Salah pilih bisa-bisa Anda yang menjadi buntung bukan untung. Membeli barang bekas juga ada kiat khusus supaya kita bisa mendapatkan barang yang sesuai dengan kebutuhan dengan harga yang terjangkau. Berikut kiatnya yang bisa Anda lakukan ketika akan membeli barang bekas.
- Anda buat daftar terlebih dahulu barang bekas apa yang akan Anda beli nantinya. Hal ini dilakukan untuk menghindari membeli barang bekas yang bukan tujuan utama Anda. Banyaknya barang bekas yang tersedia biasanya membuat kita gelap mata ingin membeli semuanya.
- Sebaiknya Anda survei terlebih dahulu mengenai harganya apakah cocok dengan barang yang akan Anda beli atau tidak. Membandingkan harga ini perlu, supaya Anda terhindar dari pemborosan.
- Ketika akan memilih barang yang akan Anda cari teliti dengan baik. Periksa apakah ada barang yang cacat atau tidak.
- Pastikan kategori barang bekas yang akan Anda beli apakah masih dalam kondisi baik atau tidak, serta apakah termasuk barang antik atau bukan. Jangan sampai Anda membeli barang yang biasanya tetapi dihargai seperti barang antik yang mahal.
- Sebagai pembeli sebaiknya Anda juga dituntut untuk agak cerewet dalam arti harus banyak bertanya. Jangan sampai Anda mendapatkan barang bekas yang baru digunakan dua kali sudah rusak, bukannya hemat tetapi malah boros.

