logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Pengetahuan Umum    Artikel Umum Umum    Trisakti

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin - Pelabuhan Utama Kota Banjarmasin

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Tahukah Anda Pelabuhan Trisakti Banjarmasin? Pelabuhan Trisakti Banjarmasin adalah salah satu pelabuhan yang berada di wilayah Kota Banjarmasin. Masih ada beberapa pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke Kota Banjarmasin ini seperti Pelabuhan Martapura, Pelabuhan Basirih, dan Pelabuhan Pulang Pisau.

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

Pelabuhan merupakan motor penggerak ekonomi suatu daerah terutama dikarenakan pelabuhan tersebut adalah sebagai pintu keluar masuknya barang dan jasa di suatu daerah. Begitu pula dengan Pelabuhan Trisakti.

Pelabuhan Trisakti ini menjadi pintu masuk yang memegang peranan yang sangat penting bagi perkembangan ekonomi di wilayah Kalimantan Selatan secara umum dan kemajuan perekonomian Kota Banjarmasin secara khususnya.

Pelabuhan Trisakti ini selain sebagai pelabuhan peti kemas, juga merupakan pelabuhan untuk kapal angkut penumpang. Pelabuhan Trisakti ini terletak kira-kira dua puluh mil dari muara Sungai Barito sehingga pelabuhan Trisakti ini sangat strategis sebagai tempat lalu lintas pengiriman barang atau komoditi ekspor dari Kalimantan Selatan.

Untuk mencapai Pelabuhan Trisakti dari tengah Kota Banjarmasin, diperlukan waktu perjalanan kurang lebih lima belas hingga dua puluh menit bergantung kondisi jalanan yang menuju ke Pelabuhan Trisakti ini. Untuk waktu-waktu tertentu, terutama ketika arus pengiriman barang sedang meningkat, maka waktu tempuh untuk mencapai Pelabuhan Trisakti ini akan memakan waktu lebih lama karena kondisi jalanan yang ramai dan kadang kala macet.

Terminal di Pelabuhan Trisakti

Di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini ada empat terminal yang disediakan dengan fungsi masing-masing terminal yang juga berbeda-beda. Terminal peti kemas adalah terminal khusus untuk lalu lintas peti kemas yang keluar maupun masuk ke wilayah kota Banjarmasin. Terminal penumpang khusus penumpang yang hendak bepergian atau datang dengan kapal penumpang yang sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Ada pula terminal Curah Kering, yaitu terminal khusus untuk keluar masuknya produk-produk komoditas seperti kayu, rotan, batubara dan lain sebagainya yang biasanya diangkut menggunakan kapal khusus pengangkut komoditas curah atau dengan nama lain yang lebih dikenal dengan tongkang. Sedangkan Terminal General Cargo adalah terminal khusus pengiriman barang baik dari dalam maupun dari luar Kota Banjarmasin melalui ekspedisi dan sudah dalam bentuk kemasan koli atau dus atau bisa pula karungan.

Pembangunan Berbagai Fasilitas di Pelabuhan Trisakti

Dengan meningkatnya arus penumpang dan barang yang menggunakan jasa Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini, maka pemerintah daerah setempat terutama Pelindo wilayah Kalimantan Selatan langsung mulai berbenah dengan membangun berbagai fasilitas umum untuk para pengguna pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini.

Selain itu, penambahan peralatan dan perlengkapan untuk memperlancar aktivitas di Terminal Peti Kemas juga terus dilakukan agar pelayanan yang diberikan pada Terminal Peti Kemas di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini dapat memberikan kepuasan dan pelayanan yang baik bagi para pengguna transportasi laut di Banjarmasin.

Pelabuhan Trisakti Banjarmasin juga sudah mulai menerima kapal-kapal negara asing yang akan mengangkut berbagai komoditas dari Banjarmasin menuju ke negara lain. Hal ini membuat Pelabuhan Trisakti menjadi pintu utama untuk pengiriman barang ekspor impor melalui laut di wilayah Kalimantan Selatan.

Untuk kelancaran arus lalu lintas keluar masuknya kapal inilah Pelabuhan Trisakti harus terus menjaga agar aliran Sungai Barito layak untuk dilalui oleh kapal-kapal yang masuk ke perairan Sungai Barito ini dan melakukan sandar pada Pelabuhan Trisakti. Bahkan, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menunjuk PT Ambang Barito Persada yang merupakan perusahaan rekanan mereka untuk melakukan pemeliharaan alur Sungai Barito agar arus kapal-kapal pengangkut peti kemas dapat lancar dan tidak sering kandas ketika sungai Barito mengalami surut.

Kandasnya kapal di alur Sungai Barito ini dapat mengganggu kelancaran keluar masuk kapal di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Untuk itu, PT Ambang Barito Persada ditugaskan secara rutin untuk melakukan pengerukan di wilayah perairan sungai Barito agar kedalaman perairan tersebut mencukupi untuk dilalui kapal-kapal besar yang akan masuk ke Pelabuhan Trisakti.

Sejarah Pelabuhan Trisakti

Sejarah Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini sudah dikenal sejak zaman dahulu dengan nama Marapian. Bahkan sejak abad XIV, pelabuhan Trisakti ini sebenarnya sudah sangat dikenal sebagai alur keluar masuknya kapal barang dan kapal penumpang ke Kota Banjarmasin.

Walaupun pernah beberapa kali mengalami pindah tempat ke daerah Marabahan dan ke daerah alur Sungai Martapura, namun akhirnya Pelabuhan Trisakti kembali ke tempat asalnya yaitu di dua puluh mil dari muara Sungai Barito. Di sinilah tempat yang paling strategis untuk membangun sebuah pelabuhan untuk Kota Banjarmasin.

Pada 1961, Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mulai dibangun dan akhirnya diresmikan sebagai pelabuhan utama kota Banjarmasin pada tanggal 10 September 1965 dengan nama Pelabuhan Trisakti Banjarmasin atau dikenal juga dengan nama Pelabuhan Banjarmasin.

Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin Berbenah

Sejak peresmian Pelabuhan Trisakti Banjarmasin di tahun 1965 tersebut, Pelabuhan Trisakti terus berbenah agar dapat memenuhi keinginan masyarakat pengguna pelabuhan ini. Berbagai fasilitas umum terus dilengkapi untuk memberikan kemudahan kepada para calon penumpang kapal yang naik dan turun di Pelabuhan Trisakti.

Pembenahan dan penataan para PKL atau para pedagang yang mangkal di sekitar Pelabuhan Trisakti pun terus dibenahi agar penampilan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini tidak berkesan kumuh.

Penambahan kursi-kursi di ruang tunggu, fasilitas kamar mandi dan berbagai fasilitas lain seperti kebersihan dan perawatan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin terus dilakukan. Namun sayangnya, berbagai peningkatan kualitas fasilitas ini tanpa dibarengi dengan kesadaran para pengguna fasilitas terutama para calon penumpang yang menggunakan fasilitas di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini, maka peningkatan fasilitas tersebut akan sia-sia.

Untuk hari-hari tertentu, seperti mendekati Hari Raya Idul Fitri atau liburan pergantian tahun, Pelabuhan Trisakti ini akan dipenuhi oleh ratusan penumpang setiap harinya yang akan menggunakan transportasi kapal untuk mudik Lebaran. Pada saat-saat seperti itu, suasana di Pelabuhan Trisakti menjadi sangat ramai.

Keamanan di Pelabuhan Trisakti ini ditingkatkan ketika menghadapi membeludaknya penumpang pada saat musim liburan. Para petugas keamanan Pelabuhan Trisakti akan dikerahkan seluruhnya ke lapangan untuk memantau kondisi Pelabuhan Trisakti yang penuh dengan calon penumpang yang hendak naik ke kapal ataupun para penumpang yang baru turun dari kapal.

Walaupun banyaknya petugas keamanan yang turun ke lapangan, kejahatan masih sering terjadi di Pelabuhan Trisakti ini sehingga himbauan kepada para calon penumpang dan para penumpang tersebut terus dilakukan untuk menjaga baik-baik barang bawaan mereka.

Selain itu, penggunaan tangga naik ke kapal yang masih diberlakukan oleh Pelabuhan Trisakti adalah tangga naik model lama di mana sisi kiri dan kanan tangga tersebut hanya berupa pegangan dari tali besar yang dianyam. Hal ini sangat membahayakan para penumpang ketika akan menaiki kapal atau turun dari kapal. Apalagi pada musim libur Lebaran di mana penumpang akan berebut naik dan turun dari kapal tersebut. Tangga yang tidak layak pakai itu akan sangat membahayakan para penumpang.

Resiko tercebur sangat mungkin terjadi apalagi dengan kondisi penumpang yang berebut dan berdesak-desakkan. Untuk itu, ada baiknya Pelabuhan Trisakti Banjarmasin ini benar-benar melakukan pembenahan, baik fasilitas di dalam Pelabuhan Trisakti, fasilitas untuk kelancaran di masing-masing Terminal yang dimilikinya, perawatan dan pemeliharaan aliran Sungai Barito agar dapat dilewati kapal-kapal besar dengan lancar.

Selain itu, fasilitas keamanan para penumpang di Pelabuhan Trisakti harus ditingkatkan. Misalnya penggunaan tangga naik dan turun yang lebih baik dan lebih kokoh sehingga keamanan penumpang ketika naik dan turun kapal menjadi lebih terjaga.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Artikel Globalisasi, Gombalisasi, atau Glokalisasi?
  • Dampak Positif Internet Bagi Penggunanya
  • Yuk, Kenali Ragam Peribahasa
  • Partai Demokrat - The Rising Star dalam Peta Politik Indonesia
  • Lay Out - Menjadikan Media Jurnalisme Bernilai Seni
  • Jangan Tunda Menikah karena Materi
  • Teori Atom di Sekitar Kita
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA