logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Gaya Hidup Sehat    Kebersihan Rumah

Virus Penyakit Tidak Pernah Mati, Melainkan Tertidur


Ilustrasi virus penyakit

“Hachim!” Kalau sudah terdengar bunyi seperti itu, terlebih orang yang memperdengarkan bunyi bersin itu menggosok hidungnya yang kemerah-merahan, sepertinya dia tengah flu. Belum berat, namun sudah terjangkiti. Artinya, orang yang bersin itu tengah dijangkiti virus penyakit bernama flu.

Flu merupakan penyakit musiman. Muncul paling banyak ketika pancaroba dan waktu musim hujan. Ketika datang, penderita akan merasakan hidungnya berair, gelisah, pusing, sakit kepala dan kemudian  bersin-bersin. Yang lebih parah kalau hidung sudah mulai meler, kepala lebih cenderung berat dirasa.

Bila sudah mencapai taraf ini, sebaiknya segera ambil tindakan dengan beristirahat dan meminum multivitamin, terutama vitamin C yang bisa memperkuat daya tahan tubuh kita.Flu muncul disebabkan oleh virus penyakit.

Tanda-tanda Anda terjangkit virus flu biasanya tubuh mendadak menjadi lemas, lesu, bersin-bersin, sakit kepala. Kalau virus ini sudah menjangkiti tubuh Anda dan mendominasi badan Anda, berarti kondisi daya tahan tubuh Anda tengah lemah.Namun, jangan terlalu cemas. Ketika virus penyakit menyerang, di dalam tubuh para tentara Anda tengah berjuang melawannya.

Hati-Hati, Virus Penyakit di Sekitar Anda

Ketika virus menyerang seorang manusia, yang akan muncul adalah tanda-tanda sakit. Kondisi ini menyebabkan perasaan yang tidak enak. Saat tubuh terserang penyakit, Anda diharuskan beristirahat karena akan mengalami kesulitan dalam beraktivitas. Kalau kondisi semakin parah, sebaiknya langsung pergi ke dokter.

Tubuh Anda memang tengah melakukan perlawanan terhadap virus yang menyerang tubuh Anda, namun pertahanan dan daya serangnya lemah sehingga virus menang dan berhasil menguasai tubuh Anda. Anda memerlukan asupan obat atau bantuan dari pihak luar untuk bisa membasmi virus dalam tubuh Anda.

Katakanlah Anda terkena DBD. Tubuh Anda tidak mungkin melawan sendirian jenis virus yang satu ini, karena demikian kuat dalam menduplikasi diri. Ketika tubuh Anda mulai menunjukkan tanda-tanda demam, tentara di dalam tubuh tengah berusaha melawan.

Saat itu, Anda memerlukan bantuan dokter yang akan memberikan Anda obat khusus untuk melawan virus DBD yang Anda derita. Anda tidak bisa mengandalkan tubuh Anda sendiri untuk melawannya.Kalau tubuh Anda berhasil melawan dan menekan virus hingga virus membeku dan tertidur, maka Anda pun sembuh.

Harus diingat, virus tidak bisa mati. Mereka hanya tertidur dan membeku sementara, sampai kondisi di mana mereka memiliki kesempatan untuk bangkit lagi. Virus penyakit bangkit karena kondisi tubuh manusia yang dijangkitinya melemah atau karena kondisi cuaca yang mendukung kebangkitannya dari mati suri. Ketika satu virus bangun, mereka dengan segera akan menduplikasi diri untuk menyerang tentara di dalam tubuh manusia.

Virus Penyakit yang Menyerang Tentara

Kebanyakan virus menyerang tubuh manusia, namun mereka tidak menyerang pertahanan tubuh manusia. Kalau diibaratkan,  Negara Amerika menyerang Indonesia, namun tidak menyerang langsung pada ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia). Karena, yang diserang Negara Indonesia, maka para tentara Indonesia alias ABRI dan TNI menyerang Amerika.

Maka, terjadilah pertempuran antara keduanya. Yang menang, tentu saja yang berkuasa. Namun, lain ceritanya kalau yang langsung diserang adalah tentaranya. Seperti yang pernah terjadi di Republik Indonesia di tahun 66, ketika PKI menyerang tubuh TNI angkatan Darat. Akibatnya  ketahanan nasional terancam bahkan disinyalir Indonesia bisa hancur.

Mungkin cerita itu terdengar tidak berhubungan dengan masalah yang tengah dibahas, namun itu hanyalah sebuah perumpamaan tentang virus penyakit yang langsung menyerang daya tahan tubuh alias para tentara yang menjaga daya tahan tubuh. Virus ini dikenal dengan sebutan HIV, dan orang yang terjangkit penyakit ini disebut penderita AIDS.

Kalau orang sudah terkena virus yang belum ditemukan obatnya ini, lamban laun pasti meninggal. Paling kuat seorang ODHA (orang dengan HIV AIDS) bisa hidup selama 5 sampai 7 tahun. Dan penderita AIDS tidak boleh lepas sedikit pun dari obat.

Sekali tidak minum obat, virus penyakit lain akan menyerang tubuhnya dan tubuh penderita HIV yang tidak memiliki ketahanan akan langsung sakit, bahkan parah. HIV memang saat ini belum ditemukan obatnya dan sudah membunuh sekitar dua puluh dua juta jiwa sejak penyakit ini ditemukan.

Kisah tentang asal usul penyakit ini terdapat beragam versi. Ada yang bilang penyakit ini muncul dari kaum homoseksual, ada yang mengatakan bahwa ini merupakan virus percobaan yang saat itu tidak bisa dikendalikan dan belum ditemukan pengobatannya.

Dalam kepercayaan Islam dan beberapa agama lainnya, virus penyakit jenis ini dianggap sebagai hukuman Tuhan terhadap manusia. Kita sebagai manusia tetap terancam dengan adanya sebuah virus yang belum ada obatnya ini

Bagaimanakah Melawan Virus Penyakit?

Paling tidak enak memang kalau terkena sakit, namun yang lebih tidak enak lagi kalau penyakit kita malah berkepanjangan dan terpaksa harus opname di rumah sakit. Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi tindakan apa yang perlu dilakukan?Tahukah Anda bahwa tubuh memiliki sistem tersendiri yang harus dicukupkan.

Di antaranya vitamin, mineral dan beberapa hal yang diperlukan tubuh. Karena itu, cukupkan keperluan tubuh kita. Semua berguna dan pastinya menunjang pertahanan tubuh kita. Anda juga bisa membeli beberapa suplemen yang sekiranya bisa menambah multivitamin sehingga asupan vitamin yang Anda butuhkan tercukupi.

Sebaiknya, untuk menambah daya tahan tubuh, gunakan suplemen yang alami. Madu bisa Anda jadikan alternatif guna membuat ketahanan dan daya kebal tubuh Anda tetap terjaga. Karena, madu dipercaya bisa menambah stamina dan membuat kita jarang sakit.

Ada beberapa suplemen yang mengklaim sebagai penambah imunias tubuh seperti stimuno. Ada baiknya Anda pun mengkonsumsinya. Karena selain tubuh yang mesti diberi asupan gizi, para tentara ditubuh Anda pun membutuhkan asupan gizi yang sama sehingga ketika bertemu penyakit, dia sudah dalam kondisi prima untuk melawannya.

Selain itu, banyak-banyaklah berolahraga. Tubuh yang terlatih akan memiliki aliran darah yang lancar, pernapasan yang baik dan mengurangi lemak jahat dalam tubuh. Dengan membiasakan diri berolahraga tubuh Anda sudah bergerak aktif yang dampaknya bisa membuat tubuh Anda terbiasa bersinergi dan beraktivitas sehingga tidak loyo ketika bertemu virus.

Kalau ternyata akhirnya Anda terserang penyakit, bersegeralah minum obat dan multivitamin. Banyak minum air putih dan juga makan. Dengan begitu, tubuh Anda tetap menerima nutrisi dan cairan sehingga mereka bisa memulihkan diri dan segera beraktifitas melawan virus penyakit yang menyerang Anda.

Virus, Tidak Pernah Mati

Jangan berharap ataupun beranggapan sekali virus selesai menyerang Anda, maka mereka mati. Sekali lagi ditekankan, virus tidak mati. Ketika Anda terjangkit sebuah virus, maka virus itu akan tetap ada dalam tubuh Anda.

Namun, tentara di dalam tubuh Anda sudah mengenali kode virus sehingga ketika virus menyerang, tubuh Anda sudah siap dan melakukan pertahanan pertahanan dapat dijaga selama kondisi tubuh tetap fit, namun ketika drop, maka kode-kode virus akan saling bereaksi lalu kemudian menduplikasi diri sehingga menjadi banyak.

Ketika tubuh Anda berhasil membekukannya, dia hanya kembali tidur tapi tidak mati. Apakah virus makhluk abadi. Tidak ada mahkluk yang abadi, namun Tuhan menciptakan virus penyakit justru untuk membuat umatnya belajar bersyukur. Penyakit diturunkan pastinya ada manfaatnya. Walau manfaatnya terlihat buruk bagi manusia, namun dengan adanya virus penyakit dan mikroba yang menyebabkan sakit merupakan alasan seseorang meninggal.

Virus Penyakit yang Biasa Menyerang Anak

Virus penyakit adalah parasit yang memiliki ukuran sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop. Ya, virus penyakit merupakan parasit mikroskofik yang bisa menginfeksi sel organism mahluk hidup. Virus penyakit ini bereproduksi di dalam sel mahluk hidup dengan memanfaatkan sel inangnya.

Virus penyakit merupakan momok yang sangat menakutkan bagi manusia. Ya, telah banyak nyawa manusia yang melayang karena diserang oleh virus penyakit. Virus penyakit ini menyerang korbannya tanpa memandang bulu, tak hanya orang tua dan orang dewasa, anak-anak dan bayi pun banyak yang diseran oleh virus penyakit ini.

Anak-anak dan bayi masih sangat rentan terkena virus penyakit. Oleh karena itu, para orangtua harus mengantisipasi penyakit/ gejala yang ditimbulkan virus penyakit yang menyebabkan anak panas, muntah, diare atau gejala-gejala lainnya dengan cara yang sigap. Salah satu cara yang apaling efektif untuk menangkal serangan virus penyakit pada anak adalah dengan melakukan imunisasi. 

Benar, imunisasi adalah langkah pencegahan yang terbaik agar anak-anak yang kita sayangi terhindar dari virus penyakit yang berbahaya dan bisa menyebabkan kematian. Selain melakukan imunisasi, seorang ibu juga harus bisa menjaga kebersihan lingkungan tempat bayi dan anak-anak kita melakukan aktivitas keseharian.

Yang jadi pertanyaan, sebenarnya dari mana asalnya si virus penyakit yang begitu kejam ini berasal? Sebenarnya virus penyakit ini dipercaya telah ada sejak zaman sebelum masehi. Namun dalam era modern, virus yang pertama kali berhasil diidentifikasi adalah virus penyakit yang menyerang tanaman tembakau, yang disebut virus mosaic. Dari mana asalnya, sampai saat ini belum ada yang tahu.

Meski virus penyakit yang pertama kali berhasil diidentifikasi itu menyerang tanaman, namun dewasa ini, banyak sekali virus penyakit yang juga menyerang manusia, terutama anak-anak. Berikut adalah beberapa virus penyakit yang biasa didapat pada anak.

1. Virus Penyakit Penyebab Flu

Penyebab flu adalah sejenis virus penyakit yang disebut virus influenza Virus influenza ini terdiri atas 3 jenis, yakni virus influenza A, B, dan virus influenza C. dari ketiga jenis virus influenza tadi, yang paling berbahaya adalah virus influenza C, karena jenis virus ini mampu menjangkit pada mamalia dan juga manusia.

Pada manusia, virus influenza bisa menyerang bayi sampai orang dewasa. Gejalanya diawali dengan kondisi badan yang tidak enak, lemas, tidak nafsu makan, dan keluar cairan dari hidung. Kadang-kadang menjadi lender yang kemudian jadi ingus kental, dan bisa menyumbat pernapasan.

Sering kali gejala flu disertai demam, diare dan nyeri pada seluruh badan. 
Flu biasanya bisa sembuh tanpa diberi obat, namun jika gejalanya disertai demam yang tinggi dan lama segeralah periksa ke dokter.

Pencegahan gejala dari flu; untuk menghilangkan panas kompreslah anak dengan air dingin, es batu atau alkohol. Anak yang sedang terkena flu sebaiknya dipisahkan dari yang sehat. Tutuplah mulut ketika bersin. Karena virus ini bisa menyebar, mengenai orang yang sehat.

2. Virus Penyakit Penyebab Batuk dan Batuk Rejan

Batuk biasanya penyakit yang menyertai flu. Namun, bisa merupakan gejala penyakit yang lebih berat. Seperti radang tenggorokan, paru-paru atau bronchitis. Batuk yang disertai sakit pada dada atau perut sebaiknya dibawa ke dokter.

Batuk rejan yang dikenal juga dengan istilah “batuk 100 hari” memiliki ciri-ciri pada penderitanya, seperti: batuk terus menerus dan diselingi dengan mengambil nafas panjang, biasanya berbunyi, dan diakhiri dengan muntah.

