logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Liburan & Rekreasi    Wisata Alam    Pantai dan Laut

Wakatobi : Salah Satu Kekayaan Bawah Laut Indonesia


 

Ilustrasi wakatobi 

Wakatobi adalah surga. Surga para penyelam. Di bawah lautnya adalah sebuah taman laut nan indah yang tak akan ditemui di mana pun di dunia ini. Bagi seorang penyelam yang telah melakukan penyelaman di mana-mana tetapi belum mencicipi air laut di salah satu kabupaten di Sulawesi Tenggara dengan ibukotanya bernama Wangi-Wangi, maka pengalaman penyelaman itu belum lengkap.

Wakatobi – Sumber Daya Alam Eksotis

Sumber daya alam yang dimiliki oleh negara Indonesia banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakatnya. Indonesia yang berada tepat di garis khatulistiwa memberikan banyak keuntungan bagi warganya. Sebagian besar tanah yang ada di wilayah Indonesia bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian atau perkebunan. Hasil tanam dari masyarakat Indonesia pun cukup melimpah.

Selain sebagai komoditi dalam pertanian, sumber daya alam di Indonesia bisa dimanfaatkan untuk bidang lain, seperti pertambangan ataupun pariwisata. Pemanfaatan sumber daya alam yang baik pasti akan memberikan sesuatu yang juga baik bagi masyarakatnya. Pemanfaatan sumber daya alam untuk pariwitasa misalnya. Pantai, hutan lindung, dan pegunungan adalah beberapa contoh sumber daya alam di Indonesia yang biasa dimanfaatkan sebagai sarana pariwisata. Objek wisata pantai milik Indonesia yang cukup terkenal di mancanegara adalah Wakatobi.

Wakatobi merupakan salah satu objek wisata yang terdapat di Sulawesi Tenggara. Luasnya mencapai 823 km² dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 100.000 jiwa. Wakatobi juga merupakan satu dari lima puluh koleksi taman nasional yang ada di Indonesia. Penetapan wilayah ini menjadi sebuah taman nasional disahkan pada 1996 lalu. Luas taman nasional Wakatobi mencapai 1,39 juta ha. Sungguh suatu kawasan yang sangat luas yang membutuhkan orang-orang profesional dibidangnya agar keadaan alam yang indah itu tidak hilang dan sirna karena dirusak oleh tangan-tangan yang tak mengerti betapa pentingnya karang-karang yang ada di taman nan indah itu.

Wakatobi sendiri sebenarnya adalah gabungan dari empat pulau utama yang ada di taman nasional ini, yaitu Pulau Wangiwangi, Pulau Kalidupa, Pulau Tomia, dan Pulau Binongko. Sebelum disahkan menjadi taman nasional, pulau ini disebut sebagai Kepulauan Tukang Besi dan secara geografis masih merupakan bagian dari Kabupaten Buton.

Taman nasional Wakatobi menawarkan keragaman hayati laut. Wilayah ini memiliki beragam potensi sumber daya alam bawah laut yang memiliki nilai tinggi, baik dari segi jenis maupun keunikan. Keanekaragaman sumber daya alam bawah laut menyajikan pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Kalau semua itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya tanpa merusak, maka masyarakat di pulau ini pasti akan dapat menikmati semua kesejahteraan hidup di dunia.

Perairan di wilayah Wakatobi memiliki kedalaman yang bervariasi. Perairan yang terdalam mencapai 1. 044 meter. Sebagian besar dasar perairan yang ada di taman nasional Wakatobi berbentuk pasir dan karang. Beragamnya kedalaman ini menjadi daya tarik tersendiri. Beda kedalaman, beda hal yang bisa dilihat.

Sebuah kelompok ekspedisi dari negara Inggris bernama Ekspedisi Wallacea adalah kelompok turis asing yang memperkenalkan Wakatobi ke masyarakat dunia untuk pertama kalinya. Kelompok ekspedisi itu menyebutkan bahwa ada sebuah tempat wisata di daerah Sulawesi Tenggara, Indonesia yang sangat kaya akan berbagai spesies koral. Merekalah yang akhirnya membuat banyak turis mancanegara yang tertarik datang ke taman indah itu dan membuktikan bahwa memang taman laut itu adalah taman laut yang sangat menakjubkan dengan airnya yang hangat.

Wakatobi memang kaya akan berbagai jenis koral. Jumlahnya mencapai 750 hingga 800 spesies koral dari semua koral yang ada di dunia. Bayangkan, berbagai jenis koral yang ada di bawah laut negara-negara lain bisa dinikmati di bawah laut perairan Indonesia. Koral-koral itu bagai bunga di taman yang menawarkan keindahan yang luar biasa. Air laut yang membiru dengan pemandangan alam yang tak kalah indahnya telah membaut banyak orang terlena dan berjanji untuk kembali lagi.

Upaya pengenalan taman ini ke masyarakat dunia secara lebih luas lagi, telah juga dilakukan. Berbagai promosi dan peningkatan sarana dan prasarana telah juga dilakukan demi memikat orang-orang yang akan datang. Para artis ibukota juga didatangkan. Para artis itu selain diharapkan dapat menghibur masyarakat Wakatobi, juga bisa memberikan promosi kepada khalayak ramai bahwa keadaan taman laut di sana memang patut untuk dikunjungi.

Keindahan Alam bawah Laut Wakatobi

Keragaman koral atau karang yang ada di bawah perairan Wakatobi menjadi surga tersendiri bagi para penyelam. Mereka yang sangat mencintai olahraga selam pasti menjadikan taman nasional Wakatobi ini sebagai wahana olahraga favoritnya. Di perairan Wakatobi terdapat sedikitnya 29 titik selam yang biasa dikunjungi para penyelam dari berbagai negara.

Titik-titik penyelaman itu menawarkan pemandangan yang berbeda-beda. Hal ini jugalah yang membuat orang tidak pernah bosan untuk datang dan datang lagi serta menyelam lagi. Mereka penasaran dengan keadaan titik penyelaman yang lain. Itulah mengapa mereka ingin membuktikan sendiri dan ingin merasakan berada di surga dunia. Sungguh suatu kenikmatan tersendiri ketika bisa berada di dasar lautan dengan pamandangan yang akan membuat pikiran segar setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Beragamnya karang bawah laut Wakatobi yang terdiri dari 750 hingga 800 spesies terbagi menjadi 25 kelompok gugusan terumbu karang. Jenis-jenis karang tersebut di antaranya adalah Acropora formosa,Psammocora profundasafla, Pavona cactus, Fungia molucensis, dan Merulina ampliata.

Selain beragamnya keindahan yang ditawarkan oleh terumbu karang yang jumlahnya mencapai ratusan, Wakatobi juga memiliki banyak spesies ikan serta fauna-fauna air lain yang akan menambah indahnya pemandangan bawah laut. Jumlah spesies ikannya pun mencapai 93 jenis.

Hal ini juga yang membuat makan  di daerah indah ini menjadi salah satu hal yang diidamkan oleh semua orang, para penikmat makanan laut. Masakan yang khas yang penuh rempah juga akan membuat kerinduan untuk datang lagi benar-benar tak tertahankan. Harga makanannya tidak jauh berbeda sehingga tak perlu takut dan ragu untuk mencicipi berbagai makanan yang lezat itu. Semakin sering makan makanan laut, semakin akan merasa ketagihan. Asalkan tidak elergi saja.

Manfaat Taman Laut Wakatobi Bagi Pembangunan

Semua potensi itu yang dimiliki itu menjadi percuma kalau tidak bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang berada di daerah tersebut. Pihak pemerintahan di sana tentunya terus berupaya mendorong agar tercipta lapangan kerja dan model pemanfaatan sumber daya alam lainnya. Oleh karena itu, ada pembangunan museum terapung. Adanya museum terapung ini tentu membutuhkan tenaga kerja yang akan memberikan keterangan tentang apa yang diatmpilan dalam musuem terapung itu.

Selain itu, semakin giatnya aktivitas penyelaman, adanya hal-hal yang tak diinginkan tentunya tidak diharapkan. Tetapi kalau pun hal itu terjadi, tentunya masyarakat dan pihak penanggungjawab akan berusaha memberikan pertolongan secepatnya. Keberadaan rumah sakit sangat penting. Ketika ada berita bahwa Wakatobi terkenal di dunia tetapi tidak mempunyai rumah sakit, hal ini sangat menggelitik sehingga pembangunan sebuah rumah sakit di wilayah yang tidak terlalu luas ini menjadi agenda yang tak bisa dihindarakn lagi. Oleh karena itulah, padatahun 2008, sudah ada satu rumah sakit yang cukup lumayan untuk wilayah seperti Wakatobi. Dengan demikian bila terjadi hal-hal yang darurat, pertolongan pertama bisa langsung dilakukan di rumah sakit.

Pendidikan juga terus ditingkatkan di wilayah yang terkenal dengan segitiga emas karang dunia ini. Para tenaga terdidik sangat penting untuk dimiliki. Tanpa adanya pendidikan, taman laut bak surga itu bisa rusak dalam waktu yang sangat singkat. Hal ini mungkin saja terjadi bila pengetahuan tentang kelautan dan teknologi kelautan tidak dimiliki oleh masyarakat sekitar. Para generasi muda yang akan mewarisi surga itu perlu menyadari bahwa keindahan taman yang mereka miliki harus juag dinikmati oleh orang lain yang ada di seluruh dunia. Mereka tidak boleh egois memanfaatkan semua sumber daya alam yang merupakan anugerah dari Tuhan itu. Kalau mereka merusak anugerah itu, sama saja dengan mereka mengkhianati Tuhan.

Tuhan pasti akan murka kalau umat-Nya sampai mengkhianati kepercayaannya. Masyarakat Wakatobi harus bersyukur bahwa Tuhan memilih mereka untuk menjaga surga-Nya yang ada di dunia. Itu tandanya Tuhan yakin bahwa masyarakat sanggup dan mau melakukan apa saja demi surga yang menakjubkan itu.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pantai Indonesia - Pesona Pantai Sindangkerta dan Pantai Cantik di Indonesia
  • Perjalanan Menelusuri Tempat Wisata Pulau Seribu
  • Wisata Laut, Alternatif Hiburan yang Mengasyikkan
  • Pantai Marina Wisata Alam yang Teduh
  • Aktivitas Liburan yang Murah dan Seru di Tepi Pantai
  • Menjelajah Bali dengan Bali Map
  • Pemandangan Sungai: Air dan Pemandangan Menenangkan
  • Sejuta Pesona Pantai Ujung Genteng
  • Menengok Keindahan Wisata di Sumbawa
  • Pantai Mutun - Si Cantik dari Lampung
  • Keindahan Pantai Senggigi
  • Menikmati Pesona Pantai Pelabuhan Ratu
  • Pantai Ayah Kebumen, Keunikannya Tiada Duanya
  • Cantiknya Pantai Pasir Putih Situbondo
  • Pantai Pameungpeuk, Keindahannya Belum Terjamah
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA