logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Menjaga Kesehatan

Tukang Jamu Gendong, Bergelut dengan Nasib


Ilustrasi tukang jamu

Jamu dalam kehidupan bangsa Indonesia bukan hal yang baru lagi. Hampir di seluruh bagian negeri ini orang suka mengkonsumsi jamu. Berdasarkan fungsinya dan khasiatnya, maka ada banyak sekali macam jamu, khususnya jamu tradisional. Tetapi setidaknya ada satu orang yang sangat paham dan menguasai perihal jamu, yaitu Tukang Jamu. Bahwa, jamu dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit dan memberikan  kesegaran pada tubuh kita.

 

Dalam perkembangan pola kehidupan global, keberadaan jamu dalam kehidupan terasa mulai terancam dengan hadirnya berbagai jenis obat yang ternyata lebih cepat membereskan rasa sakit. Ini merupakan tantangan yang sangat berat bagi eksistensi jamu sebagai obat tradisional. Apalagi, pola pemikiran orang sekarang lebih banyak pada obat-obat modern yang lebih praktis dan lebih cepat kerjanya. Tetapi, tukang penjual jamu tidak pernah merasa tersaingi sebab pangsa pasar mereka masih tetap ada.

 

Seperti kita ketahui, dalam gaya hidup sehat, menjaga kesehatan memang merupakan aspek penting yang harus selalu kita lakukan. Jangan sampai kita mengalami gangguan kesehatan karena badan yang kecapekan atau sebangsanya. Pada saat badan mengalami kecapekan, sebenarnya pada saat tersebut membutuhkan regenerasi sel dan sebagainya. Dan, tukang penjual jamu memahami kebutuhan tersebut sehingga mereka siap dengan ramuan sehatnya.

 

Secara tradisional, regenerasi sel tubuh dapat dilakukan jika kita mengkonsumsi zat-zat terkait proses regenerasi tersebut. Dan, yang sering kita jumpai adalah segala yang terdapat dalam  bahan-bahan pembuatan jamu. Misalnya kencur, temulawak, jahe, dan rempah-rempah lainnya. Pada saat kita mengalami kondisi seperti itu, maka keberadaan tukang penjual jamu merupakan satu kebutuhan yang tidak dapat kita abaikan.

 

Tukang Jamu Gendong

 

Tukang jamu gendong pada umumnya ibu-ibu yang begitu kuat dan perkasa menjalankan pekerjaannya. Ibu-ibu ini menjalankan pekerjaannya sambil menggendong bakul tempat botol-botol jamu. Mereka berkeliling kampung tanpa lelah dan malas.  Tukang penjual jamu gendong ini terus berjalan dari satu rumah ke rumah lainnya. Mereka tidak peduli ke mana kaki membawa mereka melangkah.

 

Bahkan, mereka tidak segan mendatangi rumah-rumah mewah yang gaya hidupnya jauh berbeda dengan masyarakat umumnya. Bagi para tukang penjual jamu ini yang penting dagangan laku. Mereka yakin bahwa para pemilik harta banyak tersebut tetap menjunjung tinggi gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan.

 

Para tukang penjual jamu gendong tersebut terus melangkah di jalur-jalur jalan dan gang di perumahan elit maupun di perumahan kampung, bahkan perumahan kumuh yang tidak dapat disebut sebagai rumah. Mereka tetap mendatangi lingkungan tersebut. Mereka berteriak-teriak memanggil agar penghuni keluar atau membunyikan sesuatu agar terdengar para penghuni.

 

Mereka menawarkan jamu dagangannya. Mereka yakin bahwa orang-orang kaya-pun pasti suka dengan jamu yang dijualnya. Keyakinan inilah yang membuat mereka mampu bertahan untuk terus menekuni pekerjaan tersebut.

 

Tetap Eksis Walaupun Diterjang Krisis

 

Gaya hidup sehat yang terus didengungkan sebagai gerakan menjaga kesehatan benar-benar membawa berkah bagi para tukang penjual jamu. Tentunya, jika gaya hidup sehat ini  menjadi gerakan nasional, maka tukang penjual jamu, khususnya tidak perlu khawatir dengan masa depan hidupnya. Sebab, sampai kapan-pun masyarakat tetap membutuhkan peranan mereka.

 

Banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk menjaga kesehatan diri. Dan, salah satunya adalah dengan mengkonsumsi jamu kesehatan. Meskipun perkembangan teknologi pengobatan berkembang pesat, tetapi obat-obat tradisional tetap menjadi salah satu konsumsi kesehatan.

 

Mereka tetap bertahan walaupun perkembangan teknologi menghadang langkah kaki. Mereka tetap eksis walaupun diterjang krisis hebat. Mereka tetap mencari tukang penjual jamu gendong saat merasakan tubuhnya mengalami kemunduran kesehatan.

 

Berbagai isu yang menerjang tidak menciutkan hati dan menyurutkan langkah yang harus diayunkan. Kerja harus tetap berlanjut walaupun tantangan menghadang ganas. Menjadi tukang penjual jamu memang bukan pilihan, tetapi menjaga eksistensi hidup merupakan keharusan yang tidak berbantah lagi. Dan, tetap menekuni profesi sebagai tukang penjual jamu gendong adalah pilihan tepat bagi kehidupannya.

 

Memang berat ketika memutuskan menjadi tukang penjual jamu gendong, tetapi untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup sehat dan menjaga kesehatan, maka peranannya sungguh sangat besar. Untuk hal tersebut, mereka harus tetap bertahan atau eksis walaupun harus bergelut dengan berbagai tekanan ekonomi yang semakin berat. Mereka harus survive agar tetap eksis. Oleh karena itulah, menjadi tukang penjual jamu gendong harus diperankan secara professional.

 

Satu hal yang harus selalu kita tekankan dalam hal ini bahwa menjaga kesehatan merupakan salah stau bagian penting dari gaya hidup sehat. Oleh karena, maka sebaiknya kita selalu melakukan hal-hal yang mendukung kesehatan tubuh kita. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat-obat tradisional, yaitu jamu. Dan, tukang penjual jamu gendong setiap saat siap melayani kebutuhan kita.

 

Jika kita mempunyai obat tradisional yang cukup manjur, mengapa kita harus meninggalkan kebiasaan hidup sehat dengan mengkonsumsi jamu tradisional? Dan, pekerjaan sebagai tukang penjual jamu gendong sungguh sangat membantu kita menjaga kesehatan dan mendukung gaya hidup sehat.

 

Budaya Indonesia           

 

Tukang penjual jamu merupakan salah satu budaya Indonesia yang patut untuk dilestarikan. Budaya ini tetap eksis karena masih banyak dari masyarakat sendiri yang membutuhkan keberadaan mereka. Semua itu tidak luput juga dari kebiasaan meminum jamu yang sudah turun-temurun ada di dalam masyarakat Indonesia.

 

Jamu adalah semacam obat yang diracik dan diramu sendiri sesuai dengan apa yang telah diajarkan oleh para leluhur sebelumnya. Bahan yang digunakan pun berasal dari yang alami tanpa menggunakan bahan yang didapatkan dari bahan kimia.

 

Semua proses untuk menghasilkan sebuah jamu gendhong masih menggunakan cara yang tradisional. Tidak ada mesin besar yang berfungsi dan menghasilkan jamu gendhong ini sehingga jamu ini bisa sampai ke tangan konsumen.

 

Yang ada hanyalah tangan-tangan dari manusia kuat yang tegar menghadapi kehidupan di tengah kerasnya aliran zaman. Meskipun hanya menggunakan tangan biasa tetapi produksi jamu gendhong ini tiada pernah terputus dan berhenti. Jika terputus untuk produksi maka terputus juga harapan mereka mendapatkan rupiah.

 

Tukang penjual jamu selain sebagai budaya juga merupakan profesi bagi seseorang dalam mencari nafkah. Profesi menjadi tukang penjual jamu gendhong bukanlah sebuah profesi yang mampu menghasilkan banyak uang. Dalam profesi bahkan termasuk ke dalam profesi yang tidak terlalu berkelas atau termasuk ke dalam sebuah profesi biasa saja.

 

Mekipun demikian kehadiran mereka oleh sebagian orang sangatlah berarti. Tanpa kehadiran dari tukang penjual jamu ini maka orang yang membutuhkan jamu akan sangat kerepotan untuk bisa membei jamu. Ketika seseorang tidak bisa membeli jamu maka khasiat dari jamu tersebut tidaklah bisa didapatkan.

 

Biasanya jamu yang dijual adalah mau beras kencur, kunir asem, paitan (pahitan), dan masih banyak lagi jamu yang dibawa oleh para tukang penjual jamu ini. Semua jamu tersebut dipercaya memberikan kesehatan yang mampu didapatkan setelah seseorang meminum jamu tersebut.

 

Secara ilmiah kebenaran dari khasiat jamu tersebut memang bisa didapatkan berdasarkan bahan yang digunakan oleh para tukang penjual jamu tersebut. Maka tidak heran juga sekrang sudah banyak sekali beredar jamu kemasan yang diolah oleh pabrik besar berdasarkan resep turun-temurun para tukang penjual jamu ini.

 

Kebutuhan mengkonsumsi jamu yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia terutama masyarakat jawa bisa dibilang cukup besar. Setiap hari atau bahkan minggu seseorang merasa membutuhkan jamu. Kebutuhan akan jamu tersebut dirasakan sangat penting untuk menghilangkan rasa capek dan kurang enak badan yang menyerang mereka.

 

Ketika seseorang sangat capek dan membutuhka stamina agar kembali bugar maka orang tersebut tidak ragu lagi untuk minum jamu. Biasanya dalam ramuan jamu juga terdapat telur mentah baik dari ayam kampung maupun bebek. Telur ayam yang mentah dipercaya memberikan khasiat stamina yang kuat bagi yang meminumnya.

 

Setelah minum jamu maka orang akan merasa langsung enak badan dan kembali bugar. Itulah yang biasanya dirasakan oleh mereka yang sudah terbiasa meminum jamu. Memang jamu sangat banyak sekali manfaatnya bahkan tidak hanya pegel dan capek saja untuk penyakit kewanitaan juga ada.

 

Meskipun demikian sekarang ini beredar beberapa jamu yang tidak memiliki standart keamanan yang cukup memadai. Bahkan ada yang menggunakan bahan kimia sebagai campurannya demi meraup untung yang lebih banyak. Namun hanya sedikit sekali orang yang melakukan itu. Tetapi tetap berhati-hati adalah jalan yang terbaik.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Memelihara Kesehatan Ibu dan Bayi
  • Kiat Memulai Hidup Sehat Tanpa Rokok
  • Membiasakan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat
  • Macam-Macam Penyakit pada Telinga
  • Bebas Osteoporosis di Usia Kakek Nenek
  • Kebiasaan Hidup Sehat yang Patut Anda Lakukan
  • Pengertian Pola Hidup Sehat
  • Hasil Riset Mengenai Manfaat Tidur
  • Cara Mudah Meningkatkan Stamina
  • Stres Dapat Mengakibatkan Penyakit Gila
  • Pentingnya Hidup Sehat bagi Anda
  • Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Payudara
  • Mengatasi Masalah Tidur Bayi - ANNEAHIRA.COM
  • Artikel Anemia - Apa dan Bagaimana Anemia?
  • Berbagai Program Berhenti Merokok
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA