TV Kabel
Ilustrasi tv kabel
TV kabel adalah salah satu pilihan hiburan yang semakin memasyarakat. Kalau dulu TV kabel hanya dipilih oleh orang-orang tertentu, kini tidak demikian. Sudah cukup banyak pengguna TV kabel di negara kita. Biaya pasang yang gratis tentu cukup menggiurkan. Memang, dikenakan iuran bulanan. Namun kita tetap dapat memilih besar iuran tersebut karena ada bermacam paket.
Tentu saja semakin banyak paket TV kabel yang tersedia, semakin tinggi pula biaya yang harus dibayar. Sekali lagi, ini masalah pilihan. Kalau Anda tidak keberatan, tidak ada salahnya, kan? Toh, hasilnya cukup sepadan. Anda bisa menikmati hiburan selama 24 jam penuh.
Awalnya, TV kabel menggunakan frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik tetap atau kabel coaxial. Kini, sistem yang digunakan sudah berbeda. TV kabel zaman sekarang menggunakan teknologi digital untuk melakukan penyiaran acara televisi.
Dahulu, untuk menangkap siaran televisi orang biasa menggunakan antena khusus. Cara seperti ini memiliki banyak kelemahan. Misalnya saja tampilan gambar tidak maksimal jika udara sedang berkabut atau berangin. Antena televisi pun mudah bergeser jika tertiup angin kencang. Selain itu, di daerah yang bergunung-gunung siaran televisi tidak bisa ditangkap.
TV kabel pertama kali diperkenalkan di Amerika Serikat dan berkembang pesat hingga saat ini. Era TV kabel membuat semuanya lebih mudah. Tidak peduli betapa buruknya cuaca, tidak akan mempengaruhi kualitas gambar. Dekoder ditempatkan di dekat televisi, sementara ada semacam parabola mini yang dipasang di luar rumah. Pemasangannya tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan oleh petugas yang berpengalaman. Ada tata cara tertentu agar gambar tidak mengalami gangguan atau hasilnya sempurna.
Di Indonesia sendiri Kabelvision menjadi pelopor TV kabel pada tahun 90-an. Kini, ada beberapa perusahaan penyedia jasa TV kabel di Indonesia. Sebut saja Indovision, Telkomvision, atau Oke TV. Semuanya berlomba menyajikan siaran yang terbaik dengan harga lebih murah bagi para pelanggannya. Tentu ini tawaran yang cukup menggiurkan.
Indovision, TV Kabel Terdepan
Di Indonesia, bicara TV kabel berarti bicara tentang Indovision. Ini adalahTV kabel milik MNC Grup yang memiliki pelanggan paling banyak. Indovision juga dianggap sebagai TV kabel berlangganan yang memiliki paling banyak channel. Mulai dari siaran televisi lokal, stasiun TV yang khusus menyajikan olahraga, bahkan ada yang hanya menyajikan film tanpa iklan sama sekali. Anda seperti sedang menonton bioskop karena dapat menonton film favorit tanpa jeda atau pemotongan adegan seperti yang biasa terjadi.
Indovision sendiri tidak mengenakan biaya pembelian parabola. Semua peralatan yang dibutuhkan akan dipinjamkan kepada pelanggan. Tidak memakai jaminan sama sekali. Beberapa tahun silam, sistemnya tidak seperti ini. Seseorang dapat menjadi pelanggan Indovision dengan dua pilihan.
Pilihan pertama calon pelanggan TV kabel adalah membeli kontan parabola dan dekodernya. Dulu sempat dikenakan tarif sekitar dua juta rupiah. Lalu, apakah gratis biaya berlangganan? Tentu saja tidak. Anda masih harus membayar iuran tetap setiap bulannya, sesuai dengan pilihan siaran yang Anda inginkan.
Pilihan kedua adalah membayar jaminan seharga biaya beli. Akan tetapi jika suatu ketika Anda ingin berhenti berlangganan, parabola dan dekodernya harus dikembalikan kepada pihak TV kabel. Namun, uang jaminan yang telah Anda berikan pun akan dikembalikan juga dengan utuh. Pilihan ada di tangan Anda, kira-kira lebih nyaman yang mana.
Kini, sistem berbeda diberlakukan. Anda tidak perlu membeli parabola atau membayar jaminan. Semuanya gratis. Anda hanya dikenakan biaya administrasi yang jumlahnya tidak besar. Yang kemudian akan diikuti dengan biaya bulanan sesuai peket pilihan Anda.
Untung Rugi TV Kabel
Benarkah TV kabel begitu menggiurkan? Jawabannya bisa dilihat dari minat masyarakat yang semakin tinggi dan bermunculannya perusahaanTV kabel baru belakangan ini. Jika Anda menonton siaran televisi lokal diTV kabel, tidak ada perbedaan signifikan. Siarannya sama saja, hanya mungkin kualitas gambarnya yang lebih baik. Tetap ada deretan iklan yang panjang ketika sinetron unggulan ditayangkan.
Memang, tayangan televisi lokal dirajai oleh sinetron pada jam prime time. Di luar jam itu, aneka acara gosip dan reality show yang ganti menjadi raja. Siaran-siaran itu sayangnya lebih banyak yang kurang bermutu.
Banyak orang yang ingin menyaksikan film Hollywood, misalnya. Namun sayangnya kesempatan untuk itu sangat tipis masa ini. Televisi lokal lebih memilih untuk menyiarkan sinteron meskipun banyak yang berpendapat kalau ceritanya terlalu mengada-ada dan sangat bergantung rating.
Artinya, logika diabaikan dalam membuat suatu cerita, sepanjang sinetron tersebut mampu meraih rating yang tinggi. Maka tidak heran banyak sinetron top yang tayang setiap hari hingga empat jam! Alasannya cuma satu, ratingnya luar biasa tinggi. Makanya tidak heran kalau sinetron seperti ini akhirnya ditinggalkan penggemarnya karena cerita yang tidak masuk akal dan durasi yang sangat panjang.
Pada akhirnya, sinetron ini kehilangan peminat dan tidak lagi mendapat perhatian penonton. Kalau sudah begini, barulah sinetron itu dihentikan dan diganti dengan yang baru. Lalu berulanglah pola yang sama. Begitu seterusnya.
Bagi sebagian orang, stasiun televisi lokal dianggap menyiarkan siaran yang sangat tidak mendidik. Sehingga akhirnya memilih untuk berpaling pada TV kabel. Mengapa? Jawaban paling sederhana adalah banyaknya pilihan channel yang tersedia untuk pelanggan.
Jika Anda penggemar olahraga, jangan khawatir. Ada Star Sport, ESPN, MNC Sport, hingga Golf Channel yang siap memanjakan. Semuanya beroperasi selama 24 sehari, 7 hari seminggu tanpa jeda.
Untuk penggemar serial Hollywood populer, ada banyak pilihan yang menggiurkan. Mulai dari AXN, Diva Channel, Universal Channel, Fox Channel, Fox Crime, Star World, Warner TV. Juga ada Syfy yang khusus menayangkan acara bertema fiksi ilmiah.
Bagi penggemar acara-acara bertema serius dan mendidik, Anda bisa membidik beberapa channel yang sangat berkualitas. Discovery Channel dan beberapa stasiun berlabel “Discovery” sangat layak untuk dipilih. Dan masih ada BBC Knowledge dan beberapa channel yang berawalan dengan “National Geographic”.
Sementara untuk penggemar serial Asia atau telenovela, jangan khawatir tidak kebagian tempat. Ada One Channel dan Vision2 Drama. KBS juga ada. Penggemar musik bisa menikmati Channel V atau i-Concerts yang khusus menayangkan konser artis-artis top. Anak-anak pun dimanjakan oleh TV kabel. Ada banyak sekali channel untuk mereka. Misalnya saja Cbeebies, Disney Junior, Nicklodeon, Boomerang, atau Kartun Network.
Khusus bagi penikmat film-film Hollywood, Anda pun punya tempat spesial yang tidak kalah hebat. TV kabel menyediakan mulai dari HBO, HBO Signature, Cinemax, Fox Movies Premium (dulunya bernama Star Movies), MGM, hingga Thrill. Selama dua puluh empat jam saluran tersebut menayangkan film-film tanpa jeda. Tidak ada iklan sama sekali. Anda seperti memiliki mini bioskop di rumah. Bukankah ini sangat menyenangkan?
TV kabel membawa era baru pada dunia televisi. Anda diberi kesempatan untuk menikmati puluhan channel yang menawarkan beragam hiburan. Jenis apapun yang Anda inginkan, semuanya tersedia. Kecuali televisi lokal, channel lainnya selalu memutar ulang sebuah acara selama beberapa kali. Jadi, jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk menonton acara kegemaran, masih ada kesempatan di lain waktu. Biasanya tidak jauh-jauh dari saat pertama kali ditayangkan.
Itu adalah keuntungan yang luar biasa, bukan? Tangan Anda hanya perlu memencet tombol angka untuk memilih mana yang ingin ditonton. Namun, semua kenyamanan itu tentu harus mengorbankan sesuatu, bukan? Apalagi kalau bukan biayanya.
Semakin banyak channel yang ingin Anda tonton dengan TV kabel, semakin besar pula biaya yang harus ditanggung. Jadi, channel yang tidak termasuk pada paket yang Anda pilih akan tertutup secara ototmatis. Artinya Anda tidak bisa menyaksikannya.