Pencegahannya penyakit ini dengan menghindari anak dari makanan, seperti kerupuk, gorengan, snack yang gurih, minuman es, permen, coklat. Penderita batuk sebaiknya memperbanyak minum air putih agar lender mencair, makanan yang berkuah.

3. Virus Penyakit Penyebab Demam Berdarah

Demam berdarah adalah nama lain dari dengue Haemorrhagic Fever (DHV). Penyebab demam berdarah adalah gigitan nyamuk aedes aegypti betina dan Aedes albophictus betina. Nyamuk yang bersarang dan bertelur di genangan air bersih ini, menggigit korban pada waktu siang hari.

Gejala penyakit ini biasanya ditandai dengan suhu badan yang mendadak tinggi yang berlangsung terus menerus selama 2 – 7 hari, bisa disertai bintik-bintik merah pada kulit atau mengalami pendarahan pada gusi, hidung (mimisan), muntah. Yang paling ditakuti adalah terjadinya shock, yang ditandai dengan kulit dingin, gelisah, terjadinya penurunan tingkat kesadaran.

4. Virus Penyakit Penyebab Campak

Campak biasa disebut juga tampek, morbili, atau measles adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang bisa menular. Anak yang terkena campak akan mengalami bercak-bercak merah pada kulit.

Awalnya bercak-bercak tersebut muncul pada permukaan kulit telinga/ muka, kemudian menyusul ke badan, lengan atas lalu menyebar ke tubuh. Penyakit campak biasanya disertai pula dengan panas yang tinggi, peradangan paru-paru, diare.

Bercak-bercak campak biasanya akan menghilang setelah empat hari dan meninggalkan bekas kehitaman dan bersisik pada kulit. Pencegahan penyakit ini adalah dengan menghindari kontak dengan penderita campak serta melakukan imunisasi.

5. Virus Penyakit Penyebab Hepatitis A

Penyakit ini sangat menular, penularan penyakit ini biasanya melalui makanan atau air yang sudah terkontiminasi. Gejala penyakit ini kulit/ mata menjadi kuning, urine menjadi pekat dan biasanya disertai gejala sakit ringan dan suhu panas pada tubuh. Penyakit kuning ini akibat dari kerusakan se-sel pada hati dan bendungan empedu.

Sebagian kecil penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi berupa hepatitis fulmunan dengan angka kematian yang cukup tinggi. Pencegahan penyakit ini adalah dengan imunisasi dan menghindari makanan/ minuman yang terkontiminasi

6. Virus Penyakit Penyebab Hepatitis C

Hepatitis C adalah virus penyakit yang menyebabkan penyakit hati. Virus Hepatitis C yang masuk ke sel hati melalui berbagai cara ini akan mengganggu aktivitas normal dari sel hati, kemudian mulai menggunakan mesin genetik yang dimilikinya untuk menduplikasi diri dan menyerang sel lain yang sehat. Virus Hepatitis C ini mampu merusak hati, sehingga penderitanya bisa terjangkit kanker hati

7. Virus Penyakit Penyebab Cacar Air

Cacar air disebabkan oreh virus penyakit herpes varisella. Gejala cacar air ditandai dengan kelainan pada kulit. Kulit bergelembung dan di dalamnya terdapat cairan, disertai demam ringan. Kebiasaan di masyarakat adalah ketika anak terkena cacar air adalah tidak memandikannya beberapa hari. Padahal tindakan ini bisa menyebabkan komplikasi.

Pencegahan penyakit ini adalah dengan menghindari kontak dengan penderita cacar, menjaga kebersihan tubuh, dan melakukan imunisasi.

8. Virus Penyakit Penyebab Typus Abdominalis

Virus penyaki ini adalah Salmonella Typhi. Umumnya disebabkan karena makanan dan minuman yang kurang bersih. Penderita penyakit typus akan mengalami gejala; panas pada tubuh, mual, perut kembung, diare, sampai bisa terjadi penurunan kesadaran.

Pencegahan penyakit ini adalah dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bersih, terhindar dari lalat, melakukan imunisasi.

Nah, itulah beberapa virus penyakit yang bisa menyerang anak-anak yang kita sayangi. Jangan biarkan anak-anak menderita karena kurangnya perhatian kita sebagai orangtua terhadap kesehatan mereka.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Kenali Lebih Dekat Penyakit Bawaan Air
  • Pemahaman Tentang Sanitasi Lingkungan
  • Mekanisme Alergi: Kenali Alergen Agar Tidak Alergi
  • Manfaat Mengukur Suhu Tubuh Anak
  • Bayi Alergi, Gejala dan Penanganannya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA