Mempelajari Topologi Jaringan
Sebelum mempelajari topologi jaringan lebih lanjut, maka sebaiknya kita sudah mengetahui apa yang dimaksud dengan topologi jaringan tersebut. Tanpa kita mengetahui pengertian topologi jaringan dan pembagian topologi jaringan ini, maka akan sangat sulit bagi kita untuk menentukan topologi jaringan apa yang hendak digunakan dalam suatu organisasi atau perusahaan yang memiliki begitu banyak komputer yang harus saling terhubung.
Di dalam suatu perusahaan atau organisasi yang memiliki banyak komputer, diperlukan suatu jaringan untuk menghubungkan komputer-komputer yang ada di perusahaan tersebut agar dapat memudahkan kerja masing-masing pengguna komputer tersebut.
Pemilihan topologi jaringan yang tepat sangat diperlukan dalam hal ini. Sebab, jika terjadi kesalahan topologi jaringan di awal pemasangan, akan sangat sulit untuk memperbaikinya sekaligus akan menimbulkan banyak kerugian, baik dari segi waktu pemasangan dan pembuatan topologi jaringan serta bahan baku dalam pembuatan jaringan tersebut.
Pengertian topologi jaringan dapat dibedakan menjadi dua berdasarkan sistem pengkabelannya, yaitu topologi logika jaringan dan topologi fisik jaringan. Topologi jaringan secara logika memiliki pengertian yaitu gambaran jaringan dilihat berdasarkan aliran datanya, sedangkan topologi jaringan secara fisik berarti bentuk layout pengkabelan yang diterapkan pada jaringan.
Topologi sendiri memiliki pengertian sebagai gambaran hubungan komputer dan peralatan jaringan tersebut yang tersusun menjadi satu dan saling berhubungan. Secara umum, topologi jaringan juga dapat dikatakan sebagai pemetaan jaringan yang akan digunakan untuk menghubungkan antara komputer yang satu dengan komputer lain yang akan saling berfungsi dalam pengiriman data.
Pembagian Topologi Jaringan
1. Topologi Jaringan - Topologi Fisik
Topologi jaringan ini dapat dikelompokkan lagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut:
- Point To Point. Maksud dari topologi jaringan point to point ini adalah jaringan yang menghubungkan antar dua komputer atau lebih.
- Multi Point. Topologi jaringan secara multi point adalah gambaran jaringan yang menghubungkan beberapa komputer sekaligus dengan media transmisi. Topologi jaringan yang termasuk dalam topologi multi point dapat dibagi lagi menjadi, topologi bus linear, topologi bintang, topologi cincin, dan topologi pohon.
2. Topologi Jaringan - Topologi Logika
Topologi jaringan yang berdasarkan aliran data di dalam suatu jaringan ini dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
- Topologi Logika Bus; dan
- Topologi Logika Ring.
Topologi Bus
Topologi bus adalah topologi jaringan yang bersifat sederhana dan sementara serta sangat ekonomis jika diukur dalam pengeluaran biaya pembuatannya. Cara kerja dari topologi jaringan yang satu ini hanya menggunakan kabel dan tanpa alat tambahan penguat sinyal.
Topologi jaringan ini dapat dijabarkan sebagai berikut. Saat satu komputer mengirimkan sinyal up atau down, semua komputer yang berada di dalam jaringan yang sama akan menerima informasi tersebut namun hanya satu komputer yang dituju yang akan menyetujui informasi itu. Sementara komputer lainnya tidak menghiraukannya.
Keuntungandari topologi jaringan bus ini adalah sebagai berikut.
- Merupakan topologi jaringan yang sederhana dan digunakan pada jaringan skala kecil.
- Mudah digunakan dan dikemudian hari bisa diperluas.
- Hanya membutuhkan kabel dalam jumlah sedikit sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi lebih murah.
Kerugian topologi jaringan ini adalah sebagai berikut.
- Lalu lintas yang padat antara komputer-komputer tersebut akan memperlambat bus.
- Prosesnya lambat dibandingkan dengan topologi jaringan lainnya.
- Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.
Topologi Bintang
Topologi jaringan yang satu ini disebut juga dengan topologi star, di mana semua kabel dihubungkan dari seluruh komputer yang ada di dalam jaringan ke suatu alat yang disebut hub. Topologi jaringan ini membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi bus karena semua komputer harus terhubung langsung ke hub. Jika salah satu dari komputer-komputer tersebut mengalami kerusakan, maka tidak akan mempengaruhi jaringannya.
