logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Komputer & Teknologi    Website dan Blog    eCommerce

Maraknya Video Gay


Ilustrasi video gay

Saat ini dengan perekembangan internet yang begitu pesat, semakin mudah pula bagi semua orang untuk dapat mengakses situs yang berbau pornografi. Situs ini mempertontonkan video-video asusila seperti juga video gay, lesbian atau hubungan suami istri.

Seperti sebuah senjata, internet dapat digunakan untuk kegiatan kebaikan namun juga sebaliknya. Kemudahan internet untuk diakses dari berbagai tempat dengan waktu yang tak terbatas membuat orang ‘ketagihan’ dengannya.

Hal ini dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari keuntungan tanpa mengabaikan kepentingan orang lain terutama dari segi moralitas manusia. Salah satunya adalah banyaknya website yang menyediakan konten pornografi. Berbagai macam gambar dan video porno dapat dipilih bahkan termasuk video gay.

Pro-Kontra Pornografi LGBT

Tentang pornografi sebenarnya selalu menjadi perdebatan panjang di muka bumi ini. Tidak memandang ras, agama, suku, negara atau perbedaan lainnya akan selalu ada pro dan kontra.

Pornografi dianggap sebagai sebuah kegiatan yang mempertontonkan aurat manusia. Tidak hanya itu, sebenarnya semua video yang dapat memicu atau merangsang gairah birahi seseorang yang melihatnya dapat dikategorikan sebagai sebuah pornografi, entah itu tarian yang seksi atau hanya sekedar adegan seksual lainnya.

Begitu juga dengan kehadiran website-website kaum LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender) yang menyediakan berbagai konten porno seperti gambar atau video gay, lesbian, transgender dan yang lainnya juga menyebabkan perdebatan.

Kaum lesbi adalah kaum yang memiliki kecenderungan seks yang menyimpang yaitu seorang wanita yang menyukai sesama wanita. Sedangkan kaum gay pun sama seperti lesbi hanya saja laki-laki-lah yang menyukai sesama laki-laki. Sedangkan bisexual adalah seseorang yang menyukai baik laki-laki dan wanita.

Dan yang dimaksud dengan transgender adalah sebagian orang yang berusaha untuk mengubah jenis kelamin yang sudah dioanugerahkan Tuhan kepadanya. Misalnya ia seoarng laki-laki maka ia ingin mengubah atau telah mengubah dirinya menjadi seorang wanita.

Sudah kita ketahui bahwa persoalan kaum LGBT sudah menimbulkan pro dan kontra tersendiri di berbagai tempat. Banyak orang yang telah memahami bahwa LGBT ini adalah hal menyimpang yang tak sesuai dengan nilai dan norma yang ada. Apalagi ditambah maraknya website pornografi kaum tersebut. Hal ini tentu saja juga melanda Indonesia. Walaupun berpredikat sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, tidak dipungkiri bahwa kian hari semakin banyak website buatan anak negeri yang dikhususkan untuk kaum LGBT.

Mungkin website tersebut tidak secara langsung menyediakan konten porno kaum LGBT. Namun secara tidak langsung mereka juga menawarkan berbagai gambar dan video porno yang menuju website milik orang non Indonesia.

Maraknya Video Gay

Dibandingkan dengan kaum LGBT lainnya, komunitas gay lebih banyak mendapatkan sorotan di negeri ini, dikarenakan mereka lebih ‘aktif’. Coba Anda cari di search engine maka akan banyak ditemukan website kaum gay baik komunitas atau personal.

Sebagian website memang menawarkan berita dan informasi tentang LGBT namun tidak sedikit pula yang menawarkan konten porno baik gambar dan video gay walau secara terselubung. Biasanya link yang diberikan adalah website dari luar negeri. Padahal seperti yang kita tahu bahwa website di luar negeri khusus gay begitu marak dan banyak menyediakan konten gambar dan video gay secara gratis tanpa berbayar.

Pornografi LGBT atau pun pornografi secara umum adalah sebuah bentuk rangsangan dari luar untuk orang yang menontonnya. Seorang manusia memang memiliki naluri untuk terangsang jika melihat hal-hal yang berbau seksual. Walau pun mungkin terdapat perbedaan kadar mudah dan tidaknya untuk terangsang namun secara alami semua manusia memang memiliki tabiat untuk terangsang ini.

Jadi, video-video semacam LGBT dan video porno lainnya memang dapat dikategorikan sebagai hal porno yang dapat merusak alam pikiran orang yang melihatnya. Pikiran seseorang akan terus saja berorientasi untuk melakukan hal seksual setelah melihatnya. Dan jika ini dilakukan secara terus-menerus maka akan terjadi ketergantungan atau keinginan untuk terus dan terus melihatnya.

Bagi yang sudah memiliki pasangan mungkin akan sedikit terselamatkan. Ketika ia terangsang maka ada orang di sisinya tempat ia meluapkan hasrat seksualnya tersebut. Lain halnya dengan yang belum memiliki pasangan maka akan terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di dalamn masyarakat.

Fenomena pergaulan bebas, maraknya kumpul kebo bagi remaja maupun orang dewasa juga pemerkosaan merupakan akibat nyata dari maraknya pornografi di dalam mayarakat kita dan kemudahan untuk mendapatkan atau mengaksesnya.

Yang membuat kasus pornografi ini lebih parah dan membuat lebih miris adalah bahwa anak-anak di bawah usia juga menjadi penikmat dari tontonan pornografi ini. Anak-anak dengan mudah dapat memperoleh video-video yang berbau seks ini.

Kemudahan yang dialami oeh anak-anak dalam memperoleh dan menonton tontonan ini adalah karena kemudahan dalam mengakses internet. Seseorang dapat memperoleh video ini hanya dengan mengetik kata kunci tertentu lalu akan muncul dengan mudah apa yang dicari atau langsung mengakses situs porno yang memang telah diketahui sebelumnya.

Seorang anak dengan kondisi emosionalnya yang masih labil dan rentannya ia oleh pengaruh dari luar akan sangat terpengaruhi oleh apa yang ia tonton. Dengan menonton video yang berbau seks, maka seorang anak akan tumbuh dengan hanya berorientasi pada kehidupan seksual saja. Yang memenuhi pikirannya pun juga hal ini. Maka hal ini akan menjadi sangat berbahaya.

Anak-anak yang diharapkan sebagai generasi penerus bangsa akan termatikan potensinya karena pikirannya sudah tak ingin memikirkan hal yang lain selain seks. Maka fungsi dan perannya sebagai generasi penerus bangsa akan ikut termatikan.

Perlindungan Anak

Manusia manapun tentu ingin agar anak-anak mempunyai lingkungan di sekitarnya hidup secara aman, nyaman dan serta berperilaku baik sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku. Guna melindungi anak-anak dari konten pornografi maka pemerintah telah memutuskan bahwa setiap penyedia jasa Internet (mulai dari Internet Service Provider sampai dengan warnet) untuk menutup akses konten porno apapun jenisnya.

Bahkan pemerintah juga telah menyediakan berbagai software perlindungan anak dari konten porno untuk di-install di setiap komputer agar anak-anak tidak dapat memasuki website yang berisi konten porno. Hal ini sudah menunjukkan bahwa  pemerintah negeri ini sudah ‘care’ untuk memulai perang terhadap konten porno.

Dengan apa yang telah berusaha dilakukan pemerintah ini namun masih saja terjadi kemudahan dalam mengakses situs porno. Untuk itu memang harus dilakukan tindakan preventif atau pencegahan agar anak-anak tak tergoda untuk melihat hal-hal yang tidak pantas untuk dilihat.

Keluarga menjadi benteng pertama bagi seorang anak terhadap hal buruk yang ada di sekitarnya. Keluarga akan memberikan pondasi yang kuat sehingga ketika anak terjun dan berada dalam lingkungan masyarakat, ia tak akan mudah untuk melakukan hal-hal yang tak pantas untuk dilakukan.

Di dalam keluarga dilakukan penanaman nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Terlebih untuk nilai agama haruslah ditanamkan dengan kuat dan kokoh sehingga anak tumbuh menjadi anak dengan akidah yang kuat. Dengan akidah yang kuat inilah maka seorang anak akan lebih bisa menahan dirinya sendiri dari segala godaan.

Penanaman nilai dan norma ini haruslah dilakukan sejak anak berusia dini. Hal ini dimaksudkan agar aoa yang ditanamkan dapat lebih melekat kuat dan kokoh dalam jiwa dan pikiran mereka sehingga mereka pun nantinya juga akan tumbuh menjadi seorang pribadi yang kuat pula.

Selain memberikan arahan kepada anak, orang tua juga sepatutnya memberikan contoh yang baik bagi anaknya. Janganlah sampai orang tua melarang anak untuk tidak melakukan suatu hal namun justru orang tua tersebut malakukan hal tersebut, terlebih mereka melakukannya di depan anak mereka. Tentu hal ini akan sangat menjadikan contoh yang tidak baik dan tentunya akan berimbas pada pola pendidikan kepada anak dan hasil yang ditangkap dan diserap oleh anak tersebut.

Selain menjadi korban dalam menonton video yang berbau seks ini, anak pun juga sering menjadi korban kebiadaban para pelaku seks yang menyimpang ini. Karena memang budaya porno ini hanya akan membawa malapetaka. Ada anak yang menjadi korban sodomi dari pelaku seks menyimpang ini.

 Memang keberadaan video gay dan video porno lainnya hanya kan memberikan pengaruh negatif terhadap masyarakat. Oleh karena itu haruslah segera dicari solusi pemecahan untuk menghindarkan setiap anggota masyarakat dari video-video seperti ini.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Download Buku Gratis - Terobosan Baru Membaca Buku Secara Online
  • Langkah-langkah Membuat Blog dan Potensi Internet Marketing
  • Mau Produk Anda Laku Keras? Buat Iklan Gratis Saja!
  • Macam-macam Blog dari Situs Penyedia Blog
  • Peluang Bisnis di Shutterstock
  • Mau Jual Beli Bagus? Toko Bagus Com Aja!
  • Kaskus Jual Beli – Laman Online Jual Beli dari The Largest Indonesian Community
  • Dapatkan Mobil Bekas yang Handal Hanya di Mobil Raya
  • Website Iklan Gratis - Cara Unik Pemasaran Gerilya
  • Toko Bagus - Belanja Lengkap dan Terjangkau di Dunia Maya
  • Rumah.Com - Cara Cepat Jual-Beli Rumah Idaman
  • Tentang Yahoo dan Cerita Suksesnya
  • Berbagai Situs Download Film
  • Download Video Youtube dengan Tube Download
  • Kapan Lagi Mobil Bekas: Bursa Mobil Segala Merek
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA