logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Kartu Ucapan    Lebaran

Kartu Ucapan Idul Fitri dan Sebuah Tradisi


Ilustrasi ucapan idul fitri

Setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, umat Islam di seluruh dunia siap menjelang hari kemenangan pada tanggal 30 Ramadhan. Hari raya Idul Fitri dirayakan dengan penuh suka cita dan harapan. Suka cita karena bisa merayakannya dengan cara bersilaturahim ke sanak saudara, sahabat, dan kenalan.

Dengan ucapan Idul Fitri yang khas seperti Minal ‘aidzin wal faidzin, yaitu kembali pada yang fitrah dan semoga mendapat kemenangan serta Taqobbalallahu minna wa minkum, semoga Allah Swt. menerima semua amalan yang telah kita perbuat. Dan terselip harapan kelak dapat bertemu kembali dengan Ramadhan dan Idul Fitri yang akan datang.

Dalam buku Lentera Hati karya Prof. Dr. M. Quraish Shihab, silaturahim seperti yang sudah menjadi tradisi Idul Fitri merupakan cara menghimpun yang terputus. Tali silaturahim yang lama merenggang dan sempat terputus karena jarak dan kesibukan sehari-hari dapat terhubung kembali dalam momen tertentu seperti Idul Fitri.

Di Indonesia, seperti telah menjadi tradisi, Idul Fitri juga identik dengan pengiriman kartu ucapan atau parsel lebaran. Meskipun pengiriman ucapan lebaran melalui kartu sudah tergeser dengan short message service atau sms, kegunaannya masih dirasa penting mengingat unsur estetika yang tertoreh pada kartu yang umumnya masih sering dikirimkan oleh satu perusahaan ke perusahaan lain saat lebaran.

Ucapan Lebaran Pada Kartu

Kata-kata yang dipilih untuk dituliskan pada kartu mulai dari sederetan kata sederhana hingga satu paragraf yang puitis, konyol, dan memotivasi. Semua disesuaikan dengan karakter dan kepribadian si pengirim atau si penerima yang menjadi tujuan pengiriman. Contoh – contoh ucapan yang biasa terdapat dalam kartu lebaran misalnya,

Selamat merayakan kemenangan, menetapi keimanan, dan membuka pintu ampunan serta maaf. Happy Eid Mubarak 1431 H.

Ya Robbi..di hari yang fitri ini kami memohon padaMu agar Engkau memuliakan saudaraku, membahagiakan keluarganya, melancarkan rezekinya, dan limpahi kesehatan serta kuatkan imannya. Semoga Engkau menguatkan pula tali silaturahim kita. Selamat Idul Fitri 1431H. Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Terangkai kata indah, minal aidzin wal faidzin, semoga kita terlahir suci kembali dan mendapati kemenangan. Kami sekeluarga ingin menghaturkan maaf di atas salah dan khilaf. Selamat Hari Raya Idul Fitri.

Terkadang kartu lebaran dipilih berdasarkan warna dan gambar. Bila Anda membeli kartu Lebaran perhatikan pula tulisan yang sudah tercetak indah di dalamnya. Bagi Anda yang praktis, mengingat banyak yang dikirimi, ada baiknya Anda memilih kartu dengan desain yang sama, kemudian Anda tinggal menambahkan nama Anda dan keluarga serta tanggal.

Atau Anda ingin membuatnya ? mudah saja. Tinggal sediakan karton, spidol, penggaris, gunting, dan lem. Karton digunting berdasarkan pola yang Anda inginkan, kotak atau bentuk ketupat yang bisa dilipat dua. Cetak gambar yang menarik, bisa dari internet atau koleksi foto Anda, lalu tempel di bagian depan kartu.

Bagian dalamnya tinggal Anda hiasi dengan ucapan lebaran menggunakan spidol atau diketik komputer. Nah, yang satu ini siapa tahu bisa jadi peluang bisnis bagi Anda dan keluarga.

Hakikat Minal Aidin Wal Faizin

Tahukah Anda kenapa di dalam kartu ucapan Idul Fitri tertera kata minal aidin wal faizin? Ini adalah doa. Karena kata Aidin berasal dari kata ‘aada- ya’udu-‘id- ‘aaidin, yang memiliki arti kembali. Sedangkan aidin yang mestinya tertulis ‘aa-idin tersebut adalah isim fa’il, yang artinya orang yang kembali.

Artinya, orang yang berhari raya lebaran adalah orang yang kembali. Kembali di sini punya dua makna. Kembali suci karena sudah menjalankan perintah Allah, yaitu menjalankan ibadah puasa. Suci di sini adalah dihapuskan Allah dosa-dosa yang telah lalu. Satu lagi, kembali untuk bisa makan, minum, dan melakukan hal-hal yang dilarang selama di bulan Ramadhan. Kini, semua itu kembali dihalalkan oleh Allah.

Sedangkan kata faizin berasal dari kata faza-yafuzu-fauzan-faa-izin, yang memiliki arti menang.  Faa-izin adalah isim fail, artinya orang yang menang. Kenapa dikatakan sebagai orang yang menang? Karena orang yang berhari raya lebaran adalah orang yang menang melawan hawa nafsunya.

Ia mampu menahan diri untuk tidak makan, minum dan melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama selama di siang Ramadhan. Yang ditahan tersebut adalah hal yang sangat disukai nafsu. Ketika berhasil menahannya, maka tergolong sebagai orang yang menang.

Sehingga makna dari ucapan minal aidin wal faizin adalah, semoga kamu menjadi golongan orang yang kembali suci dan menang melawan hawa nafsu. Sungguh, ucapan ini luar biasa maknanya. Jika setiap orang mengucapkan minal aidin wal faizin, mesti melalui kartu lebaran, sungguh menjadi doa yang sangat dahsyat. Semoga Allah benar-benar mengabulkan doa tersebut hingga akhirnya menjadi orang yang kembali dan menang.

Makanya, Dinamakan Idul Fitri 

Tahukah Anda kenapa dikatakan idul fitri? Ini sangat berhubungan dengan ucapan minal aidin wal faizin. Idul fitri adalah bahasa arab, yang berarti kembali suci. Suci di sini adalah diampuni Allah dosa-dosa yang telah lalu. Karena Allah sudah menjanjikan lewat lisan Rasulullah, “Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan pengharapan kepada Allah maka diampuni Allah dosa-dosanya yang telah lalu.”

Makanya tak salah bila disebut dengan idul fitri yang memiliki arti kembali suci, yaitu suci dari dosa. Nah, bicara tentang fitri berasal dari kata fitrah asalnya. Tahukah Anda apa arti fitrah?

Mumpung lagi bahas tentang ucapan idul fitri, rasanya tak salah bila penulis juga mengupas apa hakikat fitrah sebarnya? Fitrah pada dasarnya memiliki tiga arti.

Arti pertama, fitrah adalah tempat atau asal kejadian. Jika idul fitri dimaknai dengan arti pertama ini, maka ucapan idul fitri mengindikasikan bahwa orang yang berpuasa ramadhan, ketika hadir bulan Syawal maka ia seperti orang yang kembali ke tempat asal kejadiannya.

Arti kedua, fitrah dimaknai seperti apa yang termaktub di dalam hadis, “Suci seperti dilahirkan dari rahim seorang ibu.” Tahukah Anda di dalam Islam ada lima golongan yang mendapatkan fitrah dari Allah:

  1.  Bayi yang baru lahir
  2.  Orang yang melaksanakan puasa.
  3.  Orang yang menunaikan ibadah haji.
  4.  Muallaf atau orang yang baru masuk Islam
  5.  Orang yang meminta maaf lalu diberi maaf.

Nah, jika idul fitri dimaknai dengan arti kedua ini maka mendapatkan penghapusan dosa seperti anak yang baru lahir. Bahkan potensi fitrah terjadi dua kali. Pertama, orang yang melaksanakan puasa. Kedua, orang yang meminta maaf lalu diberi maaf. Di idul fitri didapati posisi fitrah. Maka beruntung sekali, bila makna fitrah dimaknai dengan makna yang kedua.

Arti Ketiga, melaksanakan ajaran agama yang benar. Jika makna idul fitri dimaknai dengan makan ketiga ini masih memungkinkan. Tapi hubungannya cukup jauh. Pasalnya, idul fitri disebut-sebut tak lepas dari mendapatkan keampunan dari Allah.

Meski demikian, jik dimaknai dengan makna yang ketiga dapat diterima juga. Yaitu, setelah puasa akan ketahuan kualitas ibadah seseorang yang ikhlas beribadah di bulan Ramadhan. Pasalnya, jika selama di Ramadhan ia selalu mengunjungi mesjid secara full di bulan Ramadhan, maka di luar Ramadhan pun akan dilakukannya hal yang sama.Sehingga akan ketahuan siapa yang semangat beribadah di bulan Ramadhan dan yang tidak semangat. 

Terlepas dari pemilihan terhadap ketiga arti di atas, maka yang paling penting adalah tetap melakukan maaf-maafan di bulan Syawal. Rajinlah melantunkan kata-kata minal aidin wal faizin kepada orang lain di bulan Syawal. Harapannya, jika orang yang diucapkan kata-kata tersebut membalas yang sama, maka peluang untuk menjadi orang yang fitrah akan didapat.

Tak banyak orang yang memahami makna minal aidin wal faizin ketika mengucapkannya. Sungguh, kata-kata ini adalah doa yang luar biasa. Doa yang pantas didapatkan orang-orang yang berpuasa selama se-bulan penuh.

Maka tak salah bila di kartu  lebaran, sms lebaran dan BBM lebaran tak lepas dari kata ucapan selamat idul fitri yang diiringi dengan minal aidin wal faizin. Mungkin saja, karena tak paham apa maksud dari kata-kata tersebut.

Bersyukurlah bila bertemu dengan idul fitri. Hari raya yang tak pernah lepas dari ucapan idul fitri yang  tak pernah luput dari doa untuk mendapatkan fitrah, pengampunan atas dosa-dosa yang telah lalu didapat. Ini semua tak lepas dari peran puasa Ramadhan.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Bermaknanya Kartu Lebaran
  • Bahas Kartu Ucapan Lebaran dan Isinya
  • Nasib Kartu Lebaran H Saat Ini
  • SMS Ucapan Lebaran Idul Adha: Adakah Hukumnya?
  • Ucapan Selamat Lebaran Original Terbaru
  • Menulis Ucapan Lebaran Idul Adha
  • Membuat Kartu Idul Adha Spesial
  • Kesalahkaprahan Ucapan Lebaran Idul Fitri
  • Eksistensi Kartu Ucapan Idul Fitri
  • Uniknya SMS Lucu Ucapan Lebaran
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA