Tugas Akhir - Syarat Kelulusan yang Ilmiah
Ilustrasi tugas akhir
Tugas akhir adalah sesuatu yang tidak asing bagi mahasiswa tingkat akhir. Ada yang memang bisa dan mampu menyelesaikan dengan cepat sehingga ia lulus dan meraih gelar sarjana. Akan tetapi ada juga yang karena tugas akhir, mereka stress dan tidak mampu menyelesaikan tugas akhir sesuai target sehingga mereka tidak bisa mengikuti wisuda sarjana karena memang tugas adalah syarat mutlak untuk menjadi sarjana.
Tugas akhir kemudian disebut sebagai penentuan kelulusan dalam suatu lembaga. Tugas Akhir adalah bentuk dari kegiatan dalam lembaga akademik terakhir. Ini juga sebagai data akumulasi nilai yang didapat dalam perguruan tersebut, yang diperoleh para mahasiswa selama kuliah pada setiap jurusan.
Ini adalah aturan main yang sudah ditetapkan akademik yang ada pada setiap kampus. Aturannya adalah membuat laporan tertulis dari Tugas Akhir. Biasanya Tugas Akhir ditulis atas dasar penelitian mandiri yang berarti penelitian ini mendapat bimbingan dari dosen pembimbing atau dari hasil observasi di lapangan.
Tugas Akhir itu yang tak lain adalah karya tulis, atau ada yang menyebutnya sebagai karya ilmiah, yang dalam penulisannya tidak sembarangan. Melainkan atas dasar kaidah keilmuan yang masih ada di bawah pengawasan dari dosen pembimbing tadi.
Tahapan dalam Pengerjaan Tugas Akhir
Tugas Akhir mencakup berbagai jenis, atau yang termasuk dengan Tugas Akhir ini adalah antara lain skripsi, tesis, disertasi, rancangan, makalah atas kajian beberapa hasil studi, dan karya sastra.
Setidaknya ada beberapa tahapan sebelum kita membuat Tugas Akhir. Pertama, sebelum benar-benar membuat Tugas Akhir, kita mesti membuat proposal terlebih dulu. Proposal Tugas Akhir yang dibuat atas dasar realistisnya sebuah kajian yang akan dikembangkan nanti dan juga mesti komprehensif dan terperinci.
Dalam format proposal yang telah ditentukan, di antaranya berisi hal-hal seperti; Judul Tugas Akhir. Dalam pemilihan judul Tugas Akhir, biasanya para dosen pembimbing dan juga ketentuan yang berlaku, bahwa judul Tugas Akhir mestilah singkat, namun jelas. Pemberian judul biasanya juga harus mengacu pada tema pokok yang wajib memerhatikan batasan kualitatif, kuantitatif serta sasarannya.
Yang kedua adalah mengenai latar belakang masalah, setiap judul Tugas Akhir kita, mesti memilki latar belakang permasalahan dulu. Dari permasalahan itu, kemudian dicari pemecahan masalahnya. Latar belakang mesti jelas digambarkan. Dalam penulisan ini, mesti jelas perumusannya, sehingga akan memudahkan dalam pembuatan Tugas Akhir.
Ketiga adalah Perumusan Masalah dan Ruang Lingkup, dalam mencari pemecahan ini pun, pemilihan judul sangat penting. Baiknya dirumuskan lewat bentuk deklaratif atau dalam kalimat tanya yang tegas juga jelas.
Selanjutnya adalah menentukan tujuan akhir masalah. Tugas Akhir ini harus diungkapkan dengan tegas dan jelas. Hasil yang utama dari tugas ini adalah penyusunan data atau informasi, yang nanti disusun dalam suatu kegiatan penelitian.
Setelah tujuan akhir masalah lolos, maka selanjutnya adalah Tinjauan Pustaka yang lebih pada menguraikan teori. Uraian ini sengaja yang nantinya diarahkan untuk menyusun kerangka pemikiran. Dan yang berikutnya mulai memasuki Metodologi Penelitian. Uraiannya dapat digambarkan dan mencakup variabel lewat penelitian, atau model yang digunakan, yang juga meliputi rancangan penelitian, teknik pengumpulan dan analisis data. Dari situ kemudian kita mulai menguraikan lagi perihal macam-macam gagasan kreatif dari hasil Tugas Akhir untuk dikontribusikan.
Dari kontribusi ini, kelak akan dikembangkan lagi baik lewat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kelembagaan, pembangunan bangsa, ataupun menimbulkan inspirasi. Itulah yang disebut dengan proses relevansi. Dan yang terakhir adalah mengenai Jadwal Kegiatan, dan Tugas Akhir ini adalah bentuk dari persiapan sampai dengan penyusunan laporan.
Setelah format Tugas Akhir selesai, selanjutnya ada tahapan Rapat Proposal. Rapat proposal ini hukumnya wajib bagi semua mahasiswa yang sudah memasuki dunia perkuliahan semester akhir. Tiap mahasiswa kemudian menyampaikan sendiri dan menjelaskan mengenai proposal yang dimaksud.
Jika ada dosen pembimbing yang mengaggap proposal Anda perlu, maka biasanya Anda akan dipanggil lagi untuk menerangkan proposal yang sudah dibuat. Kemudian pada saat rapat proposal untuk memenuhi Tugas Akhir ini, akan disetujui atau tidak, mengenai judul dan isi Tugas Akhir. Jika pun tidak mesti diubah, lalu ada pertimbangan apakah perlu atau tidak dalam hal perbaikan proposal, dan yang terahir adalah akan adanya penunjukan pembimbing ke dua, ini pun bisa saja tidak diperlukan.
Andaikan proposal kita diterima atau disetujui ketika rapat, mahasiswa harus lekas mendaftarkan mata kuliah Tugas Akhir pada Perwalian I. Jika hal ini tidak dipenuhi, jurusan berhak mendaftarkan mata kuliah Tugas Akhir untuk mahasiswa bersangkutan atau biasa juga mencabut persetujuan proposal bersangkutan.
Andaikan proposal kemudian disetujui tapi dengan catatan mesti melakukan perbaikan. Mahasiwa biasanya diberi waktu satu minggu. Adapun jika proposal kemudian tidak mendapat persetujuan, maka mahasiswa mau tidak mau mesti mengajukan proposal baru, namun pada periode berikutnya.
Pekerjaan Tugas Akhir
Setelah rapat akhir proposal usai, maka mahasiswa sudah mulai masuk pada masa pengerjaan Tugas Akhir. Lalu apa saja ketentuan yang berlaku dalam pengerjaan Tugas Akhir ini? Yang pertama, jelas mahasiswa diberikan waktu selama satu semester penuh dalam pengerjaan Tugas Akhir. Terhitung ketika Tugas Akhir didaftarkan pada Perwakilan 1.
Yang selanjutnya adalah mahasiswa wajib melakukan bimbingan Tugas Akhir, yang mendapat arahan dari Pembimbing. Tetapi, apabila Tugas Akhir itu tidak juga selesai sampai batas waktu yang ditentukan, maka mahasiswa wajib memberikan laporan dalam sidang pertanggungjawaban Tugas Akhir.
Dari sidang itu kemudian biasa diputuskan apakah akan diberikan perpanjangan jangka waktu tambahan, merevisinya, atau hal yang paling menyakitkan adalah membatalkan hasil Tugas Akhir tersebut, apabila dipandang mahasiswa tidak mampu mengerjakannya. Tugas Terakhir meliputi proses pengerjaan Tugas Akhir mahasiswa, yaitu tiap mahasiswa harus membuat laporan.
Penulisan Tugas Akhir
Sebelum memulai menulis, yang mesti diingat adalah, selain harus memerhatikan tampilan yang rapi, adalah menjadi point tersendiri. Mulai dari kertas, ukuran jenis font, pengetikan, hinggga halaman sampul, atau pengesahan kita yang memang hanya perlu di-fotocopy saja.
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah penulisan yang tidak memenuhi kriteria. Seperti kertas, mulai dari yang spesifikasi kertas jenis HVS dengan warna Putih Polos. Serta Beratnya mesti 80 gram. Hingga ukuran kertasnya pun ditentukan, yaitu A4 (21,5 cm x 29,7 cm).
Ketentuan penulisan Tugas Akhir ini juga meliputi dalam hal pengetikannya. Hingga ditentukan batas teks pada posisi penempatan tepi kertas: seperti Batas kiri : 4 cm (termasuk 1 cm untuk penjilidan) dari tepi kertas. Batas kanan : 3 cm dari tepi kertas. Batas atas : 3 cm dari tepi kertas dan Batas bawah : 3 cm dari tepi kertas.
Banyak kisah mahasiswa yang memang dalam mengerjakan Tugas Akhir ini sangat susah dan berat. Namun tidak sedikit juga yang semangatnya dalam mengerjakan Tugas Akhir tetap terjaga, sehingga ia bisa menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan sempurna.

