Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah - Universitas Islam Terkemuka di Indonesia
Universitas Islam Negeri Jakarta atau UIN Syarif Hidayatullah Jakarta merupakan salah satu universitas Islam terkemuka di Indonesia yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan. Universitas ini merayakan golden anniversary pada 1 Juni 2007.
Selama ini, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah sudah menjalankan tugasnya sebagai institusi pembelajaran dan transmisi ilmu pengetahuan, institusi riset yang mendukung proses pembangunan bangsa, dan sebagai institusi pengabdian masyarakat.
Hampir setengah abad pula, universitas Islam ini mengalami beberapa periode sejarah. Sejarah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta terbagi ke dalam beberapa periode, yaitu periode perintisan, periode fakultas IAIN Al-Jami’ah, periode IAIN Syarif Hidayatullah, dan periode Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Periode Perintisan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta berhubungan erat dengan sejarah perkembangan perguruan tinggi Islam di Indonesia. Sejarah ini dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka.
Salah seorang muslim terpelajar bernama Dr. Satiman Wirjosandjojo pernah berusaha mendirikan lembaga pendidikan Islam pada zaman penjajahan Belanda. Usaha ini akhirnya gagal karena dihalangi penjajah Belanda.
Pada saat pendudukan Jepang, Indonesia dijanjikan oleh Jepang untuk mendirikan Lembaga Tinggi Agama di Jakarta. Janji ini direspons tokoh-tokoh muslim dengan membentuk yayasan yang diketuai oleh Muhammad Hatta dan Muhammad Natsir sebagai sekretaris. Yayasan ini kemudian mendirikan Sekolah Tinggi Islam (STI) pada 8 Juli 1945.
STI diubah namanya manjadi Universitas Islam Indonesia (UII) pada 22 Maret 1948 dan memiliki empat fakultas, yaitu Fakultas Agama, Fakultas Hukum, Fakuktas Ekonomi, dan Fakultas Pendidikan. Fakultas Agama UII berkembang menjadi Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) dan hari jadinya ditetapkan pada 26 September 1950.
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Periode ADIA (1957-1960)
Pada 1950-an, tenaga fungsional bidang guru agama Islam sangat dibutuhkan karena tuntutan modernitas. Akhirnya, Departemen Agama mendirikan Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) di Jakarta pada 1 Juni 1957. ADIA merupakan cikal bakal Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Oleh karena itulah, hari jadi ADIA dijadikan Dies Natalis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, yaitu tanggal 1 Juni.
Mata kuliah di ADIA pada waktu itu adalah sebagai berikut.
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Arab
- Bahasa Inggris
- Bahasa Perancis
- Bahasa Ibrani
- Ilmu Keguruan
- Ilmu Kebudayaan Umum dan Indonesia
- Sejarah Kebudayaan Islam
- Tafsir
- Hadits
- Musthalah Hadits
- Fiqh
- Ushul Fiqh
- Tarikh Tasyri’ Islam
- Ilmu Kalam/Mantiq
- Ilmu Akhlaq/Tasawuf
- Ilmu Filsafat
- Ilmu Perbandingan Agama
- Ilmu Pendidikan Masyarakat
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah - Periode Fakultas IAIN Al-Jami’ah Yogyakarta (1960-1963)
Dari waktu ke waktu, PTAIN berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan pembelajaran yang semakin luas dan jumlah mahasiswanya bertambah banyak. Mahasiswa di sini tidak hanya berasal dari dalam negeri, tapi juga berasal dari negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.
PTAIN di Yogyakarta dan ADIA di Jakarta akhirnya melebur menjadi satu lembaga tinggi agama Islam negeri. Hal ini dilakukan karena jumlah mahasiswa meningkat dan meluasnya area of studies. Lembaga ini diberi nama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Al-Jami’ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah dan diresmikan di Yogyakarta.
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah - IAIN with Wider Mandate
IAIN Syarif Hidayatullah merupakan salah satu IAIN tertua di Indnesia yang terletak di Jakarta dan menempati posisi unik serta strategis. Universitas ini tidak sebatas jendela Islam di Indonesia, namun juga sebagai lambang kemajuan pembangunan nasional, terutama di bidang pembangunan sosial keagamaan.
Sebagai langkah untuk manyatukan ilmu umum dan ilmu agama, universitas ini mulai melebarkan sayap melalui konsep IAIN dengan mandat yang lebih luas (IAIN with Wider Mandate) menuju terciptanya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Langkah penyatuan ini mulai digalakkan pada saat universitas Islam ini dipimpin oleh Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A. yang ditandai dengan didirikannya Jurusan Psikologi dan Pendidikan Matematika pada Fakultas Tarbiyah. Selain itu, dibuka juga Jurusan Ekonomi dan Perbankan Islam di Fakultas Syari’ah pada tahun ajaran 1998/1999.
Agar langkah konversi ini lebih mantap, universitas Islam ini membuka Program Studi Agribisnis dan Teknik Informatika pada 2000. Pembukaan Program Studi ini terwujud karena Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Program Studi Manajemen dan Akuntansi.
Pada 2001, universitas ini meresmikan Fakultas Psikologi dan Dirasat Islamiyah yang bekerjasama dengan Al-Azhar, Mesir. Kerjasama-kerjasama lain yang dilakukan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah adalah dengan:
- Islamic Development Bank (IDB) sebagai penyandang dana pembangunan kampus yang modern;
- McGill University melalui Canadian International Development Agencis (CIDA),
- Leiden University (INIS);
- Universitas Al-Azhar (Kairo);
- King Saud University (Riyadh);
- Universitas Indonesia;
- Institut Pertanian Bogor (IPB);
- Ohio University;
- Lembaga Indonesia Amerika (LIA);
- Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT);
- Bank Negara Indonesia; dan
- Bank Muamalat Indonesia.
Upaya perubahan status IAIN menjadi universitas memperoleh persetujuan pemerintah yang ditandai dengan ditandatanganinya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Agama pada tanggal 21 November 2001.
Visi, Misi, dan Tujuan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
1. Visi
Menjadikan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka di dalam mengintegrasikan bidang keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan.
2. Misi
- Menghasilkan sarjana yang mempunyai keunggulan kompetitif dalam persaingan global.
- Melakukan reintegrasi epistimologi keilmuan.
- Memberikan landasan moral terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta melakukan pencerahan dalam pembinaan imtaq.
- Mengembangkan keilmuan melalui kegiatan penelitian.
- Memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
3. Tujuan
- Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang mempunyai kemampuan akademik atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan atau menciptakan ilmu pengetahuan, bidang keagamaan, sosial maupun sains dan teknologi.
- Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan agama, sosial dan sains teknologi serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.
Universitas - Periode UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta namanya berubah menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta setelah tebitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 031 tanggal 20 Mei 2002.
Peresmian ini dilakukan pada tanggal 8 Juni 2002 oleh Wakil Presiden Republik Indonesisa bersamaan dengan Dies Natalis ke-45 serta pemancangan tiang pertama pembangunan kampus ini. Selain itu, UIN Syarif Hidayatullah juga menambah fakultas, yaitu Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Fakultas di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
Fakultas-fakultas yang ada di UIN Syarif Hidayatullah adalah sebagai berikut.
- Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
- Fakultas Adab dan Humaniora
- Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
- Fakultas Syari’ah dan Hukum
- Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
- Fakultas Dirasat Islamiyah
- Fakultas Psikologi
- Fakultas Ekonomi dan Bisnis
- Fakultas Sains dan Teknologi
- Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
- Sekolah Pascasarjana
Tokoh dari Universitas Islan Negeri Syarif Hidayatullah
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memiliki tokoh yang berjasa dalam dunia pendidikan dan agama, yaitu:
- Prof .Dr. Nurcholis Madjid;
- Prof. Dr. Harun Nasution;
- Prof. Dr. Azyumardi Azra;
- Prof. Dr. Quraish Shihab;
- Prof. Dr. Komaruddin Hidayat;
- Prof. Dr. Muhammad Ridwan Al-Jufrie.
Itulah sejarah berdirinya Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Apakah Anda berminat kuliah di sana?