Keuntungan penggunaan topologi star adalah sebagai berikut.
- Topologi jaringan yang satu ini memberikan kemudahan ketika kita ingin mengubah serta menambahkan komputer ke dalam jaringan tanpa mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung selama port pada hub masih tersedia.
- Topologi jaringan terpusat seperti ini akan membuat pusat jaringan menjadi tempat yang baik untuk menentukan diagnosa ketika terjadi kesalahan dalam jaringan.
- Jika salah satu komputer rusak, maka tidak akan membuat seluruh jaringan mati.
Kerugian penggunaan topologi star adalah sebagai berikut.
- Jika hub rusak maka seluruh jaringan akan tidak dapat beroperasi.
- memerlukan sentral point atau server sebagai pusatnya.
- Membutuhkan lebih banyak kabel karena setiap komputer yang berada di topologi jaringan ini harus ditarik ke satu titik pusat.
Topologi Cincin
Topologi jaringan yang satu ini menggunakan bentuk ring atau cincin sebagai pola topologi jaringannya. Maksudnya adalah satu komputer akan terhubung ke komputer berikutnya dan seterusnya hingga komputer terakhir akan terhubung kembali dengan komputer pertama. Topologi jaringan bentuk cincin ini akan menyulitkan jika hendak melakukan penambahan atau pengurangan komputer.
Keuntungan penggunaan topologi cincin/ring adalah sebagai berikut.
- Data mengalir satu arah.
- Tidak ada komputer yang memonopoli jaringan.
Kerugian penggunaan topologi jaringan ini adalah sebagai berikut.
- Sulit mengatasi kerusakan yang terjadi pada topologi jaringan model ini.
- Bila satu komputer rusak maka komputer lain tidak akan dapat beroperasi.
- Konfigurasi ulang sangat sulit dilakukan pada topologi jaringan model ring ini.
Topologi Pohon
Topologi jaringan model pohon ini adalah gabungan dari topologi jaringan model bus linear dengan topologi bintang. Penggunaan topologi jaringan model pohon ini akan sangat memudahkan dalam proses perluasan jaringan.
Keuntungan penggunaan topologi pohon adalah sebagai berikut.
- Pengkabelan point to point.
- Didukung oleh banyak vendor.
Kerugian penggunaan topologi pohon yaitu sebagai berikut.
- Jika ada salah satu kabel yang putus, maka seluruh jaringan tidak akan dapat berfungsi.
- Sangat sulit dalam konfigurasi dan pengaturan kabel pada topologi jaringan ini.
Topologi Jaringan Model Logika Bus
Cara kerja topologi jaringan ini yaitu masing-masing komputer yang terdapat pada jaringan harus menggunakan alamat atau IP Address untuk menentukan hubungan masing-masing komputer tersebut. Sebab, di dalam topologi jaringan ini setiap komputer yang berada di jaringan ini menggunakan jalur yang sama dalam mengirim dan menerima data.
Topologi Jaringan Model Logika Ring
Tahukah Anda topologi jaringan model logika ring? Topologi jaringan jenis ini atau model logika ring akan mengirimkan data dari satu komputer ke komputer yang lain dalam bentuk yang seperti ring atau berbentuk cincin.
Topologi Jaringan Bentuk Mesh atau Jala
Topologi jaringan bentuk mesh ini adalah suatu topologi jaringan yang menghubungkan komputer yang satu dengan komputer yang lain secara langsung. Topologi jaringan seperti ini akan mengakibatkan setiap komputer yang berada di dalam jaringan tersebut dapat langsung berkomunikasi dengan komputer yang dituju.
Kelebihan dari topologi jaringan bentuk mesh ini adalah sebagai berikut.
- Jika terjadi kerusakan kabel yang menghubungkan komputer A dengan komputer B, maka kerusakan tersebut tidak akan memberikan pengaruh koneksi komputer A dengan komputer-komputer lainnya.
- Privasi dan sekuritas di dalam jaringan mesh lebih terjamin karena hubungan yang terjadi di dalam topologi jaringan ini hanya hubungan antara dua komputer saja.
- Memudahkan proses penemuan jika terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kerugian menggunakan topologi jaringan mesh adalah membutuhkan lebih banyak kabel dan instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.






