Sejarah Panjang Perjalanan Universitas IPB
Indonesia memiliki banyak universitas negeri dan swasta. Semua lembaga pendidikan tersebut didirikan guna menjadikan masyarakat muda Indonesia menjadi masyarakat yang pintar dan bisa membangun negaranya di masa depan. Salah satu perguruan tinggi negeri terkenal di Indonesia yang menjadikan dunia pertanian sebagai ilmu utamanya adalah Universitas IPB.
Proses terbentuknya Institut Pertanian Bogor rupanya sangat panjang. Institut pertanian Bogor berdiri pada 1963, bermula dari adanya lembaga-lembaga pendidikan tingkat menengah yang didirikan pemerintahan Belanda di Bogor. Lembaga pendidikan tersebut belajar mengenai pertanian dan kedokteran hewan.
Lembaga pendidikan menengah milik Belanda itu masing-masing bernama Middelbare Landbouw School, Middelbare Bosbouw School, dan NederlandschIndiche Veeartsen School.
Kemudian pada 1940, Belanda kembali mendirikan lembaga pendidikan yang berjenjang lebih tinggi bernama Landbouw Hogeschool dan Nederlandsch Indische Veeartsenschool. Masing-masing lembaga pendidikan tersebut bergerak di bidang pertanian dan kedokteran hewan.
Pada masa penjajahan Jepang, lembaga pendidikan milik Belanda tersebut ditutup, namun tidak untuk lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu-ilmu kedokteran hewan.
Pemerintah Jepang kemudian mengganti nama yang “sangat belanda” itu menjadi “sangat jepang”.Nederlandsch Indische Veeartsenschool berganti nama menjadi Bogor Zui Gakku.
Setelah mengalami proses yang sangat panjang, bermula dari lembaga pendidikan yang didirikan Belanda, kemudian Jepang, dan hingga akhirnya pada 1962 nama lembaga ini berubah menggunakan ejaan dalam bahasa Indonesia yang bernama Fakultas Kedokteran Hewan, Peternakan Universitas Indonesia.
Hingga tahapan paling penting dari universitas ini adalah pada 1963 dengan dikeluarkannya keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu pengetahuan. Saat itu, universitas ini masih berada dalam naungan Universitas Indonesia.
Dua fakultasnya yang terdapat di Bogor kemudian berkembang menjadi lima fakultas. Yaitu, Fakultas Pertanian, Fakultas kedokteran Hewan, Fakultas Perikanan, fakultas Peternakan, dan Fakultas Kehutanan.
Universitas IPB berkembang pada masa Partai Komunis Indonesia sedang marak, namun ternyata hal itu tidak mempengaruhi kegiatan akademik. Bahkan, pada masa itu IPB berhasil membuat beberapa terobosan penting, salah satunya adalah IPB berhasil membuat inovasi dalam pengelolaan cara produksi pertanian hingga mendapatkan hasil yang optimal.
Fakultas yang berada di Institut Pertanian Bogor kini ada sembilan. Dan mempunyai jumlah penjurusan keilmuan lebih dari tiga puluh. Masing-masing jurusan tersebut menjadikan agrikultur sebagai ilmu yang dipelajari.
IPB kini telah menjelma menjadi sebuah perguruan tinggi Indonesia yang cukup diperhitungkan di dunia internasional. IPB merupakan universitas terkemuka di Asia yang sering melakukan riset mengenai pertanian tropis.






