Beberapa Alasan Seseorang Menjadi Wanita Malam

Apa yang membuat seseorang terjun menjadi wanita malam? Memang banyak sekali hal yang membuat seseorang menjalani profesi itu. Profesi? Ya, wanita malam merupakan sebuah profesi, sama seperti yang lainnya. Namun, profesi yang satu ini sangat jauh dari kesan positif. Semua yang menempel pada profesi ini adalah hal-hal negatif dan tak baik.
Berikut adalah beberapa alasan yang membuat seseorang terjerumus ke lembah nista dengan memilih menjadi wanita malam.
1. Kondisi Ekonomi
Kota besar. Siapa yang tidak tergiur oleh pesona dan berbagai tawaran menarik di sana. Berbagai hiburan, dari siang hingga malam tersaji lengkap setiap hari, terlebih di akhir pekan. Iming-iming penghasilan tinggi dan kemudahan mendapatkan sesuatu secara tidak langsung membuat beberapa masyarakat pedesaan –dalam hal in wanita- tergoda untuk menyambut semua tawarannya.
Secara garis besar, kondisi perekonomian di desa memang tidaklah sebaik di kota. Oleh karena itu, banyak wanita desa yang berencana meraih mimpi dan menjadi seseorang yang sukses dengan penghasilan tinggi di kota besar.
Sayang, kebanyakan dari mereka tidaklah cukup mempunyai bekal untuk bisa berperang melawan kejamnya kota besar. Ilmu pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki belum cukup untuk menaklukkan keganasan kota besar.
Kedatangan mereka hanya akan dimanfaatkan oleh orang-orang yang memang memiliki kelebihan dibanding mereka. Jika sudah begitu, banyak cara yang akan mereka lakukan untuk meraih mimpi tersebut, termasuk dengan mengambil langkah salah dengan menjadi seorang wanita malam. Alasannya klise. Mereka hanya ingin berjuang dan bertahan menghadapi kerasnya kehidupan yang mereka hadapi di kota besar.
2. Salah Pergaulan
Sekali lagi, pergaulan ini pun tak bisa dilepaskan dengan kondisi perekonomian. Seseorang yang memiliki kemampuan ekonomi pas-pasan sebaiknya bisa mengukur diri dalam bergaul. Bukan berarti melarang bergaul dengan orang-orang dari kalangan high class, hanya saja kita harus lebih pintar memilih seseorang untuk dijadikan teman bergaul.
Tidak sedikit wanita dari kalangan menengah ke bawah yang terpaksa menjalani profesi sebagai wanita malam dikarenakan tuntutan agar mampu mengimbangi gaya dan pergaulan teman-temannya dari kalangan atas yang wah, royal, dan jor-joran. Selain itu, banyak juga wanita yang rela melakukan berbagi cara untuk menjaga gengsi mereka di antara teman-temannya yang memang sudah kaya dari sananya.
Bagi mereka mungkin tidak masalah karena kondisi ekonominya memang mencukupi, tapi bagi wanita dari level berbeda bisa jadi ini adalah masalah yang sangat besar. Oleh karena itu, jangan terlalu memaksakan diri untuk selalu eksis dalam pergaulan yang wah jika memang kondisi kita tidak memungkinkan.
3. Pengalaman Buruk Masa lalu
Alasan lain yang membuat seseorang emutuskan untuk menjadi wanita malam adalah pengalaman buruk yang pernah didapatnya di masa lalu. Sebut saja pernah mengalami perkosaan oleh orang-orang terdekatnya, bisa pacar, kerabat, bahkan oleh saudara dan ayahnya sendiri. Banyak juga wanita malam yang berasal dari kalangan menengah ke atas. Mereka bukan lagi mencari pendapatan melainkan kesenangan.
Efek dari pengalaman buruk masa lalunya pasti akan melahirkan sikap dan sifat baru yang liar dan di luar kendali, bahkan bukan mustahil mereka yang pernah mengalaminya akan mengalami yang namanya ketagihan sex. Jika sudah kecanduan, sex bukan lagi sesuatu yang tabu melainkan kebutuhan. Dan mereka akan memenuhi kebutuhannya itu dengan menjadi wanita malam.






