Selayang Pandang UGM
Gajah Mada adalah seorang negarawan besar yang hidup di jaman kerajaan Majapahit beberapa abad yang lalu. Jabatannya adalah maha patih. Karena prestasinya yang sangat gemilang itu, namanya diabadikan sebagai nama universitas yang sangat terkenal di Jogjakarta, yaitu Universitas Gajah Mada (UGM).
UGM didirikan dengan tujuan utama untuk memberi pendidikan, penelitian dan pengajaran serta pengabdian kepada masyarakat yang tertuang dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sejarah UGM
UGM dulunya adalah merupakan penggabungan dari berbagai balai pendidikan tinggi yang ada di Jogjakarta, Klaten dan Surakarta. Waktu pertama kali didirikan pada tahun 1946 belum menggunakan nama universitas. Tapi bernama Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada. Pada waktu itu fakultas yang ada adalah teknik, kedokteran, pertanian, hukum, sastra dan kedokteran hewan.
Pada tahun 1948 ada penyerbuan Belanda ke Kota Jogjakarta. Maka balai perguruan tinggi ini terpaksa tutup karena semua dosen dan mahasiswanya memilih berjuang mengangkat senjata. Namun meski ditutup dan tidak ada proses belajar mengajar, semua peralatan perkuliahan tetap dipelihara dengan baik oleh para mahasiswa.
Kemudian setelah keadaan aman dan bangsa Indonesia mendapat kedaulatannya kembali sebagai negara merdeka, Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada beroperasi kembali dan menggunakan nama Universitas Gajah Mada atau lebih populer dengan sebutan UGM.
Pusat Kegiatan Mahasiswa UGM
Pusat kegiatan mahasiswa UGM berada di gelanggang mahasiswa yang dibangun pada tahun 1970. Antara tahun 1980 hingga 1990, tempat ini digunakan sebagai kantor sekretariat yang bernama Unit Kegiatan Mahasiswa. Kegiatan yang sering dilakukan di tempat ini adalah olahraga, kesenian dan kerohanian.
Kemudian mulai tahun 1990, senat mahasiswa UGM juga berkantor di tempat ini, berdampingan dengan organisasi pencinta alam dan kegiatan pers mahasiswa yang rajin menerbitkan majalah bernama Balairung.
Pada tanggal 31 Maret didirikan kegiatan mahasiswa UGM yang baru untuk pecinta forografi yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan UFO. Ruang yang digunakan berdekatan dengan ruang kegiatan Pramuka yang telah berdiri sejak tahun 1981.
Prestasi UGM
Sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi tertua di Indonesia, UGM terus dan selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Untuk itu tidak mengherankan bila banyak prestasi yang ditorehkan oleh universitas yang sering mendapat sebutan kampus biru ini.
Salah satu prestasi satu prestasi yang sangat membaggakan bagi dunia pendidikan di Indonesia adalah ketika pada tahun 2008 UGM meraih peringkat ke 316 pada Times Higher Education Supplement World University Ranking. Ini menunjukan bila UGM sudah mendapat pengakuan dari dunia sebagai perguruan tinggi atau universitas yang sistem pendidikannya sesuai dengan standar internasional.






