logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Tokoh    Tokoh Dunia

Kesahajaan Mahatma Gandhi Sebagai Tokoh Dunia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Tokoh dunia ini memiliki nama asli Mohandas Karamchand Gandhi, namun dia lebih dikenal dengan nama Mahatma Gandhi yang diambil dari bahasa sansekerta dan mengandung arti  jiwa yang agung.

Dilahirkan di Porbandar, Gujarat, India pada 2 Oktober 1869, dan tidak ada yang menduga bahwa pria ini pada akhirnya akan menjadi sejarah besar bagi Negara India.

Gandhi adalah salah seorang putra asli India yang berkesempatan untuk dapat menempuh pendidikan tinggi di Negara Inggris. Dia mempelajari ilmu hukum dan selanjutnya bekerja sebagai  pengacara di Afrika Selatan, sebuah Negara yang juga merupakan koloni dari Kerajaan Inggris Raya.

Di Negara ini, kegelisahan Gandhi terpantik, manakala dia berjumpa dengan praktik politik yang diskriminatif, dan dikenal dengan sebutan politik apartheid.

Prinsip Perjuangan Gandhi

Sekembalinya dari Afrika Selatan, Gandhi terlibat aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan India sebagai Negara persemakmuran Kerajaan Inggris Raya. Apa yang dilakukan Gandhi di India, akhirnya menginspirasi banyak tokoh dari Negara lain yang dijajah Inggris. Akhirnya Kerajaan Inggris Raya mengabulkan tuntutan Gandhi, dan memberikan kemerdekaan bagi India pada 1947.

Namun  demikian, Gandhi  tidak puas akan kebijakan politik Kerajaan Inggris Raya yang membagi India dalam dua Negara. Yaitu Negara India pada wilayah yang mayoritasnya berpenduduk Hindu, dan Negara Pakistan pada wilayah yang berpenduduk Islam.

Menurutnya, India tidak perlu dibagi jadi dua Negara, sebab selama ini antara Hindu dan Islam di India sudah bisa hidup berdampingan secara damai.

Sekali pun lahir dari latar keluarga penganut agama Hindu tradisional, namun pendidikan modern yang dia tempuh telah membawanya pada pandangan yang pluralis. Gandhi juga mempelajari nilai-nilai kebenaran dari agama lain, termasuk Islam dan Kristen.

Pengetahuan yang didapat dari upayanya ini telah menghasilkan pemahaman, bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan. Karena dengan pengelolaan yang baik, maka perbedaan ini akan jadi sumber potensi yang berguna bagi kemanusiaan.

Gandhi meyakini bahwa setiap orang harus memiliki “jalan kebenaran”,  yaitu prinsip untuk tidak membeda-bedakan satu manusia dengan manusia lain hanya dikarenakan perbedaan rasa tau agama.

Prinsip ini dikenal dengan istilah satyagraha, yang berintikan ajaran anti diskriminasi dan anti rasialisme. Prinsip ini kemudian juga mengilhami perjuangan Martin Luther King Jr di Amerika Serikat dan Nelson Mandela di Afrika Selatan.

Selain mengajarkan Satyagraha, Gandhi juga menganjurkan setiap orang untuk mandiri dan hidup sederhana. Dengan cara hidup ini, setiap orang India tidak akan  tergantung pada orang lain dan bangsa India juga tidak akan tergantung pada bangsa lain. Selain itu, Gandhi  juga menyerukan agar perjuangan tidak dilakukan dengan cara-cara kekerasan (Ahimsa).

Martir Pluralisme

Prinsip utama Gandhi yang berpandangan pluralism dan antidiskriminasi ternyata mengundang banyak kesalahpahaman bagi kaumnya sendiri, sesama penganut agama Hindu.

Dengan prinsipnya yang demikian itu, penganut Hindu ortodoks menganggap Gandhi bukanlah pembela agama Hindu, dan justru dianggap berpihak pada kaum Muslim. Terlebih dengan penolakannya pada kebijakan Kerajaan Inggris Raya yang juga memerdekakan Pakistan untuk penduduk Muslim India.

Pada waktu itu, banyak suku dan agama yang menginginkan agar kelompok mereka diberi kemerdekaan sendiri-sendiri. Namun, Gandhi berseberangan dengan kehendak yang demikian itu, dan terus berjuang untuk kemerdekaan India secara utuh, tidak terbagi-bagi.

Sikapnya yang demikian inilah yang akhirnya memicu kemarahan sebagian penganut Hindu. Dan puncak dari kemarahan ini terjadi pada 30 Januari 1948. Hari ketika tokoh dunia, Gandhi, dibunuh oleh salah seorang kaumnya yang sama-sama menganut agama Hindu.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Tokoh Musk Dunia – Cat Steven
  • Profil Presiden SBY, Presiden Keenam Indonesia
  • Biografi Emma Watson, Artis Remaja Penuh Prestasi
  • Tokoh Strategi: Porter, Sang Peramu Strategi Perusahaan
  • Obama Bahasa Indonesia: Suatu Kebanggaan!
  • Biografi Seniman Indonesia: S. Sudjojono
  • Bisnis Para Tokoh Kewirausahaan yang Sukses
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA