8 Hal yang Harus Anda Ketahui dari Tujuan Amdal
Ilustrasi tujuan amdal
Amdal mendadak tenar saat banyak bencana alam terjadi akibat kelalaian manusia. Ketika sudah terlambat, manusia bertanya tanya, “kok bisa analisis dampak lingkungan hidup meloloskan hal tersebut?” Sebut saja hal tersebut itu ialah aktivitas perusahaan semacam eksploitasi minyak, gas, sampai penggundulan hutan. Jadi jangan heran ketika menemui gejala lingkungan yang terkesan ngamuk dan ngawur. Nah, lebih jelasnya Anda lebih baik tahu 8 hal dari tujuan amdal.
1. Tahukah Anda Jika Amdal Berfungsi Sebagai Kajian?
Ya, sifatnya yang ilmiah dan rasional membuat amdal mesti berbentuk kajian saat dirumuskan dan dijalankan. Kajian tersebut bisa dijalankan oleh si penginisiasi amdal tersebut, sebut saja perusahaan atau pihak seperti konsultan amdal.
2. Tahukah Anda Amdal Bertujuan untuk Memetakan Masalah?
Ya, tepatnya peta masalah! Mapping (pemetaan) ini didapatkan dari kajian yang sedang dan telah dibuat tersebut. Pemetaan masalah berguna untuk mengidentifikasi masalah sekaligus menyertakan solusi untuk mengatasinya.
3. Tahukah Anda Amdal diseleksi oleh Pihak kKhusus?
Ya, oleh kelompok yang terkait dan indenpenden. Biasanya dari unsur pemerintah daerah, kementrian lingkungan hidup (KLH), dst. Mereka bertugas untuk menilai kelayakan juga kepatutan amdal yang telah dibuat oleh pengaju amdal.
4. Tahukah Anda Amdal Terkenal Istilah Fee and Property?
Ya, uang dan barang! Fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) seringkali diplesetkan menjadi fee anda property. Saking geramnya publik dengan banyak lolosnya amdal yang tidak lolos kriteria namun main belakang dengan perilaku korup.
5. Tahukah Anda Amdal Bukan Saja Unsur Ekonomi?
Ya, disitu ada sosial, politik, budaya, hukum, dst. Analisis dampak lingkungan hidup tersebut memang kompleks tidak bisa dipandang secara setengah setengah (parsial) melainkan harus menyeluruh (imparsial).
6. Tahukah Anda KLH Memberi Grade Bagi perusahaan?
Ya, bagi si nakal pasti dijewer dengan menempati juru kunci. Salah satu penilaiannya tersebut adalah pengelolaan amdal.
7. Tahukah Anda Amdal Sulit Dicabut Ketika Dijalankan?
Ya, ketika palu sudah diketok, aktivitas bisnis berjalan dengan ngebut. Ketika terjadi kekeliruan dalam perjalanan, akan sulit ditarik karena perusahaan bisa berkilah bahwa amdal telah disetujui dan disepakati bersama.
8. Tahukah Anda Amdal Berhubungan Erat dengan CSR?
Ya, it takes two to tango! Corporate Social Responsbility adalah tali kasih yang diberikan perusahaan pada masyarakat. Di dunia bisnis CSR seringkali dianggap sebagai balas budi atas hak lingkungan yang rusak atau tercemar akibat kegiatan bisnis perusahaan.

