logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Tempat    Kabupaten

Keunikan-keunikan Kota Tuban


Ilustrasi tuban

Tuban adalah sebuah kabupaten di Jawa Timur yang telah banyak dikenal banyak kalangan dan tergolong mudah dijangkau. Pusat pemerintahan daerah kabupaten ini terletak di Kota Tuban sendiri yang berada persis di pinggiran pantai utara Pulau Jawa. Kabupaten Tuban terletak di ujung barat wilayah Jawa Timur pada jalur pantura dan berbatasan langsung dengan kabupaten Jawa Tengah, tepatnya Kabupaten Rembang.

Kabupaten Tuban memiliki beberpaa ikon unik yang selalu menjadikannya diingat oleh siapa pun yang pernah mengenalnya. Bahkan hanya dengan melewati kabupaten ini, sebuah pengalaman tak terlupakan akan selalu membekas di hati. Tidak percaya? Coba kita lihat uniknya Tuban berikut ini.

1. Jalan Raya Deandless

Semua angkutan darat dari wilayah barat Pulau Jawa yang hendak menuju bagian Timur wilayah Pulau Jawa dan melewati jalur pantura harus melwati Kabupaten Tuban. Uniknya, hampir sepanjang jalur yang dilewati selalu berada di pesisir pantai dengan pasir putihnya. Pemandangan indah pun selalu terpampang secara gratis.

Pada beberapa tempat juga terdapat kampung nelayan dengan perahu-perahu dan kapal yang diikat mengangguk-angguk terkena hantaman ombak pantai. Pengendara truk bisa bebas beristirahat di mana saja sambil menikmati semilirnya angin pantai. Pengendara mobil pribadi juga bisa bebas memarkir mobilnya dan bermain air bersama keluarga di pantai.

Pengendara sepeda motor bahkan bisa membawa motornya sampai ke pinggir pantai. Lebih asyik lagi, jalan raya peninggalan penjajahan Inggris membujur dari Rembang sampai wilayah Lamongan. Praktis, hampir seluruh Kabupaten Tuban memang dilewati jalur Deandless ini.

2. Terminal Utama Kota

Apa indahnya sebuah terminal? Nah, itu dia pertanyaan yang sering muncul ketika mendengar kata terminal utama ini. Jika kita berkendara dari arah barat menuju timur pada malam hari, sebelum memasuki Kota Tuban akan terlihat gemerlap lampu-lampu kuning yang sangat indah. Letaknya persis di tepi pantai. Tidak ada yang menyangka bahwa areal yang luas dengan dihiasi lampu pijar itu adalah sebuah terminal.

Pengendara mobil pribadi dan sepeda motor diperbolehkan memasuki terminal, menikmati indahnya pantai sambil makan seafood, bakso, dan minum segarnya es degan. Warung seafood yang banyak berdiri di Kota Tuban memiliki citarasa yang sangat lezat karena bahan-bahan yang digunakan selalu langsung dari laut.

Kepiting, rajungan, dan cumi-cumi dimasak dengan cara apa pun, tetap saja terasa enak. Siap-siap saja nambah nasinya karena porsi ikan yang disediakan selalu berjumlah besar. Rasanya bintang lima, harganya kaki lima. 

3. Klenteng Kwan Sing Bio

Tempat beribadah warga pemeluk agama Budha dan Kong Hu Cu ini merupakan salah satu klenteng tertua dan terbesar di Asia Tenggara. Letaknya persis di tengah Kota Tuban, di antara Terminal lama dan Alun-alun. Klenteng dengan patung kepiting raksasa di gerbang pintu masuknya ini tepat berada di pinggir jalan raya menghadap ke laut.

Bisa dibayangkan, seperti apa nikmatnya beristirahat di dalam klenteng ini. Tunggu dulu, ada yang lebih unik lagi. Jika memang ingin beristirahat dalam waktu yang cukup lama, kita bisa mengisi buku tamu. Selain itu, ada sebuah kejutan untuk para tamu, terutama yang sedang dalam perjalanan jauh.

Mereka dianggap sebagai musafir dan selalu mendapatkan pelayanan terbaik seperti tempat tidur gratis (meskipun hanya berupa bed spon), toilet yang bersih, tidak lupa satu porsi makan siang/makan malam/sarapan gratis. Klenteng ini memang terkenal dengan pelayanannya yang selalu mengistimewakan para musafir, apa pun agamanya.

Di dalam klenteng, kita bisa melihat patung-patung para dewa, lilin-lilin yang berukuran raksasa, diorama sejarah pendirian klenteng, bangunan arsitektur klenteng yang unik, atau mencoba mengambil ramalan untuk diri pribadi terutama menyangkut pekerjaan, rejeki, nasib, dan jodoh.

4. Wisata Religi Makam Sunan Bonang

Di sebelah timur Klenteng Kwan Sing Bio, tepatnya di sebelah Alun-alun, terdapat sebuah wisata religi bagi umat Islam, yaitu makam dan Masjid Sunan Bonang. Beritirahat di areal wisata ini sangat menyenangkan. Berbagai masakan khas dan oleh-oleh khas Tuban dijajakan dengan harga yang sangat murah.

5. Goa Akbar

Tidak jauh dari Masjid Sunan Bonang (sekitar 1 km ke arah selatan), terdapat sebuah goa yang menjadi salah satu ikon Kota Tuban. Nama Goa Akbar memang pantas diberikan karena ukuran goa ini yang superbesar. Di dalamnya, bahkan bisa digunakan untuk sembahyang Jumat pada masa perjuangan melawan penjajah.

Goa ini terletak persis di atas pasar dan pemukiman penduduk kota. Sesekali, boleh mencoba masuk ke rumah warga dan mencoba menjejakkan kaki ke tanah. Maka yang terdengar adalah suara "dung – dung – dung"  karena di bawah rumah itu terdapat rongga-rongga gua. Bahkan, rongga-rongga goa itu menjalar sampai ke bawah perkampungan penduduk di bagian timur alun-alun. Kalau dihitung jaraknya dari pintu utama, Goa Akbar bisa mencapai radius 3 km.

Rumah-rumah, jalanan, dan lapangan di perkampungan ini selalu mengeluarkan suara "dung – dung – dung" ketika dilewati orang yang berjalan atau berlari.

6. Es Legen dan Buah Lontar/Siwalan

Keluar dari kota menuju ke timur ke arah Kota Lamongan, kita akan disambut para pedagang es legen yang berasal dari tetesan getah dari pelepah pohon lontar (siwalan). Ada puluhan warung penjaja es legen dan buah lontar sepanjang sekitar 2 km saling berhadapan di pinggir jalan raya menuju Lamongan ini. Pengendara tinggal parkir di sembarang tempat dan bisa langsung menikmati kesegaran dan kelezatan makanan di sini. 

Es legen ini memiliki rasa seperti minuman bersoda yang menyegarkan. Para penjaja minuman ini juga menjual buah lontar atau siwalan yang mirip sekali dengan buah kelapa. Satu buah lontar bisa berisi 5 – 6 daging buah yang di dalamnya juga terdapat air yang menyegarkan. Buah siwalan memilik rasa manis dan sedikit asin. Jika masih muda, dagingnya sangat empuk seperti kelapa muda. Jika sudah tua, dagingnya akan sulit sekali digigit karena sudah terlanjur mengeras seperti daging kelapa sawit.

Kadang, salah satu warung ada yang mengolah daging lontar ini menjadi dawet siwalan. Daging buah lontar dipotong kecil-kecil menyerupai dawet, diberi air santan dan gula aren cair. Kemudian, disajikan bersama es batu. Lezat namun tetap menyegarkan. Es dawet siwalan sangat jarang dijual di luar kota ini dan patut dicoba oleh siapa pun yang melewati kota goa ini.

7. Goa Ngerong

Tidak salah jika Tuban juga dijuluki sebagai kota goa. Di wilayah kabupaten ini terdapat banyak sekali goa. Selain Goa Akbar di tengah kota, terdapat goa yang cukup terkenal lagi di pinggiran kota, yaitu Goa Ngerong. Jika ke arah Kota Lamongan, pada pertigaan Pakah, pengendara bisa langsung belok ke kanan ke arah selatan menuju ke kota Kecamatan Rengel. Di sinilah Goa Ngerong berada.

Goa ini cukup unik karena di dalamnya terdapat aliran sungai yang tidak pernah kering. Di dalam sungai ini banyak hidup ikan-ikan, sejenis ikan wader yang besarnya racak, yaitu sebesar 2 hingga 3 jari manusia dewasa. Belum terdengar kabar ada ikan di dalam Goa Ngerong yang memiliki ukuran superbesar. Padahal, ikan-ikan itu sudah ada semenjak ratusan tahun yang lalu.

Jumlahnya pun seperti tidak pernah bertambah atau berkurang. Semuanya tetap seperti dahulu,  tidak ada yang berubah. Warga setempat pun menganggap ikan-ikan itu sebagai ikan keramat dan tidak diperbolehkan untuk diambil dan dibawa pulang oleh para pengunjung. 

8. Karaoke dan Pub

Nah, ada yang unik lagi dengan Kota Tuban yang dari zaman dahulu sudah tersentuh oleh upaya dakwah, baik dari umat Islam maupun umat Budha dan Kong Hu Cu. Di sepanjang jalur pantura bagian barat kota ini berjajar puluhan pub dan karaoke. Entah siapa yang paling dahulu mendirikannya. Yang jelas, pub dan karaoke ini seperti tidak pernah mati, selalu ada saja pengunjungnya.

Bisa jadi, yang datang ke sana adalah orang-orang dari luar kota yang memang mencari hiburan dan menjauh dari hiruk pikuk kota atau penduduk kabpuaten ini memang banyak yang memiliki pendapatan berlebih dan senang dengan hiburan model ini. 

Tuban memang sebuah kota yang unik dan patut untuk dikunjungi.  Walaupun sekadar lewat saja, satu atau dua jam menimati keunikan kota ini akan selalu memberi kenangan indah tersendiri.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Jombang - Kota Santri Kaya Wisata dan Kuliner Khas
  • Wisata di Kesejukan Wonosobo
  • Lebih Dekat dengan UPI Purwakarta
  • Ingat Keramik, Ingat Plered Purwakarta
  • Ingin tahu Purwakarta? Klik www.purwakarta.go.id
  • Mengenal Lebih Dekat Kabupaten Bogor
  • Klaten, Sebuah Kabupaten Megapolitan di Jawa Tengah
  • Jangan Lintasi Brebes Tanpa Beli Telur Asinnya
  • Purworejo yang Kaya Hasil Bumi dan Sejarah
  • Menggali Potensi Wisata Gresik
  • Bukittinggi - Kota dengan Sejuta Cerita
  • Wonogiri - Gambaran Spirit Merantau Wong Jowo
  • Pesona dan Keindahan Kabupaten Situbondo
  • Mengenal Kerajaan Demak Lebih Dekat
  • Potensi Jember dan Wisatanya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA