logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Tokoh

Tokoh Sejarah Islam Setelah Rasulullah


Ilustrasi tokoh sejarah

Banyak dari kita, kaum muslim sendiri yang tak begitu mengenal dengan tokoh sejarah Islam. Beberapa sosok dan karakter yang telah ada dan telah dengan tangguh dan beraninya memperjuangkan Islam. Walau pun nyawa, raga dan jiwa juga harta rela diberikan untuk kejayaan Islam.

Sosok tokoh sejarah Islam ini adalah para sahabat. Sahabat yang hidup di masa Rasululloh. Beliau semua telah melihat bagaimana Rasul hidup dan mendapatkan pengajaran langsung dari rasul. Maka dari itu, tak mengherankan jika memang para sahabat mendapatkan gelar sebagai generasi terbaik serta mereka pun juga mendapatkan jaminan untuk masuk surga.

Sifat dan karakter yang dimiliki oleh para sahabat ini tentu tidak diragukan lagi kesempurnaanya. Hal ini sangatlah mungkin terjadi karena memang mereka telah dididik oleh seorang guru yaitu Nabi Muhammad saw. Jika gurunya adalah Rasul kita, tentu kualitas muridnya pun sudah tak diragukan lagi.

Kualitas keimanan mereka pun juga sudah terbukti karena memang telah banyak mengalami ujian dan cobaan. Banyak sekali rintangan yang didapat saat penyebaran islam di Mekkah maupun Madinah.

Kaum kafir Quraisy telah melakukan banyak penyiksaan pada para sahabat. Siksaan, hinaan bahkan pembunuhan telah mereka lakukan kepada para sahabat. Namun semua itu tak membuat mereka untuk berpaling dari Islam, mereka tetap dalam keimanannya.

Tokoh sejarah Islam yang paling terkenal dari para sahabat adalah Khulafaur Rasyidin. Mereka adalah empat sahabat yang begitu dekat dengan Rasul. Kualitas keimanan mereka pun telah benar-benat terbukti. Mereka pun telah mendampingin hidup Rasul semasa penyebaran Islam. Setelah Rasul wafat pun mereka tetap menjaga kemuliaan Islam.

Khulafaur Rasyidin

Abu Bakar

Khalafaur Rasyidin merujuk kepada empat orang khalifah yang dipilih setelah meninggalnya Rasulullah. Khalifah yang pertama adalah Abu Bakar. Abu Bakar yang juga merupakan mertua Rasulullah (ayah Aisyah) adalah juga salah seorang yang dijanjikan pasti masuk surga. Selain usianya yang paling tua diantara para sahabat, Abu Bakar juga merupakan seseorang yang dipandang paling mampu menenangkan kondisi yang cukup riskan sepeninggal Rasulullah.

Abu Bakarlah yang membuat Umar bin Khatab sadar bahwa Rasulullah sudah meninggal. Waktu itu Umar tidak mau menerima kematian Rasulullah. Umar bahkan berkata, “Siapa yang mengatakan bahwa Rasulullah sudah meninggal, akan merasakan tajamnya pedangku ini.” Abu Bakar dengan tenangnya mengatakan bahwa Rasulullah hanyalah manusia biasa yang pasti mati, tapi Allah tidak akan pernah mati. Kata-kata abu Bakar membuat Umar sadar.

Kesetiaan Abu Bakar benar-benar telah teruji pada malam hijrahnya rasul ke Madinah. Pada malam itu, Abuk Bakar benar-benar menjaga Rasul dari kuntitan para kaum Quraisy yang bermaksud untuk membunuh Rasul.

Abu bakar dengan setia berada di belakang rasul ketika merasa bahwa kafir Quraisy di belakang mereka dan berada di depan Rasul ketika merasa kafir Quraisy ada di depan mereka. Malam itu telah menjadi malam pembuktian kesetiaan Abu Bakar terhadap rasul dan Islam.

Umar bin Khattab

Sepeninggalnya Abu Bakar, Umar menggantikan kedudukannya. Hidup Umar yang sangat sederhana membuat kehidupan waktu itu berjalan baik. Saking sederhananya Umar menjalani hidupnya hingga seorang Yahudi tidak dapat mengenali keberadaan sang Khalifah. Umar biasa memakai pakaian apa adanya, berdiam diri di bawah pohon, dan beralaskan bumi (pasir).

Kesahajaan Umar membuat anak buahnya sangat segan padanya. Umar tak harus berkhotbah panjang untuk memperingatkan salah satu gubernurnya yang berbuat tidak adil pada rakyatnya. Umar cukup menggaris sebuah tulang sebagai bentuk peringatan kepada gubernur tersebut. Garisan pada tulang sudah cukup membuat sang gubernur sadar dari kekhilafannya. Tapi sayang, Umar meninggal karena dibunuh pada saat sholat shubuh.

Kemuliaan Umar juga terlihat bagaimana beliau telah menjalankan pemerintahan sepeninggal Abuk Bakar. Walau pun banyak pertentangan. Karakter Umar yang tegas dan keras telah membuat Islam dapat tersebar dengan lebih luas.

Kemulian beliau juga sebagai pemimpin Islam juga terlihat pada suatu malam. Di malam pada waktu beliau melakukan inspeksi, karena memang itulah yang selalu beliau lakukan setiap malamnya, melihat keadaan penduduknya.

Pada malam itu, beliau mendengarkan tangisan beberapa anak di suatu rumah. Lalu, beliau pun mendatangi rumah tersebut dan melihat bahwa ibu dari beberapa anak tersebut sedang memasak batu di dalam panci yang berisi air.

Melihat itu semua, Umar merasa heran dan bertanya kepada si wanita mengapa ia melakukan hal tersebut. Si wanita menjwab bahwa ia tak memiliki makanan apa pun untuk diberikan kepada anak-anaknya. Untuk membuat mereka tenang, ia melakukan hal tersebut.

Wanita itu juga mengatakan bahwa kelaparan yang ia derita saat ini adalah akibat dari tidak adanya tanggung jawab dari Khalifah Umar dalam mengurusi rakyatnya. Ia mengatakan ini tanpa mengetahui bahwalelaki yang ada di hadapannya itu adalah Khalifah Umar.

Serta merta mendengar jawaban dari wanita tersebut, Umar kembali ke Baitul Mal dan mengambil sekarung gandum untuk diberikan kepada wanita tersebut. Beliau sendirilah yang memanggul sekarung gandum tersebut di pundaknya. Ketika pembantunya berniat menolong Umar untuk membawa gandu tersebut, Umar pun menolak sambil berkata apakah pembantu tersebut berani untuk memanggul dosanya kelak di akhirat akibat keteledorannya menelantarkan rakyatnya.

Sungguh apa yang dilakukan sahabat Umar menunjukkan kualitas keimanan yang benar-benar mantap. Jika dibandingkan dengan saat ini, apakah ada sosok pemerintah yang begitu sangat memperhatikan satu per satu dari rakyatnya?

Utsman bin Affan

Utsman bin Affan adalah seorang khalifah yang sangat kaya, cerdas, dan visioner. Pada masa pemerintahan Utsmanlah, Al-Qur’an dibukukan seperti sekarang. Perluasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, pembentukan polisi menjaga keamanan bagi seluruh umat adalah tiga hal yang dapat dikatakan sebagai prasasti prestasi Utsman bin Affan.

Ustman yang menikahi dua orang putri Rasulullah ini sangatlah dermawan. Kewibawaan dan kebaikan hatinya membuat pemerintahannya berjalan hampir tidak ada gejolak. Tapi sayang walaupun begitu Utsman harus mati syahid dibunuh oleh anak buahnya yang merasa sakit hati karena sudah diturunkan oleh Utsman dari jabatannya.

Ali bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib adalah sepupu nabi yang juga anak menantu Rasulullah. Ali sangat diagungkan oleh kaum Islam Syiah yang kini banyak berdiam di Iran dan Irak. Ali sangat cerdas. Tapi pemerintahannya penuh gejolak. Ali dan kedua anaknya, Hasan dan Husain, wafat karena dibunuh.

Dari awal sebenarnya kaum syiah ini tidak setuju kalau Abu Bakar yang menggantikan Rasulullah. Bagi mereka, Ali jauh lebih agung dibandingkan Abu Bakar. Tapi Ali yang rendah hati mampu meredam gejolak yang berkembang. Namun ternyata hal tersebut tidak berlangsung lama. Pada masa pemerintahannya, perebutan kekuasaan dan pertentangan semakin menjadi.

Sahabat Ali masuk Islam ketika beliau masih dalam masa kanak-kanak. Namun, beliau telah berani menentang rintangan yang diberikan oleh kaum kafir Quraisy pada saat itu. Bahkan ketika pada malam hijrahnya Rasul, sahabat Ali-lah yang telah dengan berani menggantikan posisi tidur Rasul di ranjang beliau. Karena memang pada saat itu, kaum Quraisy bermaksud akan membunuh Rasul.

Namun dengan keberanian sahabat Ali-lah yang telah menggantikan posisi Rasul tersebut. Beliau hidup dalam kesederhanaan. Bahkan ketika akan menikah Fatimah putri Rasul, sahabat Ali ini tak memiliki satu harta pun untuk dijadikan sebagai mas kawin. Saat itulah Rasul membantu dengan memberikan cincin besi kepadanya untuk dijadikan sebagai mas kawin.

Sahabat Ali tetap hidup dalam kesederhanaan. Namun beliau termasuk dalam kategori sahabat yang pandai. Beliau pun juga piawai dalam memainkan pedang. Beliau sering ditunjuk oleh Rasul sebagai panglima perang, termasuk pada perang Khaibar dimana pada saat itu pasukan kaum muslimin mengalami kesulitan untuk memenangkan perang.

Namun ketika pasukan dipimpin oleh sahabat Ali, dengan gagahnya dapat menguasai medan dengan terlebih dahulu menaklukan benteng terkuat yang dimiliki oleh Bani Yahudi Khaibar. Ini merupakan bukti kepiawaian sahabat Ali dalam berperang.

Demikianlah beberapa sosok tokoh sejarah Islam yang telah melakukan banyak pengorbanan untuk terterapkannya ajaran Islam di muka bumi ini. Kualitas keimanan mereka pun juga telah terbuktikan. Kita sebagai generasi kaum muslim, patutlah untuk mencontoh apa yang sudah mereka lakukan.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Dua Manusia Biasa yang Luar Biasa
  • Dewi Sartika Pahlawan Wanita Indonesia
  • Mengulas Biografi John Lennon
  • Lebih Dekat dengan Robert Downey Jr.
  • Biografi Helen Keller - Wanita Tuna Netra yang Hebat
  • Barang Baru: iPad Presiden
  • Pengenalan Terhadap Karakter Tokoh Alkitab
  • Para Pemenang Ajang Putri Indonesia 2006
  • Jenderal M Jusuf dan Misteri Supersemar
  • Tsai Lun, Penemu Kertas dari Cina
  • Mariah Carey, Tokoh Musik Pop
  • Tokoh-Tokoh Pendidikan Islam Masa Lalu
  • Tokoh-tokoh Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
  • Inspirasi dari Profil Wirausaha
  • Resep Ayam Goreng Ala Kolonel Sanders dan Motivasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA