Wawasan Ibadah Umrah
1. Pengertian Umrah
Umrah adalah salah satu ibadah yang dilakukan umat Muslim dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Swt. yang dilakukan dengan cara berziarah atau mengunjungi tanah suci (Makah). Akan tetapi, umrah berbeda dengan haji. Ibadah umrah bisa dikatakan lebih singkat dan ringan dibandingkan ibadah haji.
Oleh karena itu, umrah disebut juga dengan istilah hajjul ashghar atau haji kecil. Dengan melaksanakan ibadah umrah, seseorang bisa mendapat ampunan dari Allah Swt. Hal ini tercantum dalam hadis sahih yang berasal dari sabda Rasulullah saw. berikut ini.
“Kerjakanlah berturut-turut antara haji dengan umrah, karena sesungguhnya keduanya dapat menghapus kefakiran dan dosa-dosa, sebagaimana halnya umpama tukang besi menghilangkan kotoran besi, emas dan kotoran perak.” (H.R. Tirmidzi)
2. Waktu Pelaksanaan Umrah
Tidak seperti ibadah haji, dalam ibadah umrah tidak ada ketentuan waktu untuk melaksanakannya. Setiap Muslim dapat melakukan umrah kapan saja. Akan tetapi, akan lebih afdol jika umrah dilakukan pada bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan ampunan.
3. Rukun Umrah
a. Ihram dari Miqat
Ihram adalah niat untuk melaksanakan ibadah umrah. Niat ini dibarengi dengan pergi ke Miqat untuk membersihkan diri, seperti wudhu, mandi besar, dan mengenakan pakaian Ihram bagi laki-laki. Sementara perempuan cukup mengenakan pakaian yang menutupi aurat. Lafazh niat umrah adalah “Labbaik Allahuma Umrotan”.
b. Tawaf
Tawaf adalah kegiatan mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran. Tidak ada do’a khusus ketika melakukan tawaf. Tawaf dilakukan setelah melakukan ihram dari Miqat dan shalat sunat 2 rakaat.
c. Sa’i
Sa’i artinya melakukan kegitan dengan berlari-lari kecil antara bukit Safa dan Marwah di dekat Kota Makkah. Sa'i juga dilakukan sebanyak 7 kali putaran.
d. Tahallul
Tahallul adalah memotong beberapa lembar rambut atau bercukur. Seorang wanita boleh memotong rambut setidaknya sepanjang jari dari ujung rambutnya. Sementara bagi laki-laki disunahkan untuk mencukur habis rambutnya atau memendekkannya.
4. Larangan Ketika Umrah
Apa saja yang dilarang ketika melakukan umrah? Berikut adalah hal-hal yang harus dijauhi ketika melakukan umrah selama ihram.
- Menggunakan parfum atau wewangian.
- Melakukan hubungan suami istri atau apa pun yang dapat mengarah pada perbuatan hubungan seksual.
- Memakan daging binatang buruan.
- Membunuh binatang buruan atau merusak tanaman.
- Memakai pakaian yang berjahit (bagi laki-laki).
- Memakai parfum.
- Memakai khuff (kaus kaki atau sepatu yang menutup mata kaki).
- Melakukan akad nikah.
- Memotong kuku.
- Mencukur atau mencabut bulu/rambut.






