3 Universitas Terbaik di Indonesia Sepanjang Masa
Ilustrasi universitas terbaik di indonesia
Negara ini sedang berkembang. Berusaha untuk memenuhi kaum mudanya dengan bekal dari berbagai disiplin ilmu. Universitas terbaik di Indonesia hadir menjawab itu semua.
Memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang berkaitan dengan hal keilmuan. Seolah memiliki komitmen yang teguh pada dunia pendidikan, universitas terbaik di Indonesia tersebut sangat bertanggung jawab terhadap pemenuhan terhadap keilmuan.
Setiap tahun, selalu dirilis daftar nama-nama universitas terbaik di Indonesia. Setiap tahun pula, peringkat universitas tersebut mengalami perubahan. Ada yang naik, tetap, atau malah menurun. Namun, hanya ada tiga universitas di Indonesia yang selalu menduduki “tiga besar”. Keberadaan nama besar mereka seakan taktergoyahkan.
Keberadaan universitas terbaik di Indonesia memang ditujukan untuk menjamin prestasi para generasi mudanya. Jika tidak begitu, Indonesia bisa jadi akan menjadi negara tertinggal dibandingkan dengan negara yang lainnya.
Harus tetap diakui bahwa pendidikan merupakan faktor penting yang dapat menunjang keberhasilan. Pendidikan yang didapat dari universitas terbaik di Indonesia paling tidak menjamin hal itu akan terjadi. Memandang bahwa hadirnya universitas terbaik di Indonesia sebagai salah satu upaya memajukan dunia pendidikan di Indonesia rasanya cukup bijak.
Selain sudah lama berdiri, tiga universitas terbaik di Indonesia tersebut memang terkenal dengan kualitas pendidikan yang jempolan. Terlihat dari lengkapnya sarana dan prasana pendidikan serta lulusan-lulusan berkualitas. Berikut sekilas profil tiga universitas yang senantiasa “abadi” dalam tiga besar universitas terbaik di Indonesia.
Universitas Gadjah Mada (UGM)
Universitas terbaik di Indonesia yang pertama terletak di Yogyakarta. Yogya adalah kota wisata budaya. Yogya juga merupakan kota pendidikan.
Tidak mengherankan jika di kota ini, untuk pertama kalinya dalam sejarah bangsa Indonesia, berdiri sebuah universitas negeri. Tepatnya pada 19 Desember 1949 berdiri Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan Rektor pertama Prof. Dr. M. Sardjito.
Pada saat bersamaan, ditetapkan juga Senat Universitas Gadjah Mada dan Dewan Kurator UGM. Dalam Dewan Kurator UGM, ada Ketua Kehormatan, yaitu Sri Sultan Hamengkubuwono IX (Raja Yogyakarta), dan Ketua Dewan Kurator, Sri Paku Alam VIII (Raja Surakarta).
Asal mula berdirinya universitas terbaik di Indonesia yang terletak di Yogyakarta ini tidak terlepas dari situasi politik negara Indonesia yang saat itu sedang di puncak kegentingan. Pasca Agresi Militer II Belanda ke Yogyakarta, wilayah Republik Indonesia semakin sempit. Proses pendidikan pun otomatis terhenti karena banyak pelajar atau guru yang ikut berperang. Termasuk, banyak tempat pendidikan yang hancur dan tidak bisa digunakan lagi.
Namun, gairah untuk menuntut ilmu tak boleh padam. Di tengah-tengah situasi seperti itulah, UGM diresmikan keberadaannya. UGM merupakan penggabungan dan pendirian kembali berbagai balai pendidikan, sekolah tinggi, perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta, Klaten, dan Surakarta, yang ketika itu telah hancur lebur di hantam perang. Dari penggabungan tersebut tidaklah mengherankan jika UGM dinobatkan sebagai salah satu dari universitas terbaik di Indonesia.
Pada mulanya universitas terbaik di Indonesia ini, hanya ada enam fakultas, yaitu Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Hukum, dan Fakultas Sastra dan Filsafat. Kini, UGM boleh berbangga hati. Pada 2010, versi Webometrics, UGM tercatat sebagai peringkat pertama di Indonesia dan peringkat 562 di dunia dari 8.000 universitas unggulan.
Kini, universitas terbaik di Indonesia ini telah memiliki 18 fakultas dan satu sekolah pascasarjana. Lebih dari 100 program studi untuk S-2, S-3, dan spesialis.
Institut Teknologi Bandung (ITB)
Universitas terbaik di Indonesia selanjutnya adalah ITB. Jika ditanya siapa lulusan yang paling terkenal dari perguruan tinggi negeri ini?
Jawabnya pastilah presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Begitu juga presiden ketiga Indonesia, BJ. Habibie, pernah mengenyam pendidikan di universitas terbaik di Indonesia ini.
Bertempat di kota sejuk dan indah, Bandung, Jawa Barat, Institut Teknologi Bandung (ITB) telah dikenal sebagai gudangnya orang-orang pintar bangsa ini.
Didirikan pada 2 Maret 1959, ITB merupakan sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Pada 2010, ITB tercatat sebagai peringkat dua Indonesia dan peringkat 661 di dunia versi Webometrics.
Sebuah pencapaian yang luar biasa dan semakin menasbiskan lembaga pendidikan ini sebagai universitas terbaik di Indonesia.
Dilihat secara bangunannya, universitas terbaik di Indonesia ini memiliki beberapa bangunan kuno. Beberapa bangunan ITB adalah peninggalan masa penjajahan Belanda.
Misalnya, Aula Barat ITB yang memiliki bentuk atap khas karya arsitek Henri Maclaine Pont, arsitek kenamaan Hindia Belanda pada paruh pertama abad ke-20.
Sebenarnya, ITB telah didirikan jauh sebelum Indonesia merdeka, yaitu pada 3 Juli 1920 dengan nama Technische Hooge School (THS) Bandoeng.
Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga teknik yang menjadi sulit akibat pecahnya Perang Dunia Pertama. Jadi, bisa dikatakan ITB merupakan sekolah warisan penjajah Belanda.
Ketika Jepang ganti menjajah Indonesia, sekolah tinggi teknik ini diubah namanya menjadi Bandung Kogyo Daigaku (BKD). Kemudian, pada masa kemerdekaan 1945, namanya diubah lagi menjadi Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung. Setelah itu, sempat terjadi beberap kali perubahan nama dan akhirnya nama Institut Teknologi Bandung (ITB) diresmikan pada 2 Maret 1959 hingga dinobatkan menjadi salah satu dari tiga universitas terbaik di Indonesia sekarang ini.
Universitas Indonesia (UI)
Universitas terbaik di Indonesia yang selanjutnya adalah Universitas Indonesia. Universitas ini berdiri tidak jauh dari jantung pemerintahan Indonesia (Jakarta), Universitas Indonesia (UI) memiliki dua kampus utama, yaitu di bagian utara kota Depok, Jawa Barat, dan di daerah Salemba, Jakarta
Pusat. Fakultas yang ada di daerah Salemba, meliputi Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi.
Selain itu sebagai universitas terbaik di Indonesia, UI menyediakan beberapa jenjang pendidikan. Ada beberapa Program Pascasarjana, Program Ekstensi, Magister Manajemen Fakultas Ekonomi, serta laboratorium Fakultas Teknik. Adapun di Depok, yang dibangun pada pertengahan 1980, terdiri dari Fakultas MIPA, Teknik, Psikologi, Hukum, Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Ilmu Pengetahuan Budaya, Ilmu Komputer, Kesehatan Masyarakat, dan Ilmu Keperawatan.
Fasilitas penunjang juga dimiliki oleh universitas terbaik di Indonesia yang identik dengan jaket kuningnya ini, seperti perpustakaan dan gelanggang mahasiswa. Perpustakaan Pusat Universitas juga terletak di daerah Depok. Termasuk, berbagai fasilitas lain, seperti Pusat Administrasi Universitas, Pusat Kegiatan Mahasiswa, gymnasium, stadion, lapangan hoki, penginapan, hingga asrama mahasiswa. UI adalah maskot pendidikan tinggi negeri di Indonesia dan juga dunia.
Tidaklah mengherankan jika UI dinobatkan sebagai satu diantara tiga universitas terbaik di Indonesia. UI menduduki peringkat tiga di Indonesia dan peringkat 815 di dunia versi Webometrics. Universitas yang bergelar Jaket Kuning ini merupakan salah satu universitas bergengsi. Garda terdepan dalam menghasilkan lulusan berkualitas. Adapun sejarah berdirinya UI dapat ditelusuri sejak 1851. UI pertama kali digagas dan didirikan pemerintah kolonial Belanda untuk memenuhi kebutuhan tenaga asisten dokter tambahan.
Selama dua tahun, pelajar mendapatkan pelatihan kedokteran dan lulus dengan gelar Dokter Jawa. Kondisi ini terus mengalami perubahan, termasuk nama yang pada awalnya tidak bernama Universitas Indonesia. Baru pada 2 Februari 1950, secara resmi, nama UI digunakan dengan rektor pertama Ir. R.P Soerachman Tjokroadisoerio. Tanggal 2 Februari 1950 pun dijadikan sebagai hari kelahiran UI. Hingga kini, UI masih berdiri kokoh, mempunyai nama yang sangat baik, sebagai satu diantara tiga universitas terbaik di Indonesia.

