Menjaga Unsur Kebudayaan Indonesia
Kita sering mendengar kata “budaya”, baik itu melalui lingkungan pendidikan maupun media massa. Apa sebenarnya budaya itu?
Edwar B. Taylor mendefiniskan budaya sebagai kompleksitas yang meliputi kepercayaan, seni, moral, hukum, adat-istiadat (kebiasaan), dan segala bentuk kehidupan yang diperoleh dari anggota masyarakat.
Lalu, apa yang dimaksud dengan unsur? Unsur adalah susunan yang membangun sesuatu. Jika Anda membuat sebuah kue, maka diperlukan unsur-unsur seperti tepung, gula, mentega, atau telur. Budaya pun demikian, tumbuh karena di dalamnya mengandung unsur-unsur.
Malinowski membagi unsur kebudayaan itu dalam tujuh bagian, yaitu:
- Bahasa
- Sistem Teknologi
- Mata Pencaharian
- Organisasi Sosial atau Kekerabatan
- Sistem Pengetahuan
- Agama
- Kesenian
Memelihara Unsur Kebudayaan
Unsur kebudayaan tersebut harus dijaga secara baik karena merupakan kekayaan yang tumbuh di dalam masyarakat. Indonesia merupakan negara yang memiliki unsur budaya yang sangat berbeda-beda. Orang Sunda, misalnya, lebih banyak memeluk agama Islam, Bali mayoritas agama Hindu, sedangkan Papua kebanyakan memeluk Kristen sebagai kepercayaan mereka.
Unsur ini jika tidak dijaga dengan baik dapat berakibat buruk bagi perkembangan masyarakat Indonesia. Kita sering menyaksikan konflik-konflik yang terjadi di berbagai wilayah nusantara, baik itu konflik karena agama maupun karena persoalan politik.
Untuk menjaga unsur kebudayaan ini, kita harus menyadari betul bahwa kita hidup di lingkungan yang sangat beragam (bhineka). Kesadaran ini perlu ditanamkan sejak dini melalui pendidikan, baik itu di dalam keluarga, sekolah, maupun lingkungan yang lebih luas.
Melindungi
Pemerintah pun harus memfasilitsi dan mengawasi setiap unsur kebudayaan yang ada di Indonesia. Aksi klaim Malaysia terhadap kebudayaan kita mencerminkan lemahnya pemerintah dalam menjaga unsur kebudayaan yang kita miliki.
Pemerintah seharusnya melalui Departemen Pendidikan maupun Departemen Pariwisata dan Kebudayaan melindungi setiap unsur kebudayaan agar klaim-klaim yang dilakukan oleh pihak asing tidak terjadi lagi. Perlindungan terhadap unsur kebudayaan ini dapat dilakukan melalui pemberiaan dana pemeliharaan bagi setiap keanekaragaman budaya Indonesia.
Memasuki era globalisasi, di mana pengaruh-pengaruh asing mulai masuk, pemeliharaan unsur kebudayaan ini harus semakin ditingkatkan. Generasi muda saat ini mungkin jauh dari budaya asli Indonesia bukan karena mereka tidak tertarik, tetapi karena kurangnya apresiasi pemerintah bagi mereka yang menjaga dan mengembangkan kebudayaan bangsa.
Perlindungan kebudayaan dilakukan agar generasi muda sekarang maupun yang akan datang bangga terhadap bangsa Indonesia dan memiliki identitas yang kuat sebagai anak bangsa. Ketika mereka tidak memiliki identitas, apalagi yang bisa mereka banggakan?






