Yesus Kristus dan Tokoh-Tokoh Gereja
Ilustrasi tokoh tokoh gereja
Ajaran-ajaran Yesus menginspirasi salah satu agama utama di dunia, kristen. Pengikut Yesus yang dikenal sebagai orang kristiani memberikan gelar Kristus yang berarti "penyelamat." Mereka percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah yang datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa.
Kisah hidup Yesus dan ajaran-ajarannya ditulis oleh tokoh-tokoh gereja dalam empat buku yang disebut dengan injil. Injil berarti "kabar baik," kabar baik yang dibawa Yesus. Injil itu ditulis segera setelah kematian Yesus. Injil ini merupakan bagian dari Perjanjian Baru dari Alkitab.
Anak Maria
Yesus dilahirkan antara 8 dan 4 sebelum masehi, di Betlehem di wilayah Yudea, Romawi. Keluarganya Yahudi. Injil mengatakan bahwa malaikat mengatakan kepada Maria, ibu Yesus, bahwa ia akan memiliki Anak Allah. Injil juga melaporkan bahwa gembala dan orang-orang bijak datang untuk menyembah bayi Yesus, Maria melindungi dia di kandang.
Kerajaan Allah
Yesus hidup dengan tenang sampai berusia 30 tahun. Kemudian, kira-kira pada 27 sebelum masehi, dia meninggalkan rumah untuk menjadi seorang pendeta. Orang-orang berkumpul untuk mendengarkan khotbahnya. Injil mengatakan bahwa Yesus melakukan banyak mukzijat.
Yesus mengajarkan bahwa Kerajaan Allah akan datang. Dia mengingatkan semua orang untuk bersiap-siap. Dia mengatakan kepada meraka untuk menjadi baik kepada tetangga mereka, merawat orang miskin dan bagi orang-orang yang lemah dan lapar dan hidup murni, kehidupan kudus. Dia mengatakan perilaku yang baik seperti ini lebih penting untuk memasuki Kerajaan Allah daripada menaati hukum agama lama Yahudi.
Yesus memiliki banyak pengikut setia. Mereka memujinya sebagai Mesias atau Kristus yang diprediksi oleh nabi Yahudi. Nab-nabi ini telah mengatakan bahwa Mesias yang dipilih Allah akan membawa perdamaian dan keadilan kepada dunia.
Kematian dan Kebangkitan
Ajaran-ajaran Yesus mengkhawatirkan para pemimpin Yahudi. Mereka takut Yesus akan membawa orang untuk mengabaikan hukum-hukum Yahudi. Mereka juga takut bahwa ajaran itu akan menempatkan mereka dalam kesulitan dengan penguasa Romawi. Yesus kemudian di tangkap dan dihukum mati atas tuduhan kejahatan agama dan mengaku sebagai Anak Allah dan Raja orang Yahudi.
Jesus disalib (terbunuh di kayu salib) sekitar 29 sebelum masehi. Tetapi tiga hari kemudian, para pengikutnya mengatakan bahwa mereka telah melihatnya. Segera setelah itu, mereka melaporkan bahwa Yesus telah muncul lagi dan telah memberitahu mereka untuk menyebarkan ajarannya ke seluruh dunia.
Yesus bangkit dari kematian dan dikenal sebagai Kebangkitan. Kebangkitan memberikan harapan kepada umat kristiani dalam kehidupan setelah kematian. Menurut Alkitab, Yesus naik ke surga 40 hari setelah Kebangkitan.

