logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Kelompok Sosial

Viking Bandung, Kemapanan Kelompok Suporter Terbesar


Ilustrasi viking bandung

Viking Bandung adalah salah satu dari beberapa kelompok pendukung fanatik tim sepak bola Persib Bandung. Kelompok ini dideklarasikan pada 17 Juli 1993 di sebuah rumah di Jalan Kancra Nomor. 34, Bandung.

Deklarasi ini didasarkan pada ide untuk memberikan totalitas dalam memberikan dukungan terhadap Persib oleh para bobotoh (pendukung) yang biasa menonton di Tribun Selatan Stadion Siliwangi, Bandung.

Nama resminya adalah Viking Persib Club, dengan pelopor antara lain Heru Joko dan Ayi Beutik, yang kemudian menjadi ketua dan panglima Viking.

Penakluk

Nama Viking memang diambil dari nama suku bangsa terkenal di wilayah Skandinavia. Dalam sejarah digambarkan bahwa bangsa Viking memiliki sifat yang berani, gigih, keras, patriotis, pantang menyerah, berjiwa penakluk, dan senang menjelajah. Para pendiri mengambil karakter dan semangat tersebut sehingga diambillah nama Viking.

Dengan slogan “Persib Sang Penakluk”, para anggota Viking mulai memperlihatkan eksistensinya dalam mendukung Persib pada Liga Indonesia I 1994-1995. Slogan itu dipakai dalam atribut mereka. Pada masa itu kelompok ini belum memperlihatkan diri sebagai sebuah kelompok yang profesional.

Waktu itu, mereka bahkan belum punya homebase. Mereka hanya bisa bertemu, berkumpul, dan membicarakan masa depan kelompok mereka di halaman Sekretariat Persib, Jalan Gurame, Bandung. Setelah itu, barulah dibuka pendaftaran anggota.

Perusahaan Besar

Pada 1999, keanggotaan Viking sudah mencapai ribuan. Begitu banyaknya anggota Viking, tribun selatan dirasakan sudah tak bisa lagi menampung para anggotanya yang menyaksikan secara rutin laga Persib di Stadion Siliwangi. Oleh karena itu, mereka memilih Tribun Timur menjadi tempat menonton yang baru.

Pada periode ini Viking makin tumbuh besar dan menjelma menjadi organisasi yang sebenarnya. Mereka terus mengoptimalkan potensi organisasi guna memberikan manfaat baik bagi Persib maupun bagi Viking sendiri.

Banyaknya anggota Viking membuat sejumlah perusahaan besar, mulai dari perusahaan rokok, seluler, hingga pakaian, tertarik untuk menjalin kerja sama dalam beberapa even besar.

Aksi suporter Viking pun dalam perjalanannya tidak lagi hanya memberikan dukungan di stadion. Mereka juga melaksanakan kegiatan sosial, misalnya sunatan massal, bakti sosial, dan menyelenggarakan sejumlah kejuaraan. Viking juga mulai meretas hubungan dengan berbagai pihak penting, misalnya wali kota.

Mapan

Sejak 2005, eksistensi Viking kian mapan. Dari sisi komersial, misalnya, lahir Viking Persib Fanshop. Ini semacam lini bisnis yang bergerak di properti suporter. Viking juga menghasilkan album digital serta menjalankan bisnis ring back tone (RBT).

Mereka juga menggarap situs internet www.vikingpersib-club.com. Dan jangan lupakan, mereka menerbitkan Persib Magz, sebuah majalah yang khusus mengulas tentang Persib, bobotoh, dan pernik-perniknya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kelompok Informasi Masyarakat Mencegah Bencana
  • Pembentukan Kepribadian Melalui Masyarakat Multikultural
  • Mencermati Pengertian Masyarakat Tradisional
  • Viking Bonek Satu Hati - Kebersamaan Sejati Duo Suporter Indonesia
  • Ciri-ciri Masyarakat Kota dan Desa
  • Hal Penting di Balik Berdirinya Suatu Himpunan
  • Antusiasme Sepak Bola Masyarakat Perkotaan
  • Perkembangan Kelompok Sosial dalam Masyarakat Multikultural
  • Ciri-Ciri Masyarakat Modern
  • Masyarakat Islam Indonesia
  • Bola Mania Adalah Konsumen yang Loyal
  • Mengenal Forum Bebas Indonesia
  • Rumah Dunia Banten: Sosial Bermodal Kreativitas
  • Mengenang Tragedi Poso yang Memilukan
  • Konsep Dasar Pembentukan Kelompok Sosial
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA