logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Profil    Tokoh

Tokoh-Tokoh Islam: Empat Imam Mazhab


Ilustrasi tokoh-tokoh islam

Di antara tokoh-tokoh Islam yang tercatat dalam sejarah, terdapat beberapa tokoh yang banyak berjasa dalam meninggikan kalimat tauhid. Mereka adalah empat imam mazhab. Berkat perjuangan dan kegigihan para imam ini, bidang keilmuan Islam khususnya dalam ilmu fikih dapat berkembang dengan pesat.

Di artikel ini tidak akan membatasi bahwa imam dalam ilmu fikih hanya terdiri atas Imam Syafi’i, Imam Malik, Imam Ahmad, dan Imam Hanafi saja, dikarenakan dalam sejarah dan keilmuan Islam dikenal banyak Imam dalam fikih selain dari empat imam tersebut. Apalagi jarak waktu dari masa hidup empat imam tersebut dengan kita sekarang ini berselang ratusan tahun. Secara logika pasti ada ulama-ulama lain yang faqih berada di tengah-tengah umat di selang waktu tersebut.

Islam turun dengan membawa sifat yang menyeluruh dan umum. Ayat-ayat al-Quran diturunkan oleh Allah Swt ada yang bermakna pasti dan ada juga yang bermakna berbilang. Oleh karena itu, Islam membuka lebar perbedaan pendapat di antara kaum muslimin mengenai penafsiran ayat-ayat atau hadits yang bermakna berbilang.

Sebagaimana contoh dari empat Imam yang disebutkan, saat mereka berbeda pendapat dengan ulama yang lain, maka sikap yang mereka ambil adalah bijaksana, yaitu menghormati pendapat yang lain. Akan tetapi, apabila ditemukan pendapat yang bertentangan dengan Islam, maka sikap dari tokoh-tokoh Islam ini adalah menolaknya dengan tegas. Sebagaimana teladan dari Imam Ahmad yang menolak keras pendapat dari Khalifah pada masanya yang mengatakan bahwa al-Quran adalah mahluk.

Keempat imam ini hidup dalam waktu yang berbeda dan ada juga yang hidup dalam satu masa. Misalnya, Imam Ahmad pernah berguru kepada Imam Syafi’i, begitu juga dengan Imam Syafi’i yang berguru kepada Imam Malik.

Setiap imam memiliki murid dan pengikut yang tersebar di berbagai wilayah di dunia. Sebagai contoh adalah masyarakat Indonesia  mayoritas bermazhab Syafi’i. Artinya, mereka menggunakan kaidah-kaidah fikih dan pendapat-pendapat yang diambil oleh Imam Syafi’i.

Ada banyak hikmah dan pelajaran yang akan kita peroleh apabila kita mempelajari kisah perjalanan tokoh-tokoh Islam yang juga merupakan imam mazhab.

Tokoh-Tokoh Islam: Imam Malik

Imam Malik lahir di kota Madinah pada tahun 93 Hijriyah atau bertepatan dengan tahun 712. Beliau bernama asli Malik bin Anas bin Abu Amir yang di kemudian hari dikenal dengan sebutan Imam Malik.

Imam Malik dibesarkan di Madinah dengan hidup dan belajar langsung kepada paman beliau yang merupakan tokoh hadits pada masa itu. Dengan bimbingan dari pamannya ini, Malik bin Anas mengawali ketertarikannya untuk memperdalam ilmu Islam, terutama dalam bidang ilmu hadits.

Imam Malik juga mempelajari hadits dari Abu Suhail Nafi’ yang merupakan tabi’in tokoh hadits. Nafi’ meriwayatkan beberapa hadits dari ‘Aisyah Ummul Mukminin, Abu Hurairah, Abdullah ibn ‘Umar, Ummu Salam, dan Abu Sa’idd Alkhudri. Beliau mempelajari hadits juga dari Ja’far ash-Shaddiq, yang merupakan cicit Rasulullah dari Hasan bin Ali bin Abi Thalib.

Malik bin Anas banyak menghabiskan waktu belajarnya di Masjid Nabawi, dengan mempelajari hadits dari berbagai tabi’in yang hidup bersama beliau di Madinah. Para tabi’in adalah orang-orang yang menjadi murid dari para sahabat-sahabat Rasulullah.

Pada kemudian hari, Malik bin Anas menjadi salah satu dari tokoh-tokoh Islam yang berpengaruh di Madinah. Beliau ditunjuk sebagai mufti di Kota Madinah. Beliau mengumpulkan hadits-hadits sahih dari Rasulullah dalam satu buku dan dibagi menjadi beberapa bab sesuai dengan pembahasannya. Dengan jasanya ini, Imam Malik termasuk orang pertama yang menyusun buku hadits lengkap dengan bab-bab fikihnya.

Pada tahun 147 Hijriyah atau bertepatan dengan 764 Masehi, Imam Malik dihukum oleh gubernur wilayah Madinah. Pasalnya, beliau memberikan fatwa yang bertentangan dengan hukum talak yang diadopsi oleh pemerintahan Abbasiyyah.

Pada saat itu, Bani Abbasiyyah membuat hukum yang memaksa rakyatnya untuk tunduk terhadap keputusan-keputusan yang diambilnya. Apabila ada yang melanggar peraturan tersebut, hukumannya adalah secara otomatis talak jatuh terhadap sang istri.

Kemudian pemerintah Bani Abbasiyyah meminta Malik bin Anas untuk mengeluarkan fatwa agar melegalisasi hukum tersebut. Akan tetapi, beliau menolaknya. Akhirnya, beliau dihukum dengan pukulan sampai tangannya patah kemudian dijebloskan dalam kurungan.

Imam Malik akhirnya bebas dan dapat mengajar lagi di Kota Madinah sampai ajal menjemputnya pada 11 Rabiul Awwal 179 Hijriyah atau 796 Masehi.

Tokoh-Tokoh Islam: Imam Hanifah

Beliau bernama asli Nu’man bin Tsabit bin Zuthi’. Beliau lahir di Kota Kufah pada 80 Hijriyah atau bertepatan dengan tahun 699 Masehi, masa ketika para sahabat masih hidup. Pada kemudian hari beliau dikenal dengan nama Abu Hanifah.

Abu Hanifah dibesarkan oleh ayahnya Tsabit bin Zuthi’ yang berprofesi sebagai pedagang. Beberapa riwayat menunjukkan bahwa Tsabit bin Zuthi’ pernah hidup bersama dengan Ali bin Abi Thalib. Abu Hanifah sering menyertai ayahnya untuk berdagang. Akan tetapi, beliau sebenarnya lebih tertarik untuk mempelajari al-Quran, ilmu hadits, dan fikih.

Abu Hanifah  berguru kepada banyak guru di Kota Kufah. Beliau belajar fikih dan hadits pada as-Sya’bi dan ulama-ulama di kota tersebut sampai berjumlah 93 orang. Kemudian beliau juga belajar fikih dan hadits di luar Kota Kufah, yakni berguru kepada ulama-ulama di Kota Basrah dan Madinah. Di Madinah, beliau berguru kepada Imam Malik yang merupakan ulama yang paling fakih pada masa itu.

Pada tahun 150 Hijriyah, Imam Abu Hanifah dipaksa untuk menjadi Qadhi, tapi ditolaknya. Karena penolakannya itu, beliau dihukum dengan hukuman penjara untuk beberapa waktu lamanya.

Tokoh-Tokoh Islam: Imam Ahmad

Beliau bernama asli Abu 'Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, lahir di Baghdad tahun 164 Hijriyah atau bertepatan dengan 781 Masehi. Beliau dibesarkan oleh ibunya yang bernama Saifiyah binti Maimunah.

Pada usianya yang masih belia, Imam Ahmad telah mampu menghafal al-Qur’an secara sempurna. Pada usia 16 tahun beliau telah menghafal hadits dengan jumlah yang cukup banyak. Pada kemudian hari, hadits yang dihafalkannya sebanyak sejuta hadits lebih.

Setelah berguru kepada ulama-ulama di Kota Baghdad, Imam Ahmad hijrah ke Kota Basrah pada tahun 189 Hijriyah. Setelah itu, pindah ke Kota Mekkah dan Madinah untuk mempelajari ilmu fikih dan hadits. Beliau juga sempat berguru dan hidup sekota dengan Imam Syafi’i.

Imam Ahmad pada akhirnya kembali ke kota kelahirannya Baghdad dan mengajari banyak murid tentang ilmu-ilmu Islam. Hingga murid beliau berjumlah puluhan ribu orang.

Imam Ahmad pernah diuji kesabarannya saat beliau menentang pendapat ajaran Mu’tazilah yang juga diadopsi oleh pemerintah saat itu. Pemerintah dan kaum Mu’tazilah berpendapat bahwa al-Quran adalah makhluk, sedangkan Imam Ahmad konsisten dengan pendapatnya yang benar, yaitu al-Quran adalah kalamullah. Akibatnya, beliau disiksa dan dipenjara hingga bertahun-tahun lamanya, hingga beliau dibebaskan kembali. Beliau wafat pada tahun 241 Hijriyah.

Tokoh-Tokoh Islam: Imam Syafi’i

Beliau dilahirkan di Gaza tahun 150 Hijriyah atau 767 Masehi. Nama asli beliau adalah Muhammad bin Idris asy-Syafi’i. Secara nasab, beliau merupakan keturunan Quraisy. Sejak lahir beliau hidup sebagai anak yatim, sehingga beliau dirawat dan dibimbing oleh ibunya.

Pada usia sepuluh tahun, Imam Syafi'i pindah ke Kota Mekkah dan belajar ke banyak ulama dan tokoh-tokoh Islam di kota tersebut. Pada usia 20 tahun, beliau hijrah dan belajar kepada Imam Malik.

Imam Syadi'i menulis banyak buku dan yang terkenal di kalangan kaum muslimin adalah ar-Risalah dan al-Umm. Kedua kitab dari beliau ini banyak membahas mengenai fikih dan kaidah-kaidah di dalamnya. Beliau wafat pada tahun 204 Hijriyah atau bertepatan dengan 820 Masehi.

Harapan kita terhadap artikel mengenai tokoh-tokoh Islam yang menceritakan empat imam mazhab ini dapat memotivasi kita untuk lebih bersemangat dalam mempelajari ilmu-ilmu Islam.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Muhammad Yunus, Tokoh Ekonomi Dunia dari Dunia Ketiga
  • Tokoh Kemerdekaan
  • Biografi Tokoh Sunda
  • Tokoh Filosof Yunani: Socrates, Plato, dan Aristoteles
  • Ibu Kartini - Tonggak Kebangkitan Perempuan Indonesia
  • Biografi Martin Luther King Jr: Martir Rasisme
  • Cerita Inspiratif - Perjalanan Hidup Dahlan Iskan
  • Sunan Ampel - Keturunan Nabi Muhammad Saw dari Fatimah Az-zahra - ANNE
  • Mengenal Ilmuan Muslim Dunia
  • Biografi Letnan Jenderal Ahmad Yani
  • Tsai Lun, Penemu Kertas dari Cina
  • Rhoma Irama - Antara Prestasi dan Kontroversi
  • Sandi Sandoro, Pengamen yang Mengharumkan Indonesia di Kancah Internasional
  • Susilo Bambang Yudhoyono - Putera Pacitan Memimpin Negeri
  • Hitler Pemimpin Jerman yang Sadis
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA