Melirik Peluang Usaha Barang Bekas
Ilustrasi usaha barang bekas
Salah satu peluang usaha yang dewasa ini digandrungi banyak pengusaha adalah usaha barang bekas. Salah satu alasan utama usaha barang bekas menjadi begitu populer dewasa ini adalah karena bahan bakunya yang cukup murah dan mudah didapat.
Namanya juga barang bekas, tentu harganya tak mungkin sama dengan barang yang masih fresh atau saat belum dipakai. Bagi pengusaha, harga bahan baku merupakan salah satu pertimbangan dalam memproduksi barang. Bila harga bahan baku mahal sementara pasar tidak ada tentu saja pengusaha tersebut akan rugi.
Itu sebabnya, barang bekas banyak dinanti dan dicari. Meski secara fisik tidak sedap dipandang, namun setelah diolah akan berubah menjadi barang yang bermanfaat, dan terlebih lagi seperti yang telah ditulis sebelumnya, harganya murah.
Tak hanya alasan murah saja, semakin meningkatnya pengetahuan banyak orang mengenai arti pentingnya menjaga bumi dari limbah berupa sampah, maka semakin banyak pula orang-orang yang berbondong-bondong ingin menyelamatkan bumi dengan cara mengolah barang bekas menjadi barang yang bermanfaat.
Duku Dikenal Usaha yang Kurang Bergensi
Jujur dikatakan bahwa usaha barang bekas adalah jenis usaha yang kurang bergensi. Para pengumpul barang bekas adalah orang-orang yang memiliki mental untuk tahan malu dan tahan bau. Bayangkan saja, ketika mereka harus bergaul berjam-jam dengan sampah-sampah yang menggunung yang baunya tak sedap untuk dihirup.
Bayangkan pula, di saat orang-orang yang lain bekerja dengan memakai baju kantor yang bagus dan sepatu yang mengkilap, para pengumpul barang bekas harus rela memakai baju yang jelek dan sandal jepit, bahkan mereka harus rela berpanas-panasan dan hujan-hujanan.
Namun, jangan salah, meski usaha barang bekas dianggap tidak bergengsi dan kurang wah, untung yang didapat dari usaha barang bekas ini relatif tinggi. Sudah bisa dipastikan bahwa pengusaha barang bekas, baik pengusaha kecil maupun besar akan memiliki keuntungan yang tinggi dengan usaha barang bekas yang mereka jalani.
Usaha Barang Bekas di Masa Depan
Tak perlu jauh-jauh menengok masa depan, lihat saja masa sekarang, berapa banyak sampah yang terkumpul setiap harinya. Baik itu sampah yang berasal dari rumah tangga maupun sampah yang berasal dari pabrik.
Bila dikumpulkan, mungkin dalam sebulan saja timbunan sampah sudah menjadi gunung, dan lama-lama kota yang kita tinggali akan menjadi kota yang penuh sampah.
Bayangkan, bila masa sekarang saja masalah sampah sudah menjadi masalah yang pelik dan rumit, bagaimana dengan nanti. Itu sebabnya, para pengusaha yang memilih usaha barang bekas sangat dibutuhkan. Coba misalnya tak ada yang peduli dengan barang bekas, bagaimana jadinya.
Dari paparan di atas bisa dikatakan bahwa peluang usaha barang bekas di masa depan akan sangat bagus. Jadi, bila Anda berminat untuk menjadi seorang pengusaha, tak ada salahnya bila bisnis Anda diarahkan pada usaha barang bekas.
Tips Membuka Toko Usaha Barang Bekas
Meski dahulu barang bekas terkesan seperti koran bekas, barang-barang perabotan rumah yang sudah rusak atau lapuk, botol-botol air mineral dan sebagainya, kini yang dimaksud dengan barang bekas juga mengalami peningkatan. Di antaranya, perabot-perabotan, baju bekas, buku bekas dan sebagainya.
Nah, jika dahulu orang yang membuka usaha toko barang bekas adalah orang yang mesti memiliki mental yang kuat dan tak takut malu, kini yang banyak orang-orang yang membuka ruko untuk menjual barang bekas. Penulis pernah menemukan ada toko jual buku bekas dan perabotan bekas. Lantas bagaimana sebenarnya tips untuk membuka usaha barang bekas?
- Milikilah ruko yang memang mampu menampung barang bekas yang didagangkan. Pastikan peletakan barangnya juga memudah para konsumen untuk melihatnya. Karena itu, berilah jarak antara satu barang dengan barang yang lain seukuran orang berdiri. Sehingga bila ada konsumen yang ingin melihat barang dapat dengan mudah memeriksa kondisi barang.
- Pastikan kondisi barang yang dipasarkan adalah kondisi barang yang bagus. Barang yang tak merugikan konsumen bila membelinya. Artinya, pastikan barang yang dipasarkan adalah barang yang masih 80% dapat dipergunakan. Jangan pernah menjual barang bekas dengan standar 40% lagi kebagusannya, tentu saja ini tak akan membuat konsumen tertarik untuk membelinya.
- Bila ada konsumen yang tertarik pada suatu barang, dan Anda mengetahui bahwa di barang tersebut terdapat kerusakan maka paparkan kepada konsumen tentang kerusakannya. Dan jelaskan mengapa harganya yang ditawarkan menjadi sedikit lebih murah lantaran barang bekas tersebut memiliki kecacatan. Kejujuran Anda dalam memasarkan membuat konsumen tertarik untuk membeli produk barang bekas lainnya. Karena ia memiliki kesan, bahwa Anda adalah orang yang jujur. Apalagi produsen tahu bahwa barang-barang yang dipasarkan adalah barang yang memiliki kualitas. Kejujuran dalam memasarkan barang bekas menjadi modal utama.
- Bersihkan selalu barang-barang bekas yang dipasarkan. Ini kelihatan sepele, tapi penting. Barang bekas yang kelihatan bersih membuat daya tarik pelanggan. Sehingga ketika Anda memasarkannya dengan harga tinggi pun, pelanggan tak akan menawarkannya jauh dengan harga lebih rendah.Berbeda halnya bila Anda memasarkan barang yang kondisinya kotor. Tinggi pun harga yang dipasarkan, konsumen akan menawar serendah-rendahnya. Karena baginya, barang yang dipasarkan sudah sangat buruk. Padahal, yang menempel pada barang bekas tersebut hanyalah debu. Maka dari itu, usahakan sebelum toko dibuka, bersihkan dulu barang-barang bekas yang ingin dipasarkan.
Contoh Toku Usaha Barang Bekas - Barbeku Yasmin
Toko Barbeku alias Barang Bekas Berkualitas adalah salah satu lini usaha Yayasan Mustadafin atau yang lebih dikenal Yasmin, telah membuktikan jika usaha jual beli barang bekas ini sangat menjanjikan. Yasmin, sebagai lembaga nirlaba, menjadikan lini usaha barbeku sebagai salah satu penopang kegiatan.
Seluruh keuntungan dari jual beli barang bekas tersebut dialokasikan untuk sosial setelah dikurangi biaya operasional. Tidak mengherankan jika pada 2006-2008 saja misalnya, Yasmin telah berhasil menyantuni 158 anak asuh dari tingkat SD, SMP dan SMA. Dana bantuan diberikan dalam bentuk uang SPP.
Mau jual atau beli, semuanya bisa dilakukan di Barbeku Yasmin ini. Tokonya terletak di Jalan Purnawarman No. 37A, Cireundeu, Pamulang, Tangerang Selatan dan di Jalan Cinere Raya, Limo, Depok.
Sejauh ini yang belanja di Barbeku Yasmin tak hanya masyarakat kelas ekonomi biasa, tapi juga kalangan pejabat dan artis. Mereka tak sungkan untuk memilih barang bekas yang memang masih bagus kondisinya tersebut. Toko Barbeku Yasmin memang menawarkan beragam barang mulai dari furnitur, alat kantor, elektronik, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Apabila ingin menjual barang yang sudah tidak terpakai, Anda tinggal kontak langsung ke Toko Barbeku Yasmin. Petugas toko akan menjemput barang tersebut. Sumber barang dari toko Barbeku Yasmin ini berasal dari rumah tangga secara perorangan, perkantoran dan apartemen, baik partai kecil maupun besar. Bahkan belakangan, Toko Barbeku juga aktif mengikuti lelang untuk menyediakan barang-barang bekas berkualitas.
Menurut penjelasan petugas, siapa pun bisa menjual barang bekas tanpa khawatir akan dihargai di bawah harga standar. Pandangan sebagian orang bahwa menjual barang ke yayasan sosial akan dibeli dengan harga rendah, tidak berlaku bagi Toko Barbeku Yasmin.
Sekalipun setiap hari selalu mencari dan menerima barang bekas, tapi stok di toko selalu cepat habis. Bahkan, yang menjadi masalah belakangan adalah kurangnya stok barang, akibat semakin hari pelanggan setia toko ini semakin terus bertambah.
Seperti pernah terjadi saat Toko Barbeku Yasmin memenangkan lelang di salah atu apartemen terkemuka di Jakarta, tidak tanggung-tanggung sebanyak 12 truk. Tapi apa yang terjadi ? Dalam waktu tidak lebih dari 2 hari, barang-barang tersebut sudah habis terjual.
Inilah contoh peluang usaha barang bekas. Yasmin mampu membuat usahanya maju hanya dengan memasarkan barang bekas berkualitas. Meski,tujuan usahanya adalah untuk menopang kegiatan Yayasan Mustadafin. Paling tidak menjadi gambaran, bahwa peluang usaha barang bekas tetap menjanjikan.

