Tokoh-Tokoh Islam: Khulafaur Rasyidin
Sepeninggal Rasulullah SAW, kepemimpinan umat Islam digantikan oleh para sahabat pilihan yang dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin. Tokoh-tokoh Islam tersebut terdiri dari empat orang sahabat Rasulullah SAW, yaitu Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Sikap hidup dan pola kehidupan para sahabat Rasulullah SAW memang patut dicontoh.
Mencontoh sahabat berarti mencontoh Rasulullah SAW. Beliau sendiri mengakui kelebihan para sahabat dengan sabdanya, “Para sahabatku laksana bintang, siapa yang mengikuti mereka akan memperoleh petunjuk."
Berikut ini adalah sejarah singkat para tokoh sahabat Rasulullah SAW yang termasuk Khulafaur Rasyidin.
1. Abu Bakar Ash Shiddiq
Abu Bakar bernama lengkap Abdullah bin Abi Kuhafah At-Tamimi. Rasulullah SAW memberikan gelar Abu Bakar kepada beliau karena beliau termasuk orang yang cepat masuk Islam atau Ashaabiquunal Awwalun, yaitu golongan pertama yang masuk Islam.
Sementara itu, Ash Shiddiq yang berarti ‘amat membenarkan’ adalah gelar yang diberikan kepada beliau karena dia segera membenarkan Rasulullah SAW dalam berbagai peristiwa. Beliau adalah khalifah pertama yang menggantikan kepemimpinan Rasulullah SAW setelah beliau wafat.
Dalam dua setengah tahun kepemimpinannya, umat Islam mencatat kesuksesan beliau sebagai khalifah yang sukses mengatasi kemiskinan, menciptakan stabilitas politik dan sosial, serta persatuan dan kesatuan setiap manusia, muslim maupun nonmuslim.
Beliau seorang pedagang kaya, tetapi beliau bersikap sederhana dan lembut kepribadiannya. Beliau selalu mendasari setiap kebijakan dan kepemimpinannya sebagai pemimpin pengganti Rasulullah SAW.
2. Umar bin Khattab
Umat Islam mengangkat Umar bin Khattab menjadi khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash Shiddiq wafat. Umar adalah seorang pemimpin yang sangat bijaksana dan arif. Beliau dikenal sebagai khalifah yang adil dalam menjalankan pemerintahannya. Kepemimpinan beliau sangat tegas, tetapi bijak.
Beliau tidak pandang bulu dalam menerapkan Islam. Namun, di balik sikapnya yang tegas ini, sesungguhnya beliau adalah pribadi yang santun dan penyayang. Termasuk, kepada penduduk yang ada di daerah-daerah yang telah ditaklukkannya.
3. Utsman bin Affan
Utsman adalah seorang yang kaya raya. Namun, kekayaan itu tidak membuatnya menjadi sombong. Beliau berkepribadian sederhana dan tidak bermegah-megahan dalam menjalani hidup. Beliau meneladani pola hidup Rasulullah SAW, Abu Bakar, dan Umar bin Khattab, yang sangat sederhana.
Utsman tidak segan-segan menyedekahkan harta kekayaannya kepada kaum fakir miskin. Begitulah kesederhanaan beliau yang patut kita teladani.
4. Ali bin Abi Thalib
Ali adalah salah seorang tokoh pemuda Islam yang gagah berani, jujur, dan selalu membela Islam, baik di medan jihad maupun di tempat lain. Beliau mempunyai sebilah pedang yang sangat tajam. Musuh-musuhnya akan gentar apabila mendengar nama Ali. Oleh karena itu, beliau dijuluki sebagai Saifullah atau pedang Allah.
Di balik sifat pemberaninya, beliau adalah orang yang lemah lembut terhadap kaum muslimin. Beliau sering duduk beserta orang-orang fakir miskin dan suka menolong, termasuk dalam membela dan memperjuangkan Islam.
Itulah sepenggal gambaran kemuliaan sahabat Rasulullah SAW. Para sahabat Nabi dan salafus shalih memang sudah lama meninggal. Namun, keteladanan mereka ditulis dengan tinta emas sehingga mereka menjadi tokoh teladan bagi kehidupan umat Islam generasi berikutnya.
Kesalehan mereka sangat luar biasa. Tidak heran jika mereka sudah dijamin masuk surga. Kepemimpinan mereka pun dapat dijadikan inspirasi bagi para pemuda masa kini dalam memimpin kehidupan yang lebih baik. Sepatutnya, generasi muda Islam kini meneladani mereka agar jejak-jejak surga juga dapat kita tapaki. Semoga bermanfaat!






